Ketika Paskah, Pesakh, dan Ramadan Tiba Bersamaan

Siswanto, Deutsche Welle

Senin, 18 April 2022 | 13:59 WIB
Ketika Paskah, Pesakh, dan Ramadan Tiba Bersamaan
DW

Suara.com - Tidak sering hari-hari besar tiga agama monoteisme terbesar jatuh saat yang sama. Akhir minggu ini, agama Kristen dan Yahudi merayakan hari terpentingnya, saat umat muslim sedang berpuasa.

Mulai hari Jumat, umat Kristen memperingati Paskah, peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus. Sedangkan umat Yahudi memperingati Pesakh, peristiwa eksodus dari Mesir dan berakhirnya "masa perbudakan" di bawah kekuasaan firaun.

Kedua hari raya itu jatuh pada Ramadan, bulan suci umat Muslim. Suatu peristiwa yang jarang terjadi karena perbedaan kalender Masehi dan kalender Islam. Kalender Masehi yang berorientasi pada rotasi matahari dalam satu tahun terdiri dari 365 atau 366 hari, sedangkan kalender Islam yang berorientasi pada rotasi bulan siklus satu tahun adalah 354 hari.

Lain lagi dengan agama Kristen Ortodoks, yang merayakan Paskah seminggu kemudian.

Mereka menggunakan perhitungan kalender lain, karena menolak sistem kalender Gregorian yang umum digunakan sekarang.

"Perayaan persaudaraan dan kemanusiaan" Karena kalender Islam lebih pendek, Ramadan dan hari Lebaran selalu "berjalan" di sepanjang kalender dan bisa melalui setiap bulan dan setiap musim.

Ini peluang untuk mengalami Ramadan pada semua musim, kata juru bicara Dewan Koordinasi Islam Jerman Abdassamad El Yazidi kepada DW. Selain itu, dia menambahkan, Ramadan juga bisa terjadi bersamaan dengan semua hari raya besar agama lain.

"Ini bisa mengingatkan kepada kita, bahwa semua manusia bersaudara dalam kemanusiaan, dan kita semua harus berusaha mencapai kebaikan." Hari Raya Paskah dan Pesakh memang selalu berdekatan sekitar bulan April, tapi jarang terjadi pada tanggal yang sama.

Perbedaan ini terjadi karena sejak tahun 325 Masehi, perayaan Paskah selalu dijadwalkan pada hari Minggu, sedangkan Pesakh bisa terjadi pada hari apa saja, sesuai perhitungan waktu.

baca juga

Perayaan Pesakh, Paskah, Ramadan "intensif” di Yerusalem Yerusalem mungkin menjadi satu-satunya kota, di mana ketiga agama samawi merayakan hari besarnya secara intensif.

Di sinilah orang bisa merasakan bagaimana umat ketiga agama bersama menanti-nantikan hari besarnya, kata Nikodemus Schnabel, pastor Katolik yang sejak lama tinggal di pinggiran Kota Tua di Yerusalem.

"Kota ini sekarang sudah dipenuhi peziarah dari berbagai negara dan agama. Sepertinya setelah pembatasan corona dicabut, semua punya kebutuhan besar untuk merayakannya bersama-sama."

Selama beberapa hari, para peziarah akan berkeliling Kota Tua sambil berdoa. Hari Jumat masjid biasanya penuh dengan umat yang ingin melakukan salat. Sedangkan umat Yahudi akan mendatangi Tembok Ratapan.

Bagi para penjaga keamanan di Yerusalem, hari-hari itu adalah hari-hari yang menuntut kerja keras. Tapi perayaan Paskah belum berakhir minggu ini, karena umat Kristen Ortodoks merayakannya baru minggu depan.

Tahun 1582 Paus Gregor XIII menetapkan pembaruan kalender dan kalender sesudah itu dinamakan Kalender Gregorian. Tapi hal itu ditolak oleh kaum Ortodoks, yang tetap menggunakan sistem kalender yang lama. (hp/as)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan

The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:31 WIB

Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara

Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:29 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan

Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:24 WIB

Aritmia Hening

Aritmia Hening

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:23 WIB

Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor

Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Terkini

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:50 WIB