Lepas Ketergantungan dari Rusia, Jerman Percepat Transisi Energi Terbarukan

Siswanto, Deutsche Welle

Jum'at, 08 April 2022 | 14:18 WIB
Lepas Ketergantungan dari Rusia, Jerman Percepat Transisi Energi Terbarukan
DW

Suara.com - Menteri Ekonomi Robert Habeck (Partai Hijau) memperkenalkan paket kebijakan baru yang ambisius menuju energi terbarukan. Sampai tahun 2035, hampir 100 persen energi di Jerman akan berasal dari energi terbarukan.

Menteri Ekonomi dan Wakil Kanselir Jerman Robert Habeck (Partai Hijau) hari Rabu (6/4) memperkenalkan paket kebijakan baru energi terbarukan yang disebutnya "Paket Paskah" dari pemerintahan koalisi.

Pemerintah Jerman bermaksud melepaskan diri dari ketergantungan pada Rusia dengan sejumlah kebijakan baru yang sangat ambisius.

Inilah "paket kebijakan energi yang komprehensif dan terbesar dalam dua dekade", kata Robert Habeck ketika memperkenalkan paket kebijakan itu beserta rinciannya, seluruhnya setebal 600 halaman.

Dia mengatakan, peta jalan yang disusun pemerintah Jerman ini akan merampingkan sejumlah undang-undang dan regulasi yang ada untuk "mengisi daya turbo" perluasan sumber energi terbarukan "di laut, di darat, dan di atap (gedung)."

Tokoh Partai Hijau itu menerangkan, pengesahan paket dan perluasan energi terbarukan sudah "sangat mendesak" karena krisis iklim yang semakin memburuk, dan diperparah oleh invasi Rusia ke Ukraina yang juga menguak ketergantungan Jerman pada bahan bakar fosil, yang pada gilirannya "mengancam keamanan ekonomi Jerman".

Ekspansi besar-besaran di sektor energi terbarukan Rencana tersebut memperkirakan, Jerman akan memproduksi setidaknya 80% energinya dengan sumber terbarukan sampai tahun 2030, dengan pergeseran ke hampir 100% pada tahun 2035.

Pada tahun 2020, Jerman memproduksi 41,1% energinya dengan energi terbarukan. Pemangkasan prosedur perencanaan dan persetujuan akan dilakukan untuk menyederhanakan dan memfasilitasi "ekspansi cepat", baik pada produksi maupun distribusi energi di sepanjang jaringan energi Jerman, kata Habeck.

Bagian lain dari rencana itu adalah penyesuaian beberapa undang-undang energi yang ada, serta studi tentang kebutuhan energi secara keseluruhan di Jerman. Agenda ambisius itu memperkirakan akan ada peningkatan tahunan sekitar 10 gigawatt dari produksi energi angin di darat (total sampai 115 gigawatt pada tahun 2030), dan 22 gigawatt untuk tenaga matahari (total 215 gigawatt pada tahun 2030).

baca juga

Rencana energi angin di laut bahkan lebih ambisius, dengan target setidaknya 30 gigawatt per tahun sampai 2030, dan 40 gigawatt per tahun pada 2035, kemudian 70 gigawatt pada tahun 2045.

"Paket Paskah" yang diperkenalkan Menteri Ekonomi Robert Habeck juga berisi sejumlah perlindungan konsumen serta potongan harga dan insentif untuk rumah tangga dan komunitas yang memasok sebagian atau seluruh energinya dari energi terbarukan.

Energi terbarukan menawarkan "keunggulan kompetitif" Robert Habeck juga menyuarakan keyakinannya bahwa Berlin akan mendapatkan persetujuan atas rencananya untuk mendedikasikan 2% lahan bagi energi angin. Hal itu harus disepakati oleh seluruh 16 pemerintahan snegara bagian.

Setelah menekankan urgensi transisi menuju energi terbarukan sehubungan dengan perubahan iklim, Robert Habeck juga menegaskan bahwa sektor energi terbarukan menawarkan akses bisnis yang baru yang akan tersebar dengan cepat ke kota-kota dan bisa dikelola sendiri oleh komunitas warga.

Selanjutnya ia mengatakan, ini juga menjadi "peringatan bagi banyak politisi, mempertimbangkan lagi keunggulan kompetitif yang diwakili oleh energi terbarukan." hp/vlz (dpa. afp)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan

The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:31 WIB

Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara

Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:29 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan

Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:24 WIB

Aritmia Hening

Aritmia Hening

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:23 WIB

Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor

Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Terkini

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:50 WIB