PKB Ngotot Ingin Pemilu 2024 Ditunda, Ternyata Ini Alasannya

Nur Afitria Cika Handayani

Jum'at, 11 Maret 2022 | 09:05 WIB
PKB Ngotot Ingin Pemilu 2024 Ditunda, Ternyata Ini Alasannya
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyebutkan alasan partainya ingin Pemilu 2024 ditunda.

Wacana penundaan Pemilu 2024 tengah ramai menjadi perbincangan.

Menurut Jazilul Fawaid, penundaan pemilu berdasarkan pengalaman dan perkiraan ke depan.

"Namun, seperti yang saya bilang konstitusi kita tidak mengatur penundaan karena hal-hal tertentu apa salahnya kalau mengatur?" kata Jazilul, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Jumat (11/3/2022).

Jazilul mengatakan, usulan penundaan pemilu tersebut tidak memiliki maksud untuk membuat kegaduhan.

"Konstitusi kami tidak mengatur penundaan, kami dari fraksi PKB akan mewacanakan ini," ungkapnya.

Lebih lanjut, Jazilul menyebut PKB akan terus berusaha untuk mengatur penundaan Pemilu 2024.

Ia menjelaskan mengenai dampak adanya penundaan pemilu.

"Tentu itu di dalam konstitusi diatur cuma kami hari-hari ini, seperti pandemi tidak ada negara yang bisa memprediksi dan betapa kalang kabutnya," jelasnya.

baca juga

Menurutnya, jika penundaan pemilu diatur dalam konstitusi akan dirasa mudah.

"Kalau ada dalam konstitusi, kan enak," tandasnya.

Seperti diketahui, Muhaimin Iskandar mengusulkan penundaan jadwal pelaksanaan Pemilu 2024.

Cak Imin mengusulkan agar Pemilu 2024 diundur selama 1 tahun atau 2 tahun.

Ia beralasan hal tersebut bertujuan agar momentum perbaikan ekonomi tidak hilang dan tidak terjadi pembekuan ekonomi.

Usulan penundaan pemilu juga disetujui oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Wacana Penundaan Pemilu 2024 Tak Boleh Ditolak, Airlangga Hartarto: Itu Suara Rakyat

Sebut Wacana Penundaan Pemilu 2024 Tak Boleh Ditolak, Airlangga Hartarto: Itu Suara Rakyat

News | Jum'at, 11 Maret 2022 | 08:42 WIB

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Demokrat: Lebih Masuk Akal Daripada Minta Pemilu Ditunda

Soal Isu Reshuffle Kabinet, Demokrat: Lebih Masuk Akal Daripada Minta Pemilu Ditunda

News | Jum'at, 11 Maret 2022 | 08:03 WIB

Khawatirkan Jokowi, Fahri Hamzah Wanti-wanti Elite Politik soal Penundaan Pemilu 2024

Khawatirkan Jokowi, Fahri Hamzah Wanti-wanti Elite Politik soal Penundaan Pemilu 2024

News | Jum'at, 11 Maret 2022 | 07:45 WIB

Mantap! Survei Y-Publica Sebut 81,5 Persen Publik Ingin Pemilu 2024 Digelar Sesuai Jadwal

Mantap! Survei Y-Publica Sebut 81,5 Persen Publik Ingin Pemilu 2024 Digelar Sesuai Jadwal

Jawa Tengah | Jum'at, 11 Maret 2022 | 07:05 WIB

Kelompok Pemuda di Sumut Galang Dana, Ini Tujuannya

Kelompok Pemuda di Sumut Galang Dana, Ini Tujuannya

Sumut | Jum'at, 11 Maret 2022 | 06:05 WIB

Soal Isu PAN Masuk Kabinet, Waketum PKB: Emang Ada Reshuffle? Enggak Ada Itu

Soal Isu PAN Masuk Kabinet, Waketum PKB: Emang Ada Reshuffle? Enggak Ada Itu

News | Kamis, 10 Maret 2022 | 22:34 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

×