Taliban Batalkan Izin Bersekolah Bagi Anak Perempuan di Afghanistan

Siswanto, BBC

Kamis, 24 Maret 2022 | 12:07 WIB
Taliban Batalkan Izin Bersekolah Bagi Anak Perempuan di Afghanistan
BBC

Suara.com - Taliban mengurungkan keputusan membolehkan anak perempuan kembali ke bangku sekolah menengah, dengan alasan masih memikirkan soal seragam yang harus mereka pakai.

Mestinya sekolah di seluruh Afghanistan akan dibuka hari Rabu (23/03), menyusul penerapaan pembatasan yang dikeluarkan Taliban sejak kelompok ini mengambil alih kekuasaan pada Agustus 2021.

Namun, tiba-tiba saja Kementerian Pendidikan mengumumkan sekolah menengah untuk anak-anak perempuan belum akan dibuka, keputusan yang memicu kebingungan.

Pengumuman di menit-menit membuat anak-anak menangis karena kecewa.

Baca juga:

Keputusan dikeluarkan sepekan setelah Kementerian Pendidikan Afghanistan mengatakan semua murid, termasuk siswa perempuan, akan kembali bersekolah mulai Rabu (23/03).

Pernyataan kementerian menyebutkan "semua siswi sekolah menengah dan sekolah-sekolah yang punya siswa perempuan di atas kelas enam masih akan tetap libur sampai ada pemberitahuan lebih lanjut".

Ditambahkan, sekolah untuk anak-anak perempuan akan dibuka kembali begitu ada keputusan terkait seragam sekolah "yang sesuai dengan hukum Islam dan tradisi Afghanistan".

Kekecewaan tak hanya dialami oleh murid-murid perempuan, tetapi juga para orang tua.

baca juga

Seorang laki-laki yang enggan menyebut namanya kepada BBC mengatakan anak perempuan tak berhenti menangis dan sangat kecewa begitu tahu pemerintah Taliban tak membolehkannya kembali bersekolah.

"Jika sesuatu terjadi pada anak saya, saya tak akan pernah memaafkan Taliban," ujarnya.


Analisis Secunder Kermani, wartawan BBC di Pakistan

Saat Taliban berkuasa pada 1990-an, anak-anak perempuan sama sekali dilarang mendapatkan pendidikan. Dan sejak Taliban kembali berkuasa pada Agustus 2021, hanya anak perempuan usia sekolah dasar yang boleh mengenyam pendidikan formal.

Anak laki-laki sementara itu tetap boleh bersekolah di hampir semua wilayah Afghanistan.

Mestinya anak-anak perempuan dibolehkan masuk sekolah menengah mulai Rabu (23/03).

Di balik layar, para anggota Taliban mengakui pendidikan untuk anak-anak perempuan masih menjadi isu kontroversial di kalangan Taliban garis keras.

Pembatalan pembukaan sekolah bagi anak-anak perempuan menunjukkan perpecahan di kelompok ini dan menggarisbawahi sikap elemen garis keras yang tidak sesuai dengan keinginan masyarakat secara umum.


Aktivis Mahouba Seraj, pendiri Jaringan Perempuan Afghanistan, mengatakan dirinya tak habis mengerti mengapa Taliban berubah pikiran.

Ia mempertanyakan mengapa tiba-tiba saja keputusan pembukaan sekolah dibatalkan karena urusan seragam.

Ia mengatakan seragam murid-murid perempuan selama ini tak menjadi masalah karena para siswi semua mengenakan hijab. Ia juga mengatakan di sekolah menengah ada pemisahan kelas antara siswa laki-laki dan perempuan.

Masyarakat internasional menuntut anak-anak perempuan dibolehkan bersekolah sebagai sayarat pencairan dana bantuan.

Seraj mengatakan, masyarakat internasional harus tegas dan menyatakan, "Jika tak ada pengakuan [atas hak-hak perempuan], maka tidak akan ada uang bantuan. Titik."

Misi PBB di Afghanistan mengatakan "mereka sangat kecewa dengan pengumuman Taliban".

Sejumlah diplomat mengatakan penutupan sekolah menggerus kepercayaan terhadap Taliban.

Utusan khusus AS, Rina Amiri, mengatakan langkah Taliban "memupus harapan para orang tua yang menginginkan masa depan yang lebih baik untuk anak-anak perempuan mereka".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

Penebusan Dosa Masa Lalu dalam Novel The Kite Runner Karya Khaled Hosseini

Penebusan Dosa Masa Lalu dalam Novel The Kite Runner Karya Khaled Hosseini

Your Say | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:20 WIB

76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal

76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal

News | Rabu, 29 April 2026 | 08:38 WIB

Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan

Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:01 WIB

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:49 WIB

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:43 WIB

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:04 WIB

Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan

Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:53 WIB

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

News | Senin, 23 Februari 2026 | 12:08 WIB

Review Film 13 Days, 13 Nights: Ketegangan Evakuasi di Tengah Badai Taliban

Review Film 13 Days, 13 Nights: Ketegangan Evakuasi di Tengah Badai Taliban

Your Say | Minggu, 14 Desember 2025 | 18:40 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×