Menko PMK Minta Pemda Pasaman Barat Percepat Validasi Data Korban Gempa

Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 03 Maret 2022 | 17:30 WIB
Menko PMK Minta Pemda Pasaman Barat Percepat Validasi Data Korban Gempa
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. (Humas Kemenko PMK).

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy meminta pemerintah daerah atau Satuan Tugas Tanggap Darurat Bencana Pasaman Barat mempercepat validasi data korban gempa.

"Percepat validasi data korban gempa dan pengungsi karena ini kaitannya nanti dengan pemberian bantuan kepada warga yang terdampak," kata Muhadjir Effendy saat meninjau lokasi pengungsian korban gempa di Pasaman Barat, Sumatera Barat, Kamis (3/3/2022).

Didampingi Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto, Muhadjir mengatakan validasi data korban gempa setidaknya harus selesai jelang berakhirnya masa tanggap darurat bencana di Pasaman Barat yaitu pada 10 Maret mendatang.

Selain itu, lanjutnya, data tersebut akan menjadi pijakan untuk rencana pemberian uang tunggu dan pembangunan hunian sementara bagi warga yang rumahnya tidak bisa ditempati.

Selain rumah warga, Muhadjir Effendy juga meminta percepatan data kerusakan infrastruktur serta fasilitas umum

"Diharapkan pada 10 Maret nanti yang menjadi batas tanggap darurat bencana, pendataan sudah selesai dan final," ujarnya.

Berdasarkan data sementara dampak gempa Pasaman Barat mengakibatkan korban jiwa sebanyak enam orang, dengan rincian empat orang tertimpa reruntuhan, dan dua orang pascagempa. Satu relawan juga meninggal dunia saat turun ke Pasaman Barat.

Gempa juga dilaporkan merusak 3.094 unit rumah warga, 29 rumah ibadah, 33 sekolah, 10 fasilitas kesehatan, dan lima unit perkantoran.

Diketahui jumlah warga yang mengungsi saat ini mencapai 11 ribu lebih karena rumahnya rusak dan warga khawatir akan gempa susulan. Dalam peninjauan langsung tersebut Muhadjir meminta agar kebutuhan pengungsi bisa dipenuhi, terutama untuk kebutuhan dasar seperti makanan, minum, dan lainnya.

"Dari hasil peninjauan tadi saya lihat (bantuan) sudah ada, namun perlu disinkronkan data pengungsi di tiap-tiap lokasi. Agar jumlah orang di sana sesuai dengan kebutuhan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko PMK Desak Percepat Data Korban Gempa Pasaman Barat

Menko PMK Desak Percepat Data Korban Gempa Pasaman Barat

Sumbar | Kamis, 03 Maret 2022 | 17:09 WIB

Diguncang Gempa Susulan Cukup Kuat, Warga Kajai Pasaman Barat Berhamburan

Diguncang Gempa Susulan Cukup Kuat, Warga Kajai Pasaman Barat Berhamburan

News | Kamis, 03 Maret 2022 | 15:47 WIB

Rumah Sejumlah Wartawan di Pasaman Barat Rusak Parah Pasca Diguncang Gempa, Ada yang Hancur Tak Bisa Ditempati

Rumah Sejumlah Wartawan di Pasaman Barat Rusak Parah Pasca Diguncang Gempa, Ada yang Hancur Tak Bisa Ditempati

Sumbar | Kamis, 03 Maret 2022 | 15:38 WIB

Terkini

Viral  Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:44 WIB

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:28 WIB

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:23 WIB

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB