Mana yang Didahulukan Puasa Syawal atau Mengganti Puasa Ramadhan? Ini Penjelasannya!

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 05 Mei 2022 | 13:53 WIB
Mana yang Didahulukan Puasa Syawal atau Mengganti Puasa Ramadhan? Ini Penjelasannya!
Ilustrasi puasa, Mana yang Didahulukan Puasa Syawal atau Mengganti Puasa Ramadhan? (Freepik)

Suara.com - Setelah merayakan Idul Fitri pada tanggal 1 Syawal, umat Muslim dianjurkan untuk puasa syawal selama 6 hari. Namun, mana yang didahulukan puasa syawal atau mengganti puasa Ramadhan?

Selama bulan Ramadhan, ada beberapa orang yang tidak bisa menjalankan puasa sebulan penuh karena berhalangan. Mereka harus menggantinya dengan puasa qadha di bulan lain. Mucnul pertanyaan mana yang didahulukan puasa syawal atau mengganti puasa ramadhan?

Pertanyaan mana yang didahulukan puasa syawal atau mengganti puasa ramadhan semakin banyak ditanyakan karena waktu pelaksanaan puasa yang berbarengan.

Agar tidak bingung, simak penjelasan lengkap berikut ini untuk menjawab mana yang didahulukan puasa syawal atau mengganti puasa ramadhan.

Mana yang Didahulukan Puasa Syawal atau Mengganti Puasa Ramadhan?

Dikutip dari NU Online, puasa syawal merupakan puasa sunnah yang sangat dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan. Seseorang yang menjalankan puasa syawal 6 hari seolah akan mendapat pahala berpuasa selama satu tahun penuh.

Lalu bagaimana jika masih memiliki utang puasa? Mana yang didahulukan puasa syawal atau mengganti puasa ramadhan?

Jawabannya adalah umat Muslim yang memiliki utang puasa dianjurkan untuk membayar utang puasa mereka terlebih dahulu, baru melanjutkannya dengan puasa syawal.

"Kalau seseorang mengqadha puasa, berpuasa nadzar, atau berpuasa lain di bulan Syawal, apakah mendapat keutamaan sunah puasa Syawal atau tidak? Saya tidak melihat seorang ulama berpendapat demikian, tetapi secara zahir, dapat. Tetapi memang ia tidak mendapatkan pahala yang dimaksud dalam hadits khususnya orang luput puasa Ramadhan dan mengqadhanya di bulan Syawal karena puasanya tidak memenuhi kriteria yang dimaksud. Karena itu sebagian ulama berpendapat bahwa dalam kondisi seperti itu ia dianjurkan untuk berpuasa enam hari di bulan Dzul qa’dah sebagai qadha puasa Syawal," (Lihat Al-Khatib As-Syarbini, Mughnil Muhtaj, Beirut, Darul Marifah, cetakan pertama, 1997 M/1418 H, juz I, halaman 654)

Jika seseorang hanya membayar utang puasa Ramadhan di bulan Syawal tanpa melanjutkannya dengan puasa syawal, maka ia tetap dinilai telah mengamalkan puasa syawal meski tidak mendapatkan ganjaran seperti yang disebutkan dalam sabda Rasulullah SAW.

Lantas, apa hukumnya jika nekat puasa syawal meski masih memiliki utang puasa Ramadhan?

Seorang umat Muslim yang memiliki utang puasa Ramadhan tanpa uzur atau kepentingan hukumnya haram menjalankan puasa syawal.

Mereka yang tidak puasa Ramadhan tanpa kepentingan wajib segera membayar utang puasanya, setelah itu diperbolehkan puasa syawal

Sementara itu, seseorang yang tidak puasa Ramadhan karena kepentingan tertentu, maka hukumnya makruh jika mengamalkan puasa syawal.

“Masalah di Tanbih dan banyak ulama menyebutkan bahwa orang yang tidak berpuasa Ramadhan karena uzur, perjalanan, masih anak-anak, masih kufur, tidak dianjurkan puasa sunah enam hari di bulan Syawal. Abu Zur‘ah berkata, tidak begitu juga. Ia tetap dapat pahala sunah puasa Syawal meski tidak mendapatkan pahala yang dimaksud karena efeknya setelah Ramadhan sebagaimana tersebut di hadits. Tetapi jika ia sengaja tidak berpuasa di bulan Ramadhan tanpa uzur, maka haram baginya puasa sunah. Masalah yang disebutkan Al-Mahamili mengikuti pandangan gurunya, Al-Jurjani. (Orang utang puasa Ramadhan makruh berpuasa sunah, kemakruhan puasa sunah bagi mereka yang tidak berpuasa Ramadhan karena uzur),” (Lihat Syamsuddin Ar-Ramli, Nihayatul Muhtaj, Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyah, cetakan ketiga, 2003 M/1424 H, juz III, halaman 208).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hukum Menikahi Sepupu Sendiri menurut Islam, Begini Penjelasan Buya Yahya

Hukum Menikahi Sepupu Sendiri menurut Islam, Begini Penjelasan Buya Yahya

News | Kamis, 05 Mei 2022 | 10:28 WIB

Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Syawal: Bacaan Latin Niat, Pengertian dan Ketentuannya

Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Syawal: Bacaan Latin Niat, Pengertian dan Ketentuannya

News | Kamis, 05 Mei 2022 | 09:05 WIB

4 Manfaat Puasa Syawal, Bisa Dapat Ganjaran 10 Kali Lipat dan Setara Puasa Setahun

4 Manfaat Puasa Syawal, Bisa Dapat Ganjaran 10 Kali Lipat dan Setara Puasa Setahun

News | Kamis, 05 Mei 2022 | 07:28 WIB

Doa Buka Puasa Syawal 6 Hari, Lengkap dengan Tulisan Latin dan Artinya

Doa Buka Puasa Syawal 6 Hari, Lengkap dengan Tulisan Latin dan Artinya

News | Rabu, 04 Mei 2022 | 16:01 WIB

Bolehkah Puasa Syawal Tidak Berturut-turut 6 Hari? Jangan Keliru, Ini Hukumnya

Bolehkah Puasa Syawal Tidak Berturut-turut 6 Hari? Jangan Keliru, Ini Hukumnya

News | Rabu, 04 Mei 2022 | 14:08 WIB

Hukum Puasa Syawal dan Puasa Utang Ramadan, Apa Boleh Digabung?

Hukum Puasa Syawal dan Puasa Utang Ramadan, Apa Boleh Digabung?

News | Rabu, 04 Mei 2022 | 08:53 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB