facebook

Asiknya Ngabuburit di Dekat Masjid Terapung Arkam Babul Rahman, Saksi Bisu Dahyatnya Tsunami Palu

Pebriansyah Ariefana
Asiknya Ngabuburit di Dekat Masjid Terapung Arkam Babul Rahman, Saksi Bisu Dahyatnya Tsunami Palu
Masjid Terapung Arkam Babul Rahman (Antara)

Lokasi ngabuburit ini di Kelurahan Talise Kota Palu. Banyak warga menunggu waktu berbuka puasa sejak puasa hari pertama.

Suara.com - Menunggu buka puasa atau ngabuburit paling asik salah satunya di pesisir pantai Palu, Sulawesi Tengah. Dulu di sini diterjang tsunami, tepatnya di belakang Masjid Terapung Arkam Babul Rahman.

Lokasi ngabuburit ini di Kelurahan Talise Kota Palu. Banyak warga menunggu waktu berbuka puasa sejak puasa hari pertama.

Pantauan ANTARA, Kamis warga tampak berfoto di lokasi tersebut dengan mengambil foto dengan latar belakang Masjid Terapung Arkam Babul Rahman yang rusak akibat diterjang tsunami tetapi masih kokoh berdiri meski sudah tidak bisa lagi dimanfaatkan sebagai tempat ibadah.

Masjid terapung itu menjadi saksi bisu kelamnya bencana gempa, tsunami dan likuefaksi tahun 2018.
 
"Di sini enak ngabuburit apalagi ditambah dengan pemandangan alam yang sangat indah sehingga tidak terasa sudah masuk waktu berbuka puasa," kata salah satu pengunjung, Ahmad, Kamis petang. 

Baca Juga: Cari Tempat Ngabuburit? Kenalkan Seni Pada Anak di Museum MACAN Saja, Yuk!

Tidak banyak tempat ngabuburit di ibu kota Provinsi Sulteng itu yang menyajikan pemandangan alam yang indah seperti di kawasan bekas tsunami Palu sebab menyajikan pemandangan alam yang sangat lengkap.
 
"Pemandangan lima dimensi berupa laut, sungai, teluk, lembah dan gunung dapat dinikmati warga gratis di sini bekas tsunami sini," ujarnya.
 
Sama halnya dengan Arsyad, warga asli Kota Palu itu mengaku lebih suka ngabuburit di kawasan pantai di bekas tsunami dari pada di tempat lain seperti di bukit, warung kopi (warkop) maupun kafe.
 
"Lebih enak ngabuburit di pantai sini (kawasan bekas tsunami). Sambil tunggu waktu berbuka puasa, bisa menikmati hembusan angin laut sambil melihat nelayan melaut, memancing ikan dan ombak lautnya," ucapnya. (Antara)

Komentar