Menerka Alasan Elektabilitas Puan yang Rendah, Pengamat Singgung Nama Megawati

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 08 Maret 2022 | 10:21 WIB
Menerka Alasan Elektabilitas Puan yang Rendah, Pengamat Singgung Nama Megawati
Ketua DPR RI, Dr. (H.C.) Puan Maharani. (Dok: DPR)

Suara.com - Pengamat Politik Arman Salam blak-blakan mengungkapkan alasan Ketua DPR RI Puan Maharani sulit mendapatkan elektabilitas tinggi di lembaga survei.

Melansir wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, hal itu terjadi lantaran sosok Puan di mata publik masih berada di bawah bayang-bayang sang ibu yakni Megawati Soekarnoputri.

"Hal ini bisa saja karena nama Puan yang masih terkesan sebagai "Anak Emak", artinya publik masih melihat puan belum bisa mandiri selalu dibayang-bayangi oleh Megawati," jelas Arman Salam dilansir Wartaekonomi.co,id, Senin (7/3).

Padahal, saat ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan alias PDIP tengah menggadang sosok Puan Maharani untuk maju dalam kontestasi Pilpres 2024.

Megawati, Puan Maharani dan Prabowo Subianto berdiskusi di Istana Negara di sela-sela acara pelantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa pada Rabu (17/11/2021). [Ist]
Megawati, Puan Maharani dan Prabowo Subianto berdiskusi di Istana Negara di sela-sela acara pelantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa pada Rabu (17/11/2021). [Ist]

"Namun, dari berbagai hasil survei lembaga yang cukup kredibel nama Puan maharani memiliki dukungan masih jauh di bawah calon lain yang dianggap bakal maju pula," ungkap Arman Salam.

Menurut Arman Salam, bayang-bayang Megawati Soekarnoputri tersebut yang membuat Puan Maharani tak dilirik publik.

"Ini yang harus ditunjukan oleh Puan, sehingga publik yakin kalau puan mampu menjadi pemimpin," kata Arman Salam.

Direktur Riset IPS itu mengatakan Puan Maharani harus melakukan sesuatu untuk mendapatkan elektabilitas tinggi.

"Perlu kerja keras agar dukungan Puan bisa mengejar calon lain," jelas Arman Salam.

baca juga

Oleh sebab itu, Arman Salam mengatakan Puan Maharani harus bisa mengejar angka ketinggalan yang cukup jauh.

"Selain terus menggenjot tingkat pengenalan, kesukaan, kepantasan, dan dukungannya publik terhadap dirinya," ujar Arman Salam.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Masa Jabatan Presiden Disebut Jadi Bukti Ketidakyakinan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Isu Masa Jabatan Presiden Disebut Jadi Bukti Ketidakyakinan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

News | Selasa, 08 Maret 2022 | 10:04 WIB

Viral! Baliho Berisikan Tagar "2024 Setia Bersama Jokowi" Bikin Warganet Murka

Viral! Baliho Berisikan Tagar "2024 Setia Bersama Jokowi" Bikin Warganet Murka

Jawa Tengah | Selasa, 08 Maret 2022 | 08:55 WIB

Muncul dalam Bursa Capres 2024, Firli Bahuri Ngaku Tak Mau Diganggu

Muncul dalam Bursa Capres 2024, Firli Bahuri Ngaku Tak Mau Diganggu

News | Selasa, 08 Maret 2022 | 08:53 WIB

Pengamat Beberkan Alasan Elektabilitas Puan Maharani Sulit Tinggi, Megawati Disebut

Pengamat Beberkan Alasan Elektabilitas Puan Maharani Sulit Tinggi, Megawati Disebut

News | Selasa, 08 Maret 2022 | 08:24 WIB

Bukan Tokoh Naturalisasi, Muhaimin Iskandar Didukung PKB DIY Maju Nyapres

Bukan Tokoh Naturalisasi, Muhaimin Iskandar Didukung PKB DIY Maju Nyapres

Jogja | Selasa, 08 Maret 2022 | 07:52 WIB

PDIP Siap Halau Partai yang Wacanakan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

PDIP Siap Halau Partai yang Wacanakan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

News | Selasa, 08 Maret 2022 | 07:31 WIB

Terkini

Dugaan Pelecehan di ICM, Tamsil Linrung Tegaskan Tak Ada Intervensi: Semua Tunduk Aturan

Dugaan Pelecehan di ICM, Tamsil Linrung Tegaskan Tak Ada Intervensi: Semua Tunduk Aturan

News | Senin, 28 September 2026 | 07:36 WIB

Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa

Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa

News | Senin, 28 September 2026 | 07:29 WIB

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 07:13 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 07:11 WIB

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 07:10 WIB

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 07:01 WIB

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 06:54 WIB

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

×