Antisipasi Kemacetan Parah, Menhub Minta Warga Mudik Lebih Awal

Erick Tanjung Suara.Com
Sabtu, 23 April 2022 | 17:53 WIB
Antisipasi Kemacetan Parah, Menhub Minta Warga Mudik Lebih Awal
Ilustrasi--arus mudik Lebaran 2019 di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah, Jumat (31/5/2019). [Suara.com/Adam Iyasa]

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta dukungan media massa untuk membantu pemerintah menyampaikan imbauan mudik lebih awal untuk mencegah terjadinya kepadatan di hari puncak mudik lebaran tahun ini.

“Dukungan media massa sangat vital. Oleh karenanya saya katakan peran kita baik pemerintah, media dan masyarakat, sangat penting dalam rangka menyukseskan manajemen mudik yang sudah dipersiapkan,” kata Budi Karya di Jakarta, Sabtu (23/4/2022).

Diprediksi, puncak mudik akan terjadi pada 28-30 April 2022. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk mudik lebih awal. “Hari ini (23 April 2022) adalah hari pertama anjuran untuk melakukan mudik lebih awal,” ujar dia.

Menhub menyampaikan, pada tahun ini diprediksi sekitar 85,5 juta orang akan melakukan mudik. Sektor darat menjadi yang krusial untuk ditangani karena sekitar 47 persen dari masyarakat menggunakan kendaraan pribadi, seperti mobil dan sepeda motor.

"Dengan kami imbau mudik lebih awal, diharapkan VC Ratio (perbandingan volume kendaraan dengan kapasitas jalan) tidak mencapai di atas 0,8, (macet parah),” katanya.

Lebih lanjut Menhub menjelaskan, untuk mewujudkan mudik yang aman dan sehat, pemerintah memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat diantaranya yakni: pertama, menganjurkan masyarakat melakukan vaksin booster, sebagai salah satu upaya bersama agar tetap sehat dan menekan penyebaran kasus Covid-19.

Kedua, mengimbau agar masyarakat tidak mudik menggunakan sepeda motor, karena sangat membahayakan keselamatan.

Pemerintah bersama BUMN dan swasta memberikan fasilitas program mudik gratis yang bisa dimanfaatkan pemudik yang menggunakan sepeda motornya, untuk diangkut menggunakan truk, kereta, dan kapal laut.

“Ada beberapa daerah tujuannya yakni ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bahkan untuk bus bisa sampai ke kota kecil seperti Wonosobo, Wonogiri, Klaten, dan Banyuwangi,” katanya. (Antara)

Baca Juga: Menhub Minta Polisi Tindak Tegas Bus Wisata yang Tidak Layak Operasi saat Libur Lebaran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI