3 Tips Bangun dan Jaga Eksistensi Bisnis di Kala Pandemi

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 10 Maret 2022 | 12:06 WIB
3 Tips Bangun dan Jaga Eksistensi Bisnis di Kala Pandemi
Suasana keluarga yang sedang berkumpul di Kedai 49 Joy. (Dok: ShopeePay)

Suara.com - Pandemi Covid-19 memukul hampir semua sendi kehidupan. Perekonomian dunia pun berjuang untuk bisa bergerak. Jutaan bisnis berjuang melawan kepunahan dan ekonomi anjlok setiap hari. Di berbagai belahan dunia, hampir semua sektor ekonomi terpukul, tak terkecuali di Indonesia. Tidak sedikit sektor yang sangat terpukul lantaran tidak adanya omset.

Kendati demikian, tidak sedikit yang terdorong untuk menjadi wirausaha baru di masa sulit seperti ini. Pemilik Kedai 49 Joy bernama Dewi Yuliastuti, salah satunya.
Sebelum membuka Kedai 49 Joy, Dewi adalah seorang pegawai kantoran yang kemudian terjun ke dunia wirausaha melalui bisnis pulsa dan ponsel. Namun, setelah pandemi datang dan omzetnya menurun drastis, sosok yang akrab disapa Dewi tersebut memutuskan untuk terjun ke bidang wirausaha lain dan membuka usaha kulinernya sendiri bersama dengan suaminya.

Februari 2021, Kedai 49 Joy dibuka untuk pertama kalinya di halaman rumah mereka dan kini telah berhasil memikat hati masyarakat Surabaya dengan berbagai hidangan dan minuman yang ramah dengan kantong pelanggan.

“Tidak dapat dipungkiri pandemi telah memberikan dampak yang besar pada kehidupan masyarakat, termasuk saya. Banyak tantangan dan kesulitan yang saya dan suami sempat hadapi, namun kami selalu fokus pada sisi positif untuk terus maju dan mencari peluang usaha yang bisa membawa berkah bagi keluarga. Oleh karena itu, usaha yang kami rintis pun cukup beragam hingga akhirnya kami fokus pada Kedai 49 Joy.

Awalnya bisnis ini kami mulai dari ide yang cukup sederhana, yakni untuk menyediakan tempat bagi banyak orang untuk berkumpul dengan yang nyaman. Selain itu, kami juga mengedepankan tersedianya beragam menu makanan dan minuman yang murah dan pastinya enak yang dapat dinikmati oleh pengunjung bersama teman dan keluarga,” ujar Dewi.

Setelah genap satu tahun Kedai 49 Joy berdiri, Dewi telah mendapatkan banyak pelajaran dari pengalamannya menghadapi berbagai tantangan saat membangun bisnis di masa pandemi. Ia memiliki tiga tips yang dapat diterapkan oleh siapapun yang berkeinginan untuk mengikuti jejaknya dan membuka usaha sendiri. Tiga tips sukses dalam membangun bisnis di kala pandemi menurut Dewi adalah:

1. Kalahkan rasa takut
Salah satu hal yang paling mudah dalam memulai suatu bisnis adalah memikirkan konsep awalnya. Yang terbukti sulit adalah memiliki keberanian untuk kemudian merealisasikan berbagai ide yang muncul dan tekun untuk mempelajari berbagai hal baru sembari menjalani prosesnya. Banyak orang yang merasa patah semangat saat pertama merencanakan bisnis dan mempelajari berbagai macam strategi bisnis.

Padahal kenyataannya belum tentu seluruh strategi bisnis yang ada cocok dengan bisnis yang kita tekuni. Kita harus berani untuk mulai melangkahkan kaki dan mencari tahu strategi apa yang cocok untuk diterapkan, dan kemudian mengembangkan bisnis kita dengan lebih baik lagi. Hal itu tidak bisa kita lakukan jika kita tidak mengalahkan keraguan dan rasa takut terhadap memulai suatu bisnis.

2. Miliki semangat pantang menyerah
Saat memulai dan membangun suatu bisnis, hal yang akan terus hadir adalah tantangan untuk membuat bisnis kita berkembang semakin baik lagi. Akan datang kalanya di mana omzet bisnis kita baik dan tinggi, namun akan datang juga kalanya di mana omzet akan menurun karena dampak dari berbagai hal. Ketika omzet bisnis menurun, bukan berarti bisnis kita gagal.

Justru diperlukan semangat yang tinggi di momen-momen seperti itu untuk kita mencari jalan keluar dari tantangan yang dihadapi. Seperti halnya di masa pandemi yang masih berlangsung saat ini, diperlukan semangat untuk dapat terus menghadirkan layanan atau produk yang dibutuhkan masyarakat, yang kini mungkin sudah memiliki kebiasaan yang berbeda dari sebelumnya.

3. Terus berinovasi dan hasilkan ide baru
Jika kedua tips sebelumnya sudah diterapkan, tips terakhir ini dapat mendorong agar bisnis dapat bertahan bertahun tahun, yaitu jangan berhenti mengeluarkan ide baru dan inovasi. Bisa dimulai dari inovasi produk, tempat, hingga layanan seperti yang dilakukan Kedai 49 Joy yang namanya memiliki makna untuk membawa kebahagiaan melalui 70 varian menu bagi pelanggan. Beragam menu favorit seperti nasi paru pedas, ayam geprek, mozza stick, milkshake, mojito, es coklat dan lainnya pun dapat dibeli mulai harga Rp8.000 - Rp23.000.

Selain itu, di masa pandemi Dewi selaku pemilik pun dengan cepat berinovasi dalam hal layanan, melihat banyaknya pelanggan yang mulai menyukai transaksi yang cashless. Untuk itu, Kedai 49 Joy mengadopsi layanan pembayaran digital ShopeePay untuk memberikan transaksi aman dan cepat. Ditambah lagi promo cashback yang diberikan ShopeePay pun semakin menarik minat konsumen untuk terus bertransaksi di gerainya.

Berkat ketiga prinsip tersebut, Kedai 49 Joy dapat melewati berbagai tantangan yang ada dan dapat bertahan di masa pandemi sekalipun.

“Saya berharap, dengan masuk ke dalam ekosistem digital dan dengan bantuan teknologi ShopeePay, Kedai 49 Joy dapat terus eksis dan membawa kebahagiaan tidak hanya bagi pelanggan tapi juga para karyawan. Sejak masuk ke dalam ekosistem ShopeePay pada bulan Juni tahun 2021, Kedai 49 Joy merasa sangat terbantu ditunjukkan oleh transaksi penjualan online Kedai 49 Joy yang meningkat hingga 20%,” ujar Dewi.

Telah berpartisipasi dalam berbagai kampanye ShopeePay, pada tanggal 7-13 Maret 2022 ini, Kedai 49 Joy kembali bergabung dalam kampanye ShopeePay Cashback Terus dimana pelanggan dapat menikmati berbagai menu yang ditawarkan dengan promo Cashback 80% untuk setiap transaksi menggunakan ShopeePay.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Langkah Cara Transfer Dana ke Shopeepay, Bisa Refund Jika Salah Transfer

10 Langkah Cara Transfer Dana ke Shopeepay, Bisa Refund Jika Salah Transfer

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2022 | 18:52 WIB

ShopeePay Talk Bagikan Strategi Jitu Menyusun Konten yang Memikat Hati

ShopeePay Talk Bagikan Strategi Jitu Menyusun Konten yang Memikat Hati

News | Rabu, 23 Februari 2022 | 18:22 WIB

ShopeePay Talk Beberkan Kiat Tekuni Hobi jadi Bisnis Menguntungkan

ShopeePay Talk Beberkan Kiat Tekuni Hobi jadi Bisnis Menguntungkan

News | Kamis, 27 Januari 2022 | 19:32 WIB

Pembayaran Digital Tumbuh Pesat Selama Pandemi, Shopeepay Hadirkan Fitur O2O

Pembayaran Digital Tumbuh Pesat Selama Pandemi, Shopeepay Hadirkan Fitur O2O

Bisnis | Kamis, 06 Januari 2022 | 15:06 WIB

Saatnya Generasi Muda Wujudkan Kebebasan Finansial dengan ShopeePay dan Bibit.id

Saatnya Generasi Muda Wujudkan Kebebasan Finansial dengan ShopeePay dan Bibit.id

News | Jum'at, 05 November 2021 | 21:33 WIB

Mulai Kerja dari Kantor, Ini 6 Promo ShopeePay Biar Kamu Bisa Lebih Hemat!

Mulai Kerja dari Kantor, Ini 6 Promo ShopeePay Biar Kamu Bisa Lebih Hemat!

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 15:57 WIB

Terkini

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Pascagempa Maluku Utara, Ini Data Dampak dan Susulannya

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:11 WIB

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

Update Repatriasi Jenazah Prajurit TNI, Upacara Pelepasan PBB di Beirut Digelar Hari Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:06 WIB

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

Krisis Selat Hormuz Makin Panas, Uni Emirat Arab Desak PBB Gunakan Kekuatan Militer Hadapi Blokade

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:05 WIB

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

'Dua Menit Langsung Meledak', Cerita Mencekam Detik-detik Picu Kebakaran SPBE Cimuning

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:02 WIB