Pernyataan Megawati Soal Minyak Goreng Bikin Emak-emak Ngelus Dada, Alih-alih Bikin Tenang Malah Panen Cibiran

Bangun Santoso

Senin, 21 Maret 2022 | 10:01 WIB
Pernyataan Megawati Soal Minyak Goreng Bikin Emak-emak Ngelus Dada, Alih-alih Bikin Tenang Malah Panen Cibiran
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat memberikan keterangan pers usai pengukuhan dirinya sebagai Ketua Umum PDIP periode 2019-2024 dalam Kongres V PDI Perjuangan di Sanur, Denpasar, Bali, Kamis (8/8/2019). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Suara.com - Polemik seputar minyak goreng memantik banyak reaksi di kalangan masyarakat. Terkini, pernyataan Ketua Umum Megawai Soekarnoputri soal minyak goreng memantik banyak reaksi sejumlah kalangan, khususnya emak-emak.

Alih-alih bikin tenang, pernyataan Megawati justru menuai banyak kritikan, khususnya di media sosial.

Mulanya, Megawati berbicara soal minyak goreng dalam sebuah webinar bertajuk "Cegah Stunting untuk Generasi Emas" yang di sebuah kanal Youtube pada Jumat (18/3/2022).

"Saya sampai mengelus dada, bukan urusan masalah nggak ada atau mahalnya minyak goreng, saya sampai mikir, jadi tiap hari ibu-ibu itu apakah hanya menggoreng sampai begitu rebutannya?" kata Megawati.

Padahal, menurut Mega, selain digoreng, ada banyak cara untuk membuat makanan. Bisa dengan direbus, dibakar, atau dikukus. "Apa tidak ada cara untuk merebus, lalu mengukus, atau seperti rujak, apa tidak ada? Itu menu Indonesia, lho. Lha kok njelimet (rumit) gitu," ujarnya.

Megawati melanjutkan, seandainya almarhum suami menyuruhnya untuk ikut mengantre atau berebut membeli minyak goreng, sudah pasti dia tak mau.

Kata dia, selain enggan menghabiskan waktu, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang digoreng juga tak baik untuk kesehatan tubuh.

Ketimbang menggoreng, ia bilang lebih memilih memasak di rumah dengan cara lainnya.

"Saya emoh (tidak mau). Aku lebih baik masak di rumah, direbus kek, dikukus kek," katanya lagi.

baca juga

Namun demikian, Megawati tak menampik pentingnya minyak goreng untuk kebutuhan rumah tangga di Indonesia. Namun, minyak goreng bukanlah kebutuhan primer.

"Nanti dipikirnya saya tidak membantu rakyat kecil. Lho, padahal, ini kebutuhan apa tidak? Sebetulnya ini kan bukan primer sebetulnya, kalau mikirnya kita kreatif," kata Presiden ke-5 RI itu.

Diketahui, sejak akhir 2021 lalu, harga minyak goreng terus melambung tinggi. Pemerintah sempat mengeluarkan aturan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Untuk minyak goreng curah, ditetapkan HET sebesar Rp 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter.

HET yang diterapkan mulai 1 Februari 2022 itu memang sempat membuat harga minyak goreng di pasaran turun. Namun, keberadaannya menjadi langka di pasaran.

Hingga kemudian, pemerintah melalui Menteri Perdagangan memutuskan untuk mencabut aturan soal HET. Artinya, harga minyak goreng kemasan diserahkan ke mekanisme pasar.

Setelahnya minyak goreng memang muncul kembali di pasaran, bahkan disebut sampai berlimpah.

Masalahnya, yang muncul selanjutnya yakni harga minyak goreng yang melonjak tinggi.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammaf Lutfi mengungkapkan, kelangkaan dan mahalnya minyak goreng disebabkan karena adanya permainan mafia.

"Ada orang-orang yang tidak sepatutnya mendapatkan hasil dari minyak goreng ini. Misalnya minyak goreng yang seharusnya jadi konsumsi masyarakat masuk ke industri atau diselundupkan ke luar negeri," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (18/3/2022).

Apa Reaksi Emak-emak?

Stok minyak goreng kemasan di salah satu toko berjejaring di wilayah Kasihan, Bantul, Jumat (18/3/2022). - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)
Stok minyak goreng kemasan di salah satu toko berjejaring di wilayah Kasihan, Bantul, Jumat (18/3/2022). - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Salah seorang ibu-ibu atau emak-emak bernama Rahayu mencurahkan isi hatinya kepada Suara.com seputar minyak goreng dan pernyataan Megawati Soekarnoputri.

Menurut dia, Megawati salah tangkap dengan fenomena minyak goreng. Kata dia, saat ini emak-emak tengah dirundung gelisah karena harga minyak goreng yang tinggi.

"Poinnya kan bukan kita jadi harus lebih sehat saja karena harga minyak goreng naik. Tapi ya bagaimana juga pemerintah juga bisa ngatasin permasalahan minyak goreng yang harganya jadi selangit," ujar Rahayu, Minggu (20/3/2022).

Rahayu yang sehar-hari bekerja sebagai karyawan swasta ini bahkan menantang pemerintah agar bisa mengusut tuntas adanya mafia minyak goreng yang memang sudah diakui keberadaannya oleh Menteri Perdagangan.

"Kemarin jelas-jelas pemerintah sebut ada mafia soal minyak goreng ini. Ya upayakan dong itu diselesaikan supaya mafianya nggak tambah kaya. Nggak cuma nyuruh masyarakat makan rebusan aja," katanya.

Dinda, salah seorang ibu-ibu lainnya juga merasa heran dengan pernyataan Megawati, ia menilai ucapan sang Ketum PDIP itu justru kontra dengan pemerintah.

Kata dia, pemerintah justru mensubsidi pada minyak goreng curah yang jelas-jelas tidak sehat.

"Itu (minyak goreng curah) kualitasnya bukan buruk ya? lagian waktu itu pemerintah sempat mau ilangin minyak goreng curah dari pasaran tapi nggak jadi mulu. Kan berarti sudah ada riset sebelumnya kalau minyak goreng curah jelek. Lah ini sekarang disubsidi, gimana sih?," tuturnya.

Namun demikian, baik Rahayu maupun Dinda sama-sama sepakat, memasak dengan cara direbus memang lebih sehat. Tetapi, tidak semua masyarakat suka dengan masakan yang direbus.

"Masih suka doyan yang garing-garing (digoreng) biar makan tetep nikmat," kata Dinda.

PDIP Pasang Badan

Politisi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Politisi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Buntut pernyataan Megawati soal minyak goreng yang menuai banyak kontra memicu politikus PDIP Hendrawan Supratikno angkat bicara.

Ia meminta agar publik tidak memelintir pernyataan Megawati yang viral itu.

Kata dia, pernyataan Megawati bukan berarti menyalahkan atau melarang ibu-ibu mengolah makanan dengan cara menggoreng di tengah mahalnya minyak goreng.

Namun, pernyataan Megawati itu disebutnya agar masyarakat bisa membiasakan prinsip berdiri di atas kaki sendiri atau berdikari, termasuk saat mengolah makanan yang tak melulu bergantung pada goreng menggoreng.

"Jadi dalam cara mengolah makanan pun kita harus mulai membiasakan prinsip berdikari dari hal-hal sederhana. Seperti dengan cara merebus, mengukus atau cara yang lain," kata Hendrawan sebagaimana dikutip dari Terkini.id (jaringan Suara.com), Minggu (20/3/2022).

Kata dia, kemandirian penting dilakukan guna mengurangi ketergantungan terhadap gejolak eksternal. Apalagi, saat ini harga minyak goreng tengah melambung sebagai imbas kenaikan harga CPO atau crude palm oil.

Hal inilah, kata dia, yang membuat Megawati meminta masyarakat untuk mandiri dalam cara mengolah makanan.

"Jadi jangan dipelintir atau diplesetkan," ucap Hendrawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Menggoreng Tanpa Minyak, Praktis dan Lebih Hemat Demi Siasati Harga Migor yang Melambung

5 Cara Menggoreng Tanpa Minyak, Praktis dan Lebih Hemat Demi Siasati Harga Migor yang Melambung

Lifestyle | Senin, 21 Maret 2022 | 09:55 WIB

Pemerintah Naikkan Setoran Eksportir, Pasokan dan Harga Minyak Goreng Akan Normal

Pemerintah Naikkan Setoran Eksportir, Pasokan dan Harga Minyak Goreng Akan Normal

Bisnis | Senin, 21 Maret 2022 | 09:41 WIB

Viral Acara Kenduri Dapat Berkat Minyak Goreng, Warganet Curiga yang Punya Hajat Orang Dalam

Viral Acara Kenduri Dapat Berkat Minyak Goreng, Warganet Curiga yang Punya Hajat Orang Dalam

Jatim | Senin, 21 Maret 2022 | 08:27 WIB

Praktik Percaloan Pencari Kerja di Kabupaten Karawang, Stok Minyak Goreng Melimpah Setelah Harganya Naik

Praktik Percaloan Pencari Kerja di Kabupaten Karawang, Stok Minyak Goreng Melimpah Setelah Harganya Naik

Bekaci | Senin, 21 Maret 2022 | 06:46 WIB

Peneliti Kementan Barlina Rindengan: Kita Terlanjur Terbiasa Konsumsi Minyak Goreng Sawit, Padahal Kelapa Lebih Banyak

Peneliti Kementan Barlina Rindengan: Kita Terlanjur Terbiasa Konsumsi Minyak Goreng Sawit, Padahal Kelapa Lebih Banyak

wawancara | Senin, 21 Maret 2022 | 06:40 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti Megawati Soekarnoputri, Bikin Pangling Penampilan Annisa Pohan di Siraman Putri Tanjung

Pandji Pragiwaksono Soroti Megawati Soekarnoputri, Bikin Pangling Penampilan Annisa Pohan di Siraman Putri Tanjung

Bogor | Senin, 21 Maret 2022 | 06:34 WIB

Terkini

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×