Profil Kota Mariupol yang Dibombardir Rusia, Kunci Kemenangan Strategis Putin Kuasai Ukraina

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 24 Maret 2022 | 13:37 WIB
Profil Kota Mariupol yang Dibombardir Rusia, Kunci Kemenangan Strategis Putin Kuasai Ukraina
Potret satelit kerusakan Mariupol, Ukraina., profil kota Mariupol [Space.com]

Suara.com - Seorang pejabat Ukraina memberikan keterangan bahwa pertempuran jalanan dan pengeboman berkecamuk di Mariupol yang dikepung pasukan Rusia pada hari Selasa (23/3/2022). Laporan tersebut disampaikan selang satu hari setelah penduduk Kota Mariupol menolak ultimatum dari Rusia untuk menyerah.  Simak profil Kota Mariupol berikut.

Dilansir dari laman Reuters, ratusan ribu orang diyakini terperangkap di dalam gedung, tanpa akses makanan, air, listrik, atau panas.

Kantor berita Rusia RIA mengutip seorang pemimpin separatis menyebutkan bahwa pasukan Rusia dan kelompok separatis yang didukung oleh Rusia telah menguasai sekitar setengah dari kota pelabuhan itu. Lantas banyak yang penasaran dengan profil kota Mariupol.

Mengenal Profil Kota Mariupol

Kota Mariupol telah menjadi fokus pada perang yang meletus sejak 24 Februari ketika Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim pasukannya menginvasi Ukraina.

Kota Mariupol ini terletak di Laut Azov dan penaklukannya memungkinkan Rusia untuk menghubungkan daerah-daerah timur yang dikuasai separatis pro-Rusia dengan semenanjung Crimea yang dianeksasi Moskwa pada 2014.

Kota ini memang sempat diduduki oleh pemberontak dari wilayah Donetsk yang memisahkan diri pada tahun 2014, tetapi kemudian direbut kembali oleh pasukan Ukraina.

Mariupol merupakan pelabuhan utama untuk ekspor biji-bijian dan baja yang diproduksi di Ukraina timur. Ini adalah rumah bagi dua pabrik baja, yang dioperasikan oleh Azovstal dan juga Illich, yang mempekerjakan puluhan ribu orang.

Kota Mariupol yang Kian Kritis

baca juga

Kota Mariupol mengalami kerusakan terparah akibat bom dan serangan Rusia. Kota ini adalah kunci kesuksesan operasi militer Moskow di Ukraina, tapi mengapa?

Ada beberapa alasan utama mengapa merebut kota pelabuhan Mariupol akan menjadi kemenangan strategis bagi Rusia, namun di saat bersamaan menjadi pukulan besar bagi Ukraina. Salah satunya adalah mengamankan koridor darat antara Crimea dan Donbas.

Secara geografis, kota Mariupol hanyalah wilayah kecil di peta Ukraina, tetapi sekarang penduduknya mati-matian mempertahankan kota itu dari kepungan pasukan Rusia.

Pasukan Rusia melaju ke arah timur laut, dari semenanjung Crimea, supaya bisa terhubung dengan para kamerad mereka, kelompok separatis di Donbas, Ukraina timur.

Jenderal Sir Richard Barrons, mantan panglima Komando Pasukan Gabungan Inggris, mengatakan bahwa merebut Mariupol sangat penting bagi Rusia.

Jika Mariupol direbut, maka Rusia akan memiliki kendali penuh atas lebih dari 80 persen garis pantai Laut Hitam di Ukraina. Sehingga akibatnya, perdagangan maritim Ukraina akan terhenti dan negara itu semakin terisolasi dari dunia.

Itulah ulasan mengenai profil Kota Mariupol yang direbut Rusia.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turis Rusia dan Ukraina Terdampar di Thailand Tak Bisa Pulang karena Perang

Turis Rusia dan Ukraina Terdampar di Thailand Tak Bisa Pulang karena Perang

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 11:47 WIB

Bantu Pertahanan Ukraina, Inggris Beri 6.000 Rudal

Bantu Pertahanan Ukraina, Inggris Beri 6.000 Rudal

Jogja | Kamis, 24 Maret 2022 | 11:25 WIB

Rusia dan Ukraina Bersatu di Bali: Berdamai Lewat Karya Seni Kaligrafi

Rusia dan Ukraina Bersatu di Bali: Berdamai Lewat Karya Seni Kaligrafi

Video | Kamis, 24 Maret 2022 | 11:00 WIB

Perang Ukraina: Cara Mata-mata Barat Mengetahui Isi Kepala Putin

Perang Ukraina: Cara Mata-mata Barat Mengetahui Isi Kepala Putin

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 10:49 WIB

Perang di Ukraina Redam Optimisme Turisme Vietnam dan Thailand

Perang di Ukraina Redam Optimisme Turisme Vietnam dan Thailand

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 10:46 WIB

Dampak Krisis Ukraina: Mesir, Israel, dan UEA Bahas Stabilitas Ekonomi

Dampak Krisis Ukraina: Mesir, Israel, dan UEA Bahas Stabilitas Ekonomi

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 10:36 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×