Bukan Gibran, Pengamat Sebut Sosok Ini Cocok Jadi Penerus Anies Baswedan

Rabu, 02 Maret 2022 | 17:16 WIB
Bukan Gibran, Pengamat Sebut Sosok Ini Cocok Jadi Penerus Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [Tangkapan layar YouTube]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan segera mengakhiri masa jabatannya pada Oktober mendatang.

Pakar politik Juliant Palar mengungkapkan satu nama yang dinilai cocok menjadi penerus Anies Baswedan.

Sosok tersebut dinilai cocok untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta setelah masa jabatan Anies berakhir.

"Saya melihat untuk figur ke depan mungkin ada beberapa nama yang ikut meramaikan Pilgub DKI tersebut," kata Juliant Palar, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Rabu (2/3/2022).

Sosok yang dinilai cocok menjadi penerus Anies Baswedan yaitu Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Juliant menilai Risma mampu menggantikan posisi Anies Baswedan di periode selanjutnya.

"Risma kemungkinan besar akan masuk bursa pilgub DKI ke depannya," ungkapnya.

Bahkan, Juliant berharap ada sosok yang benar-benar diterima di DKI Jakarta.

"Seorang pemimpin itu harus bisa diterima di semua kalangan. Bisa memimpin dengan DKI dengan melihat kekurangan atau masalah-masalah DKI yang selama ini," jelasnya.

Baca Juga: Gibran Klaim Angka Pasien Positif Covid-19 Sembuh di Solo Terus Meningkat

Juliant kemudian menyinggung soal masalah di Jakarta yang masih belum ditangani Anies.

"Pemimpin seharusnya bisa mengatasi masalah yang jelas terlihat dulu, seperti banjir dan kemacetan ibu kota," pungkasnya.

Sebelumnya, Pengamat Politik Zaki Mubarak menganalisis dua nama kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yakni Menteri Sosial Tri Rismaharini hingga Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka bakal maju di Pilkada 2024.

Menurut Zaki Mubarak, soal kelayakan keduanya untuk menggantikan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta di Pilkada 2024 itu relatif.

"Layak atau nggak relatif. Namanya politisi pasti punya ambisi untuk berkuasa," jelas Zaki Mubarak, dikutip dari Wartaekonomi--Jaringan Suara.com, Selasa (15/2).

Kelayakan itu kata Zaki tentu saja diukur dari kacamata para pendukung. Meski begitu menurutnya, kelayakan tetap harus diukur dari kinerja.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI