Konflik di Yerusalem Meluap Ke Jalur Gaza

Siswanto, Deutsche Welle

Selasa, 19 April 2022 | 17:43 WIB
Konflik di Yerusalem Meluap Ke Jalur Gaza
DW

Suara.com - Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza setelah mendapat tembakan roket Hamas. Eskalasi kekerasan di Yerusalem perlahan menjadi prahara politik bagi Perdana Menteri Naftali Bennett.

Sebuah roket dikabarkan meluncur dari Jalur Gaza ke selatan Israel pada Senin (18/4) malam. Roket meledak di udara usai ditangkal rudal anti serangan udara Israel.

Sebagai aksi balasan, sejumlah jet tempur membombardir "situs pembuatan senjata” milik Hamas di selatan Gaza, pada Selasa (19/4) dini hari, kata militer di markasnya di Tel Aviv. Hingga kini, tidak satu pun kelompok bersenjata Palestina mengklaim bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Insiden di Gaza melengkapi Ramadan penuh kekerasan bagi warga Palestina, menyusul eskalasi antara demonstran dan kepolisian Israel di Haram al-Sharif.

Setahun silam, eskalasi serupa memicu perang selama 11 hari di Gaza. Senin kemarin, polisi Israel mengumumkan telah menangkap 11 warga Palestina dalam serangkaian aksi penggerebekan di Tepi Barat Yordan.

Di Jenin, aparat keamanan Israel mengaku mendapat lemparan batu dan bom molotov. "Tentara diperintahkan merespons dengan menggunkan peluru tajam terhadap tersangka yang melemparkan bahan peledak,” kata petinggi militer Israel.

Akibatnya dua orang warga mengalami luka serius, lapor Kementerian Kesehatan Palestina. Dalam beberapa pekan terakhir, sedikitnya 26 warga Palestina tewas dalam aksi aparat keamanan Israel.

Sebagian besar tewas dalam bentrokan atau karena menyerang tentara dengan senjata tajam atau bahan peledak. Namun begitu, setidaknya dua warga sipil tak berdosa juga dilaporkan tewas ditembak aparat.

Prahara diplomasi di Timur Tengah Serangan kepolisian Israel terhadap demonstran Palestina yang membarikade diri di dalam Masjid al-Aqsa turut memicu respons dari jiran Arab.

baca juga

Yordania dan Mesir, yang selama ini saling mengkoordinasikan situasi kemaanan dengan Israel, mengecam serangan terhadap al-Aqsa dan memanggil duta besarnya sebagai protes.

Perkembangan di Yerusalem ikut dibahas antara Raja Abdullah II dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi. Keduanya menyepakati "pentingnya untuk menghentikan semua langkah ilegal dan provokatif oleh Israel,” di Haram al-Sharif, lapor kantor berita AP.

Yordania berniat mengajak negara Arab lain untuk membahas situasi tersebut. Sementara itu, Amerika Serikat mengimbau semua pihak untuk "menahan diri, menghindari aksi-aksi dan retorika provokatif, serta merawat status quo yang bernilai historis,” di Haram al-Sharif, tulis Kementerian Luar Negeri, Senin (18/4).

Selasa (19/4), Dewan Keamanan PBB menjadwalkan sidang tertutup untuk membahas masalah Palestina dan Israel.

Sejak beberapa tahun terakhir, Israel berusaha menggiatkan upaya diplomatik untuk mendapat pengakuan dari negara-negara muslim, antara lain dengan mengesampingkan isu Palestina. Namun eskalasi kekerasan terbaru di Yerusalem kembali menempatkan isu tersebut sebagai pusat perhatian.

Status quo al-Aqsa Palestina sejak lama mengkhawatirkan status Haram al-Sharif sebagai situs suci umat muslim. Di atas bukit suci itu dulu berdiri Kuil Solomon yang menjadi kiblat keimanan bagi umat Yahudi.

Dalam kesepakatan dengan Palestina, warga Yahudi diizinkan untuk berkunjung ke Haram al-Sharif, tapi dilarang untuk berdoa. Status quo itu mulai goyah seiring menguatnya klaim teritorial oleh kaum nasionalis Israel dan ekstremis Yahudi terhadap situs suci tersebut.

Sejak beberapa tahun terakhir, mereka rajin mengadakan kunjungan ke Haram al-Sharif, yang memaksakan pengamanan ketat oleh kepolisian.

Ketegangan memuncak ketika beberapa pekan lalu seruan kelompok ekstremis Yahudi untuk menyembelih hewan di atas bukit suci itu menyebar di kanal-kanal media sosial Palestina.

Akibatnya warga muslim diminta untuk melindungi Masjid al-Aqsa. Jumat (15/4) lalu, pemuda Palestina dilaporkan mulai menumpuk batu di pintu masuk al-Aqsa, yang selama ini digunakan oleh peziarah Yahudi.

Kepolisian lalu merangsek masuk untuk membubarkan demonstran. Israel dicurigai ingin membagi dua Haram al-Sharif untuk membuka sinagoga bagi warga Yahudi. Cara ini pernah dipraktikkan terhadap Masjid Ibrahimi di Hebron, Tepi Barat Yordan, yang dibangun di atas Gua Makhplea, sebuah situs suci Yahudi.

Namun pemerintah Israel bersikeras tidak menggugat status quo Haram al-Sharif. rzn/as (ap,rtr)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027

Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:01 WIB

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:54 WIB

3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026

3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:49 WIB

Podcast Tiga Dara: Wamenaker Blak-blakan, Sebut Ijazah Sudah Bukan Modal Cari Kerja!

Podcast Tiga Dara: Wamenaker Blak-blakan, Sebut Ijazah Sudah Bukan Modal Cari Kerja!

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:45 WIB

Komitmen Penegakan Hukum, BRI Bantul Dukung Pengusutan Korupsi Eks Mantri

Komitmen Penegakan Hukum, BRI Bantul Dukung Pengusutan Korupsi Eks Mantri

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG

Penolakan JC Sony Sonjaya Dinilai Hambat Pengungkapan Nama-Nama Penting di Kasus MBG

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:34 WIB

Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4

Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:30 WIB

Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online

Dishub DKI Siapkan Shelter hingga Relaksasi Parkir bagi Ojek Online

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:28 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×