Masih Buru Tukang Siomay Pelaku Cabul di Jagakarsa, Polisi: Sempat Dijemput Istrinya di Garut

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 29 Maret 2022 | 18:27 WIB
Masih Buru Tukang Siomay Pelaku Cabul di Jagakarsa, Polisi: Sempat Dijemput Istrinya di Garut
Ilustrasi pencabulan terhadap anak. [Suara.com/Rochmat]

Suara.com - Polres Metro Jakarta Selatan hingga kini masih memburu Kusni, tukang siomay yang mencabuli bocah berinisial ZF (6) di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Dari keterangan pihak kepolisian, Kusni sempat dijemput sang istri di kawasan Garut, Jawa Barat.

Demikian hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ridwan Soplanit di Mapolrestro Jakarta Selatan, Selasa (29/3/2022). Informasi itu diketahui setelah polisi memeriksa istri Kusni.

Ridwan menyampaikan, awal mulanya pihaknya sempat mendatangi sejumlah alamat, termasuk bertemu dengan istri Kusni. Saat itu, istri Kusni mengaku jika biduk rumah tangganya sedang ada masalah sehingga dia tidak tahu di keberadaan suami.

"Kami ketemu keluarga maupun istri menyampaikan dia selama ini tidak ketemu dengan pelaku. Bahwa memang hubungan rumah tangga mereka ada sedikit miss, sehingga tidak ada kecurigaan kita," kata Ridwan.

Polisi kemudian melakukan investigasi lebih lanjut guna mengetahui keberadaan sang tukang siomay cabul tersebut. Salah satunya memeriksa lagi istri dari Kusni.

Hasilnya, diperoleh keterangan bahwa Kusni sempat dijemput oleh sang istri di Garut. Dari Garut, Kusni kemudian dibawa ke Bekasi dan sempat bekerja.

"Ternyata si istri sempat jemput pelaku dari kakanya yang ada di garut kemudian bawa pulang lagi ke alamat Bekasi untuk dipekerjakan," beber Ridwan.

Kekinian, polisi terus memburu sang tukang siomay cabul untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Adapun lokasi terakhir Kusni berada di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

"Saat ini masih dalam pengejaran."

baca juga

Terbitkan DPO

Sebelumnya polisi telah menerbitkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Kusni.

Kanit PPA Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nunu mengatakan status DPO itu telah disebarkan ke seluruh jajaran kepolisian. Atas hal itu, dia berharap jika masyarakat melihat keberadaan Kusni untuk segera melapor.

"Untuk saat ini kami sudah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) ya, di mana DPO seperti ini sudah kita sebarkan ke seluruh jajaran kepolisian. Kalau pun masyarakat menemukan orang tersebut, bisa langsung menghubungi kepolisian terdekat," kata AKP Nunu kepada wartawan, Rabu (16/3/2022).

Seorang pedagang siomay sebelumnya dikabarkan telah melakukan pencabulan terhadap bocah di bawah umur. Peristiwa bejat ini terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kejahatan tukang siomay berinisial K ini terbongkar setelah korban mengadu ke orangtuanya pada, Jumat (21/1/2022). Ayah korban, MBR mengungkap, bahwa saat itu putrinya menghubunginya melalui telepon seluler.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Penampakan Oknum Dosen Unsri Kasus Asusila pada Mahasiswi Jalani Sidang di Pengadilan, Sering Menunduk

Begini Penampakan Oknum Dosen Unsri Kasus Asusila pada Mahasiswi Jalani Sidang di Pengadilan, Sering Menunduk

Sumsel | Kamis, 24 Maret 2022 | 20:08 WIB

Edan! Bocah SMP Bau Kencur di Jember Lakukan Pencabulan, Modusnya Ancam Sebar Video

Edan! Bocah SMP Bau Kencur di Jember Lakukan Pencabulan, Modusnya Ancam Sebar Video

Malang | Kamis, 24 Maret 2022 | 16:02 WIB

Polres Solok Ringkus 2 Pelaku Cabul Anak di Bawah Umur, Modus dan Korbannya Beda-beda

Polres Solok Ringkus 2 Pelaku Cabul Anak di Bawah Umur, Modus dan Korbannya Beda-beda

Sumbar | Kamis, 24 Maret 2022 | 15:13 WIB

Bejat, Seorang Oknum PNS Guru Agama SD di Tapanuli Diduga Cabuli Dua Muridnya di Ruang Kelas

Bejat, Seorang Oknum PNS Guru Agama SD di Tapanuli Diduga Cabuli Dua Muridnya di Ruang Kelas

Kalbar | Kamis, 24 Maret 2022 | 12:01 WIB

Terkini

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

×