Peniru Kim Jong-un Bantu Orang yang Mirip Zelensky Keluar dari Ukraina

Siswanto | ABC | Suara.com

Rabu, 06 April 2022 | 15:58 WIB
Peniru Kim Jong-un Bantu Orang yang Mirip Zelensky Keluar dari Ukraina
Pertemuan Grup K-Pop Red Velvet dengan Kim Jong-Un di Pyongyang, Korea Utara (dokumentasi AFP)

Suara.com - Mungkin agak aneh mendengar pengalaman Howard X, peniru Kim Jong Un asal Australia, yang pernah diperlakukan buruk oleh agen Korea Utara tapi menurutnya justru jadi pengalaman yang menyenangkan.

Di tahun 2018, Howard X pernah mendapatkan pengalaman buruk ketika menghadiri Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan di tahun 2018.

Ia menggunakan pakaian persis seperti pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Tapi di depan banyak wartawan, ia malah didorong-dorong oleh agen Pemerintah Korea Utara.

Perhatian dari media menunjukkan betapa buruknya rejim Pemerintah Korea Utara, kata Howard X.

Menjadi seorang 'impersonator' baginya adalah juga sebagai alat untuk menyindir politik, karena menurutnya ia bisa melakukan dan mengatakan hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain.

"Kami semua peniru mengolok-olok orang yang kami tiru. Terutama saya. Saya tidak memuji-muji Kim Jong Un, saya melakukan yang sebaliknya," kata Howard X kepada Sunday Extra dari ABC RN.

Tapi meniru tokoh ternama seperti pemimpin negara adalah sebuah pekerjaan yang berisiko tinggi.

Karena itu, Howard X tidak berencana untuk mengunjungi Korea Utara.

"Kalau saya pergi ke sana, saya akan dibunuh," katanya.

Dan sudah beberapa kali Howard X juga membantu peniru pemimpin negara lain untuk melarikan diri dari negara mereka.

Kim Jong dan Putin membantu Zelensky mengungsi 

Howard X, yang saat ini berada di Hong Kong, mengatakan pertama kali merasa dirinya mirip dengan Kim Jong Un adalah setelah melihatnya di TV, saat kematian Kim Jong-il, ayah Kim Jong-un, di tahun 2011.

"Saya melihat gambar Kim di televisi dan merasa 'wah wajah kami mirip'. Dan kemudian orang lain mulai mengatakan hal yang sama."

Howard X memasang fotonya untuk umum pertama kali di sosial media tanggal 1 April 2013 dan kariernya sebagai 'impersonator' Kim Jong-un dimulai.

"Dalam dua minggu saja, saya mendapat panggilan untuk ke Israel dan jadi bintang iklan," katanya.

Sejak itu, Howard X berulang kali tampil sebagai Kim Jong-un untuk televisi, video musik dan acara-acara lainnya.

Di tengah kesibukannya ia juga melakukan kegiatan kemanusiaan.

Mungkin terdengar aneh ketika seorang peniru Kim Jong Un minta tolong dari peniru Vladimir Putin untuk membantu peniru Zelensky keluar dari Ukraina. 

Tapi ini yang baru-baru saja terjadi.

"Saya berharap nantinya ada yang membuat menjadi film karena apa yang terjadi menurut saya luar biasa," kata Howard X.

Umid Isabaev asal Uzbekistan sudah tinggal di Ukraina setelah fotonya di atas sebuah kereta Rusia menjadi viral.

Dalam gambar tersebut, Umid terlihat sangat mirip dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Yang menariknya, salah satu produser acara televisi berjudul 'Servant of the People', yang diperankan Zelenskyy sebelum jadi Presiden, mengundang Umid untuk menirukan Zelensky dalam tayangan mereka.

"Kalau Anda menonton seri kedua dan ketiga dalam serial itu, tampak Umid yang muncul menggantikan Zelensky," kata Howard X.

Howard X mengetahui mengenai keberadaan Umid setelah mereka berdua tampil di tayangan dokumenter televisi Rusia yang mengangkat kisah para 'impersonator' orang-orang ternama di dunia.

Ketika Rusia melakukan invasi ke Ukraina, Howard X kemudian menelepon Umid untuk mengetahui keselamatannya.

"Saya menelponnya dan ia memang berada di Kyiv. Dan saya mengatakan 'kamu harus segera keluar dari sana'," kata Howard X.

Untuk membantu Umid keluar, Howard X meminta bantuan dari seorang warga Polandia bernama Steve Poland yang kebetulan wajahnya mirip Presiden Rusia Vladimir Putin.

Ketiganya tidak bisa bicara dalam bahasa yang sama, sehingga mereka harus melibatkan teman untuk menjadi penerjemah.

"Umid tidak tahu siapa kami. Dia seperti kurang percaya ketika saya menelepon dia," kata Howard X.

"Saya betul-betul harus meyakinkannya. Saya bilang 'kami tidak bekerja untuk Rusia, kami tidak bekerja untuk Ukraina'. Kami hanya orang yang mirip dengan tokoh terkenal.

Howard X mengatakan Steven kemudian menghubungi kelompok perlawanan Ukraina dan berhasil mengirim seseorang ke Kyiv dan berhasil membawa Umid keluar dari negara tersebut.

"Diperlukan banyak usaha namun kami berhasil membawa dia keluar dari Ukraina."

Bruce Lee dari Afghanistan juga melarikan diri

Umid yang mirip Presiden Zelensky bukanlah satu-satunya orang yang dibantu Howard X melarikan diri saat negara mereka sedang mengalami konflik.

'Impersonator' Bruce Lee asal Aghanistan, Abbas Alizada mungkin adalah peniru Bruce Lee terbaik yang pernah dilihat Howard X.

"Tidak saja dia mirip namun dia juga menghabiskan sebagian besar masa hidupnya berlatih ilmu bela diri."

Howard X mengatakan Abbas tidak aman berada di Afghanistan saat negaranya dikuasai oleh Taliban bulan Agustus 2021.

"Dia berada di Kabul dan Taliban memang mencari dia. Mereka mendatangi rumahnya dua kali untuk membunuhnya," kata Howard X.

"Dia berhasil melarikan diri dan peran saya adalah mencarinya uang untuk melarikan diri."

Howard X mengatakan Abbas sekarang tinggal di sebuah hostel dengan para pengungsi lain asal Afghanistan, sambil menunggu proses permohonan mereka ke Australia.

Howard X mengatakan masih terus berusaha membantu 'impersonator' lain yang masih mengalami kesulitan karena kondisi di negaranya untuk kemudian bersama-sama mengangkat masalah kemanusiaan.

Namun dia juga adalah seorang pengusaha yang juga serius menjalankan usaha sebagai peniru Kim Jong Un.

Ia mengaku tidak takut untuk melakukan berbagai hal yang bisa menarik perhatian media.

"Karena dengan semakin banyak pemberitaan, semakin banyak saya mendapat kerjaan," katanya.

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaringan PMI Ilegal ke Malaysia Terbongkar, 68 Orang Berhasil Diselamatkan

Jaringan PMI Ilegal ke Malaysia Terbongkar, 68 Orang Berhasil Diselamatkan

News | Kamis, 23 April 2026 | 19:00 WIB

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:26 WIB

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:58 WIB

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:45 WIB

Aksi di Kedubes AS Jakarta, Pemuda Dukung Paus Leo XIV Tolak Perang Trump-Iran

Aksi di Kedubes AS Jakarta, Pemuda Dukung Paus Leo XIV Tolak Perang Trump-Iran

Foto | Kamis, 23 April 2026 | 21:35 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:29 WIB

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:24 WIB

BRI Kudus Perkuat Ekosistem UMKM, Pastikan Debitur KUR Terlindungi Jaminan

BRI Kudus Perkuat Ekosistem UMKM, Pastikan Debitur KUR Terlindungi Jaminan

Bri | Kamis, 23 April 2026 | 21:21 WIB

Terkini

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:57 WIB

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:47 WIB

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:33 WIB

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:21 WIB

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:15 WIB

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:11 WIB

Wacana Tarif Purbaya, Menhan Malaysia Tegas: Tak Ada Negara Bisa Kuasai Selat Malaka!

Wacana Tarif Purbaya, Menhan Malaysia Tegas: Tak Ada Negara Bisa Kuasai Selat Malaka!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 06:55 WIB

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:26 WIB

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB