Viral Foto Diduga Jasad Artis Thailand Tangmo Nida, Polisi Temukan Luka Sayatan sampai Lebam

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani
Viral Foto Diduga Jasad Artis Thailand Tangmo Nida, Polisi Temukan Luka Sayatan sampai Lebam
Potert Tangmo Nida. (instagram/melonp.official)

Luka tidak hanya ditemukan di tubuh Tangmo, tetapi juga teman yang mendampinginya di speedboat.

Suara.com - Kematian artis Thailand Nida Patcharaveerapoong atau Tangmo Nida tengah menjadi perhatian utama masyarakat Thailand. Bahkan, spekulasi kematian Tangmo Nida kini juga menjadi perbincangan panas warga dunia, khususnya Indonesia.

Terbaru, banyak warganet Indonesia secara heboh mengklaim telah melihat foto jenazah Tangmo Nida. Diduga foto jenazah Tangmo Nida yang tewas tenggelam di sungai Chao Praya beredar luas di sejumlah platform media sosial.

Beredarnya foto itu membuat warganet semakin menilai ada kejanggalan atas kematian Tangmo. Terlebih, foto jenazah itu disebut begitu mengerikan, rusak, dan seperti ada bekas luka.

Menyadur Bangkok Post, polisi akhirnya angkat berbicara mengenai hasil otopsi jenazah Tangmo di kantor Muang Nonthaburi, Selasa (1/3/2022). Polisi telah menemukan luka besar di paha mendiang Tangmo dan goresan di tubuh temannya yang ikut naik perahu.

Baca Juga: 3 Fakta Drag, I Love You, Drama Thailand yang Terinspirasi dari Kematian Drag Queen

Kolonel Pol Napaphat Natthasumon dari Institut Kedokteran Forensik di Rumah Sakit Umum Polisi mengatakan, otopsi mengkonfirmasi bahwa Tangmo tenggelam karena ada lumpur di paru-parunya.

Polisi juga menemukan sayatan besar di paha kanannya, tetapi belum memastikan apakah itu berasal dari baling-baling kapal. Ada juga goresan kecil di kaki kirinya dan polisi belum mengidentifikasi penyebabnya.

Luka tidak hanya ditemukan di tubuh Tangmo, tetapi juga teman yang mendampinginya, Nitas "Job" Kiratisoothisathorn. Sang teman mengalami luka gores di lengannya dan memar di bahunya.

Goresan itu lebih besar dari goresan kuku, sedangkan memar itu disebabkan oleh benturan dengan benda keras. Polisi menyebut luka itu bukan dari perkelahian, dan berusia lima sampai tujuh hari.

Komandan Pusat Deteksi Kejahatan Ilmiah 1, Mayor Jenderal Pol Chutima Chaimusik mengatakan, mereka harus mencari jejak urin dalam tiga sampai empat hari di bagian belakang speedboat, bodysuit dan serbet Tangmo. Ia juga menyebut tidak ada narkotika di kapal Tangmo.

Baca Juga: Persiapan SEA Games, Thailand U-23 Akan Panggil Pemain Chelsea dan Leicester City

"Tidak ada narkotika di atas kapal," kata Mayjen Pol Chutima dalam konferensi pers.