Wawancara Eksklusif Suara.com! Dubes Vasyl Hamianin: Ukraina Minta Jokowi Bicara dengan Presiden Putin

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 01 Maret 2022 | 18:02 WIB
Wawancara Eksklusif Suara.com! Dubes Vasyl Hamianin: Ukraina Minta Jokowi Bicara dengan Presiden Putin
Duta Besar Ukraina Untuk Indonesia, Vasyl Hamianin ketika melakukan sesi wawancara khusus dengan tim Suara.com di kantornya di Kedutaan Besar Ukraina, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (1/3/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, merasa optimistis Indonesia bisa jadi moderator dalam negosiasi perdamaian antara Ukraina dan Rusia. Menurutnya, Indonesia harus berbicara kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk bisa menghentikan perang dan menarik pasukannya dari Ukraina. 

"Setelah ini saya harapkan (Indonesia) untuk berpartisipasi proses perdamaian. Saya yakin Indonesia mengerti apa yang dibutuhkan untuk merdeka untuk membawa perdamaian dan proses negosiasi di Ukraina dan Rusia tentu akan butuh moderator dalam proses ini," kata Hamianin dalam wawancara ekslusif dengan Suara.com, Selasa (1/3/2022). 

Menurutnya, untuk menghentikan apa yang sudah terjadi kekinian, dialog harus terus dilakukan dengan Rusia. Ia yakin Indonesia bisa menjadi koordinator dalam mendamaikan Ukraina dengan Rusia. 

"Saya dengan tulus berharap Indonesia menjadi satu koordinator dan negosiasi," tuturnya. 

Ia menyadari, Indonesia adalah negara yang damai. Indonesia juga disebut akan melakukan segala cara dalam menjaga perdamaian dan stabilitas politik yang terjadi di dunia. 

Selain itu menurutnya, Indonesia juga punya pengaruh besar di dunia saat ini. Menurutnya, keputusan Indonesia akan selalu di dengar oleh negara-negara di dunia. 

Duta Besar Ukraina Untuk Indonesia, Vasyl Hamianin ketika melakukan sesi wawancara khusus dengan tim Suara.com di kantornya di Kedutaan Besar Ukraina, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (1/3/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Duta Besar Ukraina Untuk Indonesia, Vasyl Hamianin ketika melakukan sesi wawancara khusus dengan tim Suara.com di kantornya di Kedutaan Besar Ukraina, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (1/3/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Indonesia sekarang bisa menjadi pemimpin regional. Karena bisa dilihat seperti di G20. Saya dapat mengatakan pasti tidak ada keputusan dunia diambil tanpa keputusan Indonesia. Pengaruh Indonesia itu sedang berkembang, apapun yang dikatakan Indonesia itu tidak akan ditolak oleh negara manapun China, Rusia, Amerika atau siapa pun di dunia ini," tuturnya. 

Untuk itu, ia menyarankan agar Indonesia mulai secara lantang untuk berbicara menentang invasi yang dilakukan Rusia. Indonesia diminta langsung berbicara dengan Putin untuk menghentikan serangan. 

"Pemerintah Indonesia, Parlemen Indonesia berdiri berbicara secara tegas menghentikan invasi. Tidak ada ruang untuk negosiasi ketika orang-orang dibunuh. Saya harapkan pemerintah Indonesia dan orang-orang Indonesia berdiri berbicara dengan Putin meminta Putin untuk menghentikan peperangan dan menarik tentaranya dari Ukraina." 

Sikap Indonesia 

Pemerintah Indonesia sangat berhati-hati merespons konflik antara Rusia dan Ukraina. Indonesia menginginkan terjadi penurunan ketegangan antara kedua negara.  Indonesia berharap pembicaraan antara Ukraina dan Rusia dapat membuahkan hasil yang baik. 

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia berusaha melihat situasi yang berkembang di Ukraina secara jernih. 

"Ukraina dan Rusia merupakan sahabat dekat Indonesia," kata Retno dalam jumpa pers, Selasa (1/3/2022). 

Posisi Indonesia ingin membangun persahabatan yang lebih kuat dengan kedua negara. 

Retno mengakui telah berkomunikasi dengan menteri luar negeri Ukraina dan menteri luar negeri Rusia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eksklusif! Dubes Ukraina Tanggapi Kemenlu RI: Sampai Hari Ini Tak Sebut Rusia hingga Sonder Kata Mengecam

Eksklusif! Dubes Ukraina Tanggapi Kemenlu RI: Sampai Hari Ini Tak Sebut Rusia hingga Sonder Kata Mengecam

News | Selasa, 01 Maret 2022 | 17:24 WIB

Diungsikan ke Polandia dan Rumania usai Dievakuasi dari Ukraina, Begini Skenario Pemulangan 99 WNI ke Tanah Air

Diungsikan ke Polandia dan Rumania usai Dievakuasi dari Ukraina, Begini Skenario Pemulangan 99 WNI ke Tanah Air

News | Selasa, 01 Maret 2022 | 15:47 WIB

Vladimir Putin Diduga Menggunakan Steroid Anabolik atau Kortikosteroid oleh Dokter, Apa Bedanya?

Vladimir Putin Diduga Menggunakan Steroid Anabolik atau Kortikosteroid oleh Dokter, Apa Bedanya?

Health | Selasa, 01 Maret 2022 | 15:53 WIB

Sederet Fakta Perundingan Rusia dan Ukraina, Akankah Perang Ini Berujung Gencatan Senjata?

Sederet Fakta Perundingan Rusia dan Ukraina, Akankah Perang Ini Berujung Gencatan Senjata?

News | Selasa, 01 Maret 2022 | 16:20 WIB

Terkini

Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'

Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:54 WIB

Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal

Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:47 WIB

Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha

Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:42 WIB

Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu

Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:41 WIB

Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat

Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:39 WIB

'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah

'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:37 WIB

Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan

Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:35 WIB

Ekonom Senior AMRO: Disrupsi Energi Timur Tengah 4 Kali Lebih Ngeri Dibanding Perang Rusia-Ukraina

Ekonom Senior AMRO: Disrupsi Energi Timur Tengah 4 Kali Lebih Ngeri Dibanding Perang Rusia-Ukraina

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:30 WIB

Studi: Model Iklim Saat Ini Dinilai Kurang Akurat Baca Dampak Perubahan Iklim di Perkotaan, Kenapa?

Studi: Model Iklim Saat Ini Dinilai Kurang Akurat Baca Dampak Perubahan Iklim di Perkotaan, Kenapa?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:30 WIB

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:20 WIB