Suara.com - Bulan Ramadhan sangat identik dengan salat tarawih. Di Indonesia, pada umumnya salat tarawih dikerjakan setelah menjalankan salat isya. Sebenarnya berapa jumlah rakaat salat tarawih yang benar?
Selama ini ada dua versi jumlah rakaat salat tarawih yang umum dikerjakan umat muslim di Indonesia. Ada yang mengerjakan 8 rakaat tapi ada pula yang 20 rakaat.
Dalil pengerjaan salat tarawih ini beragam, salah satunya dikutip dari Buku Saku Sukses Ibadah Ramadhan karya Ma'ruf Khozin terbitan Pengurus Pusat Lajnah Ta'lif wan Nasyr Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) (2017), disebutkan dari Abu Huraihah, Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Barang siapa beribadah di malam Ramadhan karena iman kepada Allah SWT dan mengharap pahala, maka ia dihapus dosanya yang telah lampau", (HR Bukhari).
Lantas, Berapa Jumlah Rakaat Salat Tarawih?
Terdapat dua pendapat umum terkait jumlah rakaat dalam salat tarawih. Yang pertama, adalah 8 rakaat, sehingga secara total salat malam yang dikerjakan adalah 11 rakaat ditambah dengan tiga rakaat salat witir.
Yang kedua, adalah 20 rakaat, sehingga secara total 23 rakaat, ditambah dengan tiga rakaat salat witir. Kedua pendapat ini sama-sama memiliki dalil.
Dalil Salat Tarawih 8 Rakaat
Dalil salat tarawih dikerjakan dengan delapan rakaaat adalah hadis Nabi Muhammad SAW diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dari Aisyah r.a. sebagai berikut:
"Dari Aisyah, istri Nabi SAW, (diriwayatkan bahwa) ia berkata, "Pernah Rasulullah SAW melakukan salat pada waktu antara setelah selesai Isya yang dikenal orang dengan ‘Atamah hingga Subuh sebanyak sebelas rakaat di mana beliau salam pada tiap-tiap dua rakaat, dan beliau salat witir satu rakaat", (HR Muslim).
Dalil Salat Tarawih 20 Rakaat
Sementara dikutip dari Buku Saku Sukses Ibadah Ramadhan (2017), beberapa tabiin meriwayatkan pengerjaan salat tarawih dengan jumlah 20 rakaat pada masa pemerintahan Umar bin Khattab. Yang pertama, Said bin Yazid, yang menyampaikan:
"Umar bin Khattab mengumpulkan umat Islam di bulan Ramadhan dengan Imam Ubay bin Ka’b dan Tamim al-Dari, dengan 21 rakaat (dalam riwayat lain 23 rakaat). Mereka membaca ayat-ayat ratusan. Baru selesai ketika menjelang Subuh", (Riwayat al-Baihaqi dalam al-Sunan 2/496, Abdul Razzaq dalam al Mushannaf 4/260).
Selain itu, Yazid bin Rauman menyebutkan:
"Umat Islam di masa Umar beribadah di malam bulan Ramadhan dengan 23 rakaat", (al-Muwatha’ Malik, 1/115).
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
MUI Perbolehkan Umat Islam Salat Tarawih dan Salat Id dengan Saf Rapat
Lampung | Jum'at, 11 Maret 2022 | 18:13 WIB
Ramadan 2022, Salat Tarawih di Masjid Tak Perlu Lagi Jaga Jarak
Lifestyle | Selasa, 08 Maret 2022 | 22:14 WIB
Pemkot Tangsel Isyaratkan Warga Boleh Salat Tarawih Berjamaah di Masjid
Jakarta | Senin, 07 Maret 2022 | 19:53 WIB
Bacaan Doa Qunut Agar Mendapatkan Perlindungan dari Hal Buruk
Kalbar | Selasa, 21 September 2021 | 11:50 WIB
Terkini
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
News | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB