Suara.com - Invasi Rusia ke Ukraina memicu reaksi di sejumlah negara. Ada negara yang mendukung aksi Rusia, ada yang mengecam dan menjatuhkan sanksinya. Ada beberapa yang kemudian mendukung Ukraina dalam mempertahankan kedaulatan negaranya. Mana saja negara pendukung Ukraina?
Hingga kini banyak negara yang mengirimkan bantuan militer maupun kemanusiaan menuju Ukraina sejak invasi Rusia pada Kamis, 24 Februari 2022 silam. Berikut ini adalah daftar negara pendukung Ukraina dalam konflik antara Rusia dan Ukraina.
Negara Pendukung Ukraina
1. Amerika Serikat
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden telah menyatakan sikapnya setelah Rusia melakukan serangan terhadap Ukraina. Amerika Serikat telah mengirimkan tambahan dana sejumlah 350 juta dolar AS sebagai bantuan militer ke Kyiv, Ukraina. Sehingga total dukungan Amerika Serikat terhadap Ukraina menjadi lebih dari 1 miliar dolar AS. Bantuan tersebut juga termasuk senjata dan bantuan militer terhadap Ukraina.
2. Inggris
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson menyatakan akan menjatuhkan sanksi besar-besaran yang dapat menghambat perekonomian Rusia. Sementara itu, Boris Johnson juga mengatakan akan memberikan dukungan lebih lanjut ke Ukraina.
3. Jerman
Jerman menghentikan pekerjaan satu pipa minyak yang menghubungan Rusia ke Jerman usai invasi dilakukan Rusia ke Ukraina. Hal ini dipertimbangkan karena Rusia memiliki dampak luas bagi perekonomian Eropa.
Sementara itu, Jerman berjanji untuk mengirimkan 1000 senjata anti-tank ke Ukraina, 500 rudal dan 9 howitzer. Jerman juga menyumbangkan 14 kendaraan berlapis baja dan 10.000 ton bahan bakar.
4. Italia
Perdana Menteri Italia, Mario Draghi telah mengutuk keras atas serangan Rusia terhadap Ukraina. Mario menyebutkan bahwa tindakan ini tidak dapat dibenarkan. Italia juga bergabung dan bekerja sama dengan negara-negara NATO untuk memberikan sanksi terhadap Rusia. Italia telah mengirimkan bantuan sejumlah 110 juta euro sebagai bentuk dukungan terhadap Ukraina.
5. Perancis
Presiden Perancis, Emmanuel Macron telah menyatakan dukungannya terhadap Ukraina. Negara pendukung Ukraina ini telah mengirimkan bantuan berupa peralatan militer dan bahan bakar.
6. Republik Ceko
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Apa itu Uni Eropa? Mengenal Sejarah, Tujuan Terbentuk dan Daftar Anggota Perserikatan yang Ingin Dimasuki Ukraina
News | Rabu, 02 Maret 2022 | 08:51 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Nyaris Terbunuh
News | Rabu, 02 Maret 2022 | 08:48 WIB
Indeks Dow Jones Anjlok Hampir 600 Poin Imbas Mengularnya Ratusan Tank Rusia yang Menuju Ukraina
Bisnis | Rabu, 02 Maret 2022 | 08:35 WIB
Dua Miliarder Rusia Ini Terang-terangan Melawan Presiden Putin, Tolak Perang Ukraina
News | Rabu, 02 Maret 2022 | 07:44 WIB
Indonesia Dorong Rusia dan Ukraina Damai, Dubes RI Untuk PBB: Semua Pihak Harus Hormati Tujuan dan Prinsip Piagam PBB
News | Selasa, 01 Maret 2022 | 20:52 WIB
Dubes Ukraina Berharap Indonesia Berbicara dengan Putin dan Meminta Hentikan Peperangan
News | Selasa, 01 Maret 2022 | 18:52 WIB
Terkini
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB
Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!
News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB
Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu
News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium
News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB
Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito
News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB
Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah
News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:30 WIB