Wisatawan Nyalakan Petasan di Pulau Kalong Taman Nasional Komodo, Tuai Kecaman Publik

Reza Gunadha, Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 01 April 2022 | 09:25 WIB
Wisatawan Nyalakan Petasan di Pulau Kalong Taman Nasional Komodo, Tuai Kecaman Publik
Wisatawan Nyalakan Petasan di Pulau Kalong Taman Nasional Komodo, Tuai Kecaman Publik (twitter/@KawanBaikKomodo)

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan para wisatawan menyalakan petasan di area Pulau Kalong, Taman Nasional Komodo menjadi viral dan menghebohkan publik.

Video yang memperlihatkan para wiatawan menyalakan petasan di atas kapal itu diunggah oleh akun Twitter @KawanBaikKomodo, Kamis (31/3/2022).

"Kelakuan wisatawan kita di kawasan konservasi. Ini kejadian di Pulau Kalong TN Komodo sore ini," tulis Kawan Baik Komodo dikutip Suara.com, Jumat (1/4/2022).

Dalam video, terlihat sebuah kapal yang berhenti di tengah perairan di kawasan Pulau Kalong, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Para wisatawan menyalakan petasan dan mengarahkan ke udara tepat saat kalong-kalong beterbangan.

Perilaku wisatawan yang menyalakan petasan di area Pulau Kalong itu bisa menjadi ancaman bagi Komodo dan satwa lainnya.

"Ancaman bagi Komodo dan satwa penyertanya ternyata bukan hanya perizinan investasi yang digelontorkan @kementerianlhk pemerintahan @jokowi, tetapi juga perilaku wisatawan berkesadaran rendah," cuit akun @KawanBaikKomodo.

Video tersebut sepertinya direkam oleh wisatawan lain yang kebetulan sedang berada di kawasan tersebut.

baca juga

Para wisatawan ini sudah mencoba memperingati mereka yang menyalakan petasan saat kawanan kalong beterbangan pada sore hari di Pulau Kalong.

"Ini orang yang ada di kapal ini malah nyalain petasan sedangkan kalong lagi terbang. Sumpah ini gua laporin ke TNK ya," kecam wisatawan yang merekam perilaku mereka.

Perbuatan para wisatawan ini sangat disaangkan karena kawasan Taman Nasional Komodo menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO.

"Tidak ada sistem kontrol, tidak ada sistem sanksi. Padahal ini adalah #WorldHeritageSite
@unesco @unescojakarta #SaveKomodoNow," lanjut akun Kawan Baik Komodo.

Setelah video tersebut viral, Pemda setempat dikabarkan akan segera memanggil para pelaku yang menyalakan petasan di Pulau Kalong itu.

"Setelah disorot publik, Pemda janji panggil pelaku. Kita tunggu realisasinya! Belum ada tanggapan dr jajaran @KemenLHK & @Kemenparekraf yang sedang punya proyek2 KSPN di sini," cuit @KawanBaikKomodo.

Perbuatan para wisatawan yang menyalakan petasan di Pulau Kalong itu lantas mendapat kecaman dari publik.

"dia ngidupin kembang api pas langit masih terang aja itu udah kebodohan point pertama," kecam warganet.

"Gila. Dulu gara-gara lampion bikin kebakaran hutan. Ini keulang lagi. Gila," ujar warganet.

"Itu lah kenapa Taman Nasional Komodo gak seharusnya dijadikan destinasi wisata bersifat massal dengan target kunjungan wisatawan sekian juta per tahun. Salah satu keputusan pemerintah yang salah. Bikin esklusif aja. Nanti kalo dicabut status World Heritage sama UNESCO terus ngambek," komentar warganet.

"Kurang edukasi ini. Itu kan ada kapten dan kru kapalnya. Harusnya mereka juga aware dan kasih rules ke wisatawan," imbuh yang lain.

Sementara itu, cuitan yang menuai atensi publik ini telah mendapat lebih dari 5000 tanda suka dan lebih dari 2000 retweet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Interior Angkot Mewah Dilengkapi Sofa hingga TV LCD, Auto Jadi Rebutan Penumpang

Viral Interior Angkot Mewah Dilengkapi Sofa hingga TV LCD, Auto Jadi Rebutan Penumpang

Tekno | Jum'at, 01 April 2022 | 08:22 WIB

Mahfud MD Keberatan, Tak Setuju Soal Larangan Pejabat Negara Lakukan Buka Puasa dan Open House

Mahfud MD Keberatan, Tak Setuju Soal Larangan Pejabat Negara Lakukan Buka Puasa dan Open House

Kaltim | Jum'at, 01 April 2022 | 08:15 WIB

Bali United FC Pecahkan Rekor Poin Terbanyak Era BRI Liga 1

Bali United FC Pecahkan Rekor Poin Terbanyak Era BRI Liga 1

Bali | Jum'at, 01 April 2022 | 07:46 WIB

VIRAL! Yuliana Mas'ud Sebut Adiknya AGM 'Tumbal' Partai Demokrat, Warganet: Logikanya Gimana Sih?

VIRAL! Yuliana Mas'ud Sebut Adiknya AGM 'Tumbal' Partai Demokrat, Warganet: Logikanya Gimana Sih?

Kaltim | Jum'at, 01 April 2022 | 07:30 WIB

Viral Kisah Khansa Nadya Wafat Sebelum Terima Kabar Lulus SNMPTN 2022, Harga Pertamax Naik Jadi Rp 12.500 Per Liter

Viral Kisah Khansa Nadya Wafat Sebelum Terima Kabar Lulus SNMPTN 2022, Harga Pertamax Naik Jadi Rp 12.500 Per Liter

Bogor | Jum'at, 01 April 2022 | 06:15 WIB

Terkini

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 17:31 WIB

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:25 WIB

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:24 WIB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:17 WIB

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Video | Rabu, 16 September 2026 | 17:10 WIB

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 17:09 WIB

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

×