Waspada! Ramai Praktik Pelecehan Seksual Berkedok Tawaran Endorse Legging, Begini Modusnya

Reza Gunadha, Elvariza Opita

Senin, 18 April 2022 | 17:40 WIB
Waspada! Ramai Praktik Pelecehan Seksual Berkedok Tawaran Endorse Legging, Begini Modusnya
Ramai pelecehan seksual berkedok tawaran endorse legging. (TikTok/@jinggaarshabidari)

Suara.com - Saat ini banyak selebriti media sosial yang membuka endorsement deal dengan beberapa brand. Secara garis besar, mereka akan diminta mempromosikan atau mengiklankan produk tersebut lewat media sosial.

Namun pengalaman berbeda terjadi pada pengguna TikTok @jinggaarshabidari yang mengungkap praktik tawaran endorse untuk pelecehan seksual. Karena itulah, ia mendorong warganet untuk lebih berhati-hati apabila mendapat tawaran endorse.

"Ada chat masuk dari JIK Agency. Sejujurnya ini mencurigakan tapi aku nggak mau judge, jadi aku langsung view profile dia," tutur @jinggaarshabidari, seperti dikutip Suara.com pada Senin (18/4/2022).

Kecurigaannya bertambah setelah melihat profil yang tertera di bio akun tersebut. Pasalnya ia mencantumkan tautan salah satu agensi model yang membuatnya lebih mudah dilacak atau dipastikan kebenarannya.

Rasa curiga makin menumpuk saat membaca tawaran endorse yang turut mencatut salah satu lini busana terkemuka. "Kakak akan dikontrak 1 tahun dengan pembayaran 400 juta," katanya membacakan tawaran tersebut.

"Ini udah ngakak sih sebenernya. 400 juta, emang gue ngapain?" imbuhnya. "Udah gitu dia nggak nyebutin nama gue gitu kan atau nama dia sendiri."

Ilustrasi Instagram. [Souvik Banerjee/Unsplash]
Ilustrasi Instagram tempat selebriti media sosial biasanya menerima tawaran endorse. [Souvik Banerjee/Unsplash]

Tawaran sampai ratusan juta membuatnya kian waspada dan sengaja mencoba menggali informasi. Mulai dari menanyakan ketentuan pra-endorsement deal-nya seperti apa hingga nama agen yang sedang menghubunginya.

Jawabannya tentu berbelit-belit, sampai akhirnya ia menyebutkan sebuah nama yang belakangan terungkap tidak terafiliasi dengan agensi model yang disebutkan di profil Instagram-nya.

Namun yang mencengangkan adalah ketentuan pra-endorsement deal yang disampaikan untuknya. "Siapkan foto kakak pakai leggings sekarang dengan pose depan, samping, dan belakang. Setelah kami terima, kami akan kirim email kontrak untuk dipelajari," ujarnya.

baca juga

Dari sini kecurigaanya menguat. "Nggak ada produk yang beneran yang terus buru-buru harus sekarang. Bahkan biasanya ada perjanjian dulu dong, minta red card dan sebagainya," sambungnya.

Mirisnya, sudah ada beberapa perempuan lain yang terkena jerat permintaan memakai legging tersebut. Hal ini semakin membuat @jinggaarshabidari waspada dan memutuskan untuk tidak melanjutkan pembicaraan tersebut.

Tentu @jinggaarshabidari terus dikejar. Hingga puncaknya ia mendapat kiriman pesan menggelikan usai ia mengaku tidak percaya diri mengenakan legging.

"Oh gitu ya. Padahal body kakak bagus sih, nggak besar dan kecil juga," ungkap akun mencurigakan tersebut, bahkan menambahkan pesan-pesan yang lebih tidak senonoh lagi.

Mirisnya lagi, temannya sendiri juga menjadi korban penipuan dan benar-benar mengirimkan foto memakai legging kepada penipu tersebut. Malah setelah dituruti, permintaan dari penipu tersebut semakin vulgar dan memicu kecurigaan.

Ramai pelecehan seksual berkedok tawaran endorse legging. (TikTok/@jinggaarshabidari)
Ramai pelecehan seksual berkedok tawaran endorse legging. (TikTok/@jinggaarshabidari)

Karena itulah, @jinggaarshabidari mendesak para penonton videonya untuk lebih berhati-hati, terutama jika berkaitan dengan permintaan yang berhubungan dengan memperlihatkan lekuk tubuh.

"Kita nggak bisa kontrol apa yang bakal orang lain lakuin, jadi please kontrol apa yang bisa kita lakuin untuk diri kita sendiri. Semoga yang aku share ini bermanfaat," pungkasnya.

Praktik pura-pura endorse padahal pelecehan seksual ini tentu langsung menyita perhatian banyak warganet. Serempak mereka khawatir bila foto-foto yang terlanjur dikirim akan disalahgunakan atau bahkan diperjualbelikan.

"Merinding bangettt," komentar warganet.

"Kalo gini bisa dilaporin gak? Soalnya menyangkut UU ITE," kata warganet.

"Pernah juga begini mirip-mirip cuma waktu aku lamaran kerja, disuruh ngirim foto tapi bajunya harus terbuka," tutur warganet mengungkap kisah yang kurang lebih serupa.

"Bener kak, lagi rame juga pihak abal-abal apalagi yang berkedok fotografer dari salah satu agency atau buat privasi," timpal yang lainnya.

Untuk video selengkapnya bisa ditonton di sini, serta kelanjutannya di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Rombongan Pengantar Jenazah Diduga Aniaya Pengguna Jalan di Makassar, Tuai Perdebatan Publik

Viral Rombongan Pengantar Jenazah Diduga Aniaya Pengguna Jalan di Makassar, Tuai Perdebatan Publik

News | Senin, 18 April 2022 | 17:17 WIB

Viral Becak Nuthuk di Malioboro, Paguyuban Klaim Sudah Sosialisasi Berkali-kali

Viral Becak Nuthuk di Malioboro, Paguyuban Klaim Sudah Sosialisasi Berkali-kali

Jogja | Senin, 18 April 2022 | 16:58 WIB

Apes, Pelaku Begal Salah Sasaran dan Serang Anggota TNI, Auto Kicep Waktu Diancam: Kutandai Kau!

Apes, Pelaku Begal Salah Sasaran dan Serang Anggota TNI, Auto Kicep Waktu Diancam: Kutandai Kau!

News | Senin, 18 April 2022 | 16:01 WIB

Viral Tukang Lap Kaca Mobil Diduga Gondol Dongkrak Kendaraan di Lampu Merah Surabaya

Viral Tukang Lap Kaca Mobil Diduga Gondol Dongkrak Kendaraan di Lampu Merah Surabaya

Jatim | Senin, 18 April 2022 | 16:35 WIB

Begini Jadinya saat Balap Liar Digelar di Jalan Pedesaan, Pemotor Bawa Rumput Melintas dengan Santainya

Begini Jadinya saat Balap Liar Digelar di Jalan Pedesaan, Pemotor Bawa Rumput Melintas dengan Santainya

Otomotif | Senin, 18 April 2022 | 16:43 WIB

Terkini

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:34 WIB

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:48 WIB

Kisah Siswa Sekolah Rakyat Ditayangkan pada Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor

Kisah Siswa Sekolah Rakyat Ditayangkan pada Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:48 WIB

×