Pengungsi Afghanistan di Indonesia: Sama Sekali Tidak Ada Jalan Kembali

Siswanto

Kamis, 31 Maret 2022 | 16:15 WIB
Pengungsi Afghanistan di Indonesia: Sama Sekali Tidak Ada Jalan Kembali
Pencari suaka asal Afghanistan melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Rabu (19/1/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - “Nasib para pengungsi Afghanistan tidaklah aman. Dan sama sekali tidak ada jalan kembali untuk pengungsi Afghanistan. Para pengungsi tidak ingin menjadi beban bangsa Indonesia atau menjadi masalah bagi negara dan masyarakat Indonesia.”

Kutipan surat terbuka dari para pencari suaka asal Afghanistan di Indonesia yang ditujukan untuk Presiden Joko Widodo dan masyarakat Indonesia.

Para pencari suaka sedang mencari dukungan untuk segera ditempatkan di negara ketiga.

Mereka merasa sudah terlalu lama menunggu di Indonesia, negara untuk transit.

Sejumlah cara sudah mereka lakukan agar segera dikirim ke negara ketiga, seperti Australia.

Salah satu cara yang sering dilakukan yaitu unjuk rasa di kantor United Nations High Commissioner for Refugees di Jakarta.

Hari ini pun mereka kembali unjuk rasa di depan kantor UNHCR yang berada di Kuningan, Jakarta Selatan.

“Aksi damai pengungsi bukan untuk mengkritik atau mengutuk pemerintah atau rakyat Indonesia, Kritik kami ditujukan kepada UNHCR dan IOM,” kata surat terbuka itu.

Para pencari suaka berharap Presiden Joko Widodo dan masyarakat Indonesia memberikan dukungan supaya mereka segera dipindahkan ke negara ketiga.

baca juga

Selama mengungsi di Indonesia, kata surat itu, para pencari suaka hidup sulit dan kehilangan hak. 

“Yang terhormat rakyat bangsa Indonesia yang baik dan Yang Mulia Presiden Joko Widodo. Kami pengungsi yang terdampar telah tinggal lama di Indonesia selama enam hingga 12 tahun yang sebagian besarnya kemudian ada juga antara 8 hingga 9 tahun, jauh dari keluarga kami dalam kondisi yang sangat sulit. Tanpa hak asasi manusia,” katanya.

16 pengungsi mengakhiri hidup

Dalam surat itu, mereka menyebutkan kehidupan selama mengungsi dipenuhi tekanan psikologis.

Akibat tekanan psikologis yang tidak tertahankan, katanya, 16 pengungsi memilih mengakhiri hidup.

“Periode yang panjang dan kondisi yang menyedihkan ini telah menyebabkan sejumlah pencari suaka atau pengungsi menderita masalah psikologis dan bunuh diri, dan sayangnya sudah 16 orang berhasil mengakhiri hidup mereka di Indonesia,” katanya.

Mereka mengharapkan dukungan dari Indonesia untuk mendesak UNHCR segera menempatkan ke negara ketiga.

“Kami meminta masyarakat Indonesia yang terkasih, baik dan ramah untuk memahami rasa sakit kami yang telah menderita kehilangan hak kami sebagai manusia normal agar menjadi satu suara dengan kami sehingga kami sebagai saudara dan pengungsi Muslim yang adalah tamu di negara Anda dengan mayoritas muslim agar dapat menyelamatkan kami dari situasi yang menyakitkan dan mengerikan ini.” 

“Kami pengungsi dengan segala kerendahan hati kami, meminta anda untuk bersama kami berdiri melangkah bersatu sehingga suara suara kami dapat tercapai dan didengar oleh pejabat pemerintah tinggi dan majelis ulama, terutama Yang Mulia Presiden Indonesia Bapak Joko Widodo.” [rangkuman laporan Suara.com]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan

Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:29 WIB

Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris

Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:39 WIB

RUU KUHAP Diskriminatif? Pencari Suaka Terancam Sulit Dapat Keadilan di Indonesia!

RUU KUHAP Diskriminatif? Pencari Suaka Terancam Sulit Dapat Keadilan di Indonesia!

News | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 10:21 WIB

Potret Pengungsi dan Pencari Suaka Demo di Kantor UNHCR

Potret Pengungsi dan Pencari Suaka Demo di Kantor UNHCR

Foto | Rabu, 14 Mei 2025 | 20:04 WIB

Minta Kembali, Para Pencari Suaka Geruduk Kantor UNHCR

Minta Kembali, Para Pencari Suaka Geruduk Kantor UNHCR

Foto | Senin, 12 Agustus 2024 | 15:45 WIB

'Premanisme Sayap Kanan', PM Inggris Kecam Penyerangan Hotel yang Tampung Pencari Suaka

'Premanisme Sayap Kanan', PM Inggris Kecam Penyerangan Hotel yang Tampung Pencari Suaka

News | Senin, 05 Agustus 2024 | 16:55 WIB

Harapan di Tengah Gelombang, Momen Dramatis Penyelamatan 600 Migran di Laut Tengah Menuju Eropa

Harapan di Tengah Gelombang, Momen Dramatis Penyelamatan 600 Migran di Laut Tengah Menuju Eropa

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 18:51 WIB

Belasan Pencari Suaka di Depan UNHCR Ditertibkan, Ditampung di Rumah Detensi Imigrasi

Belasan Pencari Suaka di Depan UNHCR Ditertibkan, Ditampung di Rumah Detensi Imigrasi

News | Selasa, 02 Juli 2024 | 15:12 WIB

WNA Pencari Suaka Terancam Diusir? Heru Budi Bakal Satroni Tenda Imigran Korban Perang di Kuningan: Ganggu Estetika!

WNA Pencari Suaka Terancam Diusir? Heru Budi Bakal Satroni Tenda Imigran Korban Perang di Kuningan: Ganggu Estetika!

News | Senin, 01 Juli 2024 | 10:59 WIB

Pencari Suaka di Inggris Menderita Ditempatkan di Asrama apung yang Tak Layak: Seperti di Penjara Alcatraz

Pencari Suaka di Inggris Menderita Ditempatkan di Asrama apung yang Tak Layak: Seperti di Penjara Alcatraz

Video | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 11:00 WIB

Terkini

3 Sepatu Lari Lokal Plat Karbon untuk Menunjang Performa, Cek Harganya

3 Sepatu Lari Lokal Plat Karbon untuk Menunjang Performa, Cek Harganya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:02 WIB

BRI Meriahkan Sumpah Pemuda dengan Promo Istimewa di Merchant Pilihan

BRI Meriahkan Sumpah Pemuda dengan Promo Istimewa di Merchant Pilihan

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Studi: Krisis Air di Nusa Tenggara Barat Bebani Anak Perempuan

Studi: Krisis Air di Nusa Tenggara Barat Bebani Anak Perempuan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ingin Awet Muda? Ini 5 Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi

Ingin Awet Muda? Ini 5 Makanan yang Baik untuk Dikonsumsi

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga

Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:00 WIB

4 Chemical Sunscreen Non Comedogenic, Andalan Kulit Berminyak Bebas Jerawat

4 Chemical Sunscreen Non Comedogenic, Andalan Kulit Berminyak Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Kevin Diks Hilang dari Skuad Gladbach Meski Sempat Jadi Kapten

Kevin Diks Hilang dari Skuad Gladbach Meski Sempat Jadi Kapten

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Darmawangsyah Muin Dilantik Jadi Bupati Gowa Sore Ini

Darmawangsyah Muin Dilantik Jadi Bupati Gowa Sore Ini

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Penguatan Alutsista TNI Jadi Bukti Dua Tahun Gerak Nyata, Tingkatkan Pertahanan Seluruh Indonesia

Penguatan Alutsista TNI Jadi Bukti Dua Tahun Gerak Nyata, Tingkatkan Pertahanan Seluruh Indonesia

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:53 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Atur Penyitaan Berbasis Nilai Demi Kejar Sisa Kerugian Negara

RUU Perampasan Aset Didesak Atur Penyitaan Berbasis Nilai Demi Kejar Sisa Kerugian Negara

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:52 WIB

×