Tertinggal di Bus Selama Enam Jam, Balita di Australia Ditemukan Kritis

Siswanto, ABC

Minggu, 08 Mei 2022 | 10:31 WIB
Tertinggal di Bus Selama  Enam Jam, Balita di Australia Ditemukan Kritis
Ilustrasi balita (pixabay.com)

Suara.com - Seorang balita berusia tiga tahun, Nevaeh Austin, adalah satu-satunya anak yang diantar oleh bus sekolah ke tempat penitipan di Central Queensland, namun tidak diturunkan dan tertinggal selama enam jam di dalam bus.

Hal itu disampaikan oleh Detektif Inspektur Darrin Shadlow dari kepolisian setempat, Kamis (05/05), saat menjelaskan peristiwa yang terjadi hari Rabu kemarin.

Inspektur Shadlow mengatakan dua staf dari tempat penitipan anak Le Smileys di Gracemere, pinggiran Kota Rockhampton, meninggalkan bis tanpa Nevaeh sekitar pukul 09.00 kemarin.

Dikatakan, Nevaeh ditemukan enam jam kemudian dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Staf tempat penitipan anak itu menemukan Nevaeh saat dia akan jemput pulang sekolah sekitar pukul 3 sore.

"Tampaknya Nevaeh adalah satu-satunya anak di dalam bus pada saat itu," katanya.

"Jadi jelas, ketika mereka kembali ke tempat penitipan anak, supir dan satu orang lainnya di dalam bus pada saat itu, lupa bahwa Nevaeh masih ada di sana," jelas Inspektur Shadlow.

"Tampaknya telah terjadi beberapa pelanggaran prosedur, dan akibatnya kini seorang anak kecil sedang berjuang untuk tetap hidup," tuturnya.

Setelah ditemukan di dalam bus, Nevaeh selanjutnya dibawa ke dalam gedung tempat penitipan anak, di mana paramedis sempat memberikan bantuan pernafasan dalam upaya menjaganya agar tetap bernafas.

baca juga

Dia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Rockhampton, dan malamnya diterbangkan ke Brisbane, ibu kota negara bagian Australia, untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Detektif Inspektur Shadlow tidak ingin berspekulasi apakah Nevaeh akan pulih sepenuhnya.

"Dia berada dalam kondisi cukup serius tadi malam, namun saya yakin sudah sedikit stabil," katanya.

"

"Dia masih kritis, tapi syukurlah kondisinya stabil," tambahnya.

"

Duduk di kursi kiri baris kedua

Inspektur Shadlow menjelaskan Nevaeh dijemput dari rumahnya di Gracemere pada pagi hari dan duduk di kursi sebelah kiri di baris kedua dalam bus bersama tas sekolahnya ketika dia ditinggal sendiri.

Bus itu diparkir di depan tempat penitipan anak, persis di sisi pintu masuk depan.

"Kami memeriksa semua pihak dan tidak akan melewatkan apa pun dalam upaya penyelidikan," tegas Inspektur Shadlow.

"Kami menurunkan tim fotografi, penyelidik ilmiah, ahli forensik ke tempat kejadian supaya kami dapat mengungkap setiap kemungkinan dan apa yang sebenarnya terjadi," ucapnya.

Tim penyelidik juga akan memeriksa semua orang yang datang dan pergi dari tempat penitipan anak itu sepanjang hari.

"Kami akan memeriksa lebih dari sekadar supir dan staf pendukung," katanya.

Inspektur Shadlow menyebutkan bus ini adalah milik tempat penitipan anak, begitu pula supir dan staf pendukung yang adalah pekerja di sana.

Sekolah usia dini tersebut kini ditutup oleh polisi dan tidak jelas kapan akan dibuka kembali.

"Kami telah menetapkannya sebagai tempat kejadian perkara (TKP), baik bus maupun sekolahnya," ujar Inspektur Shadlow.

"Tempat ini tidak akan beroperasi sampai kami mencabut status TKP itu, yang bisa memakan waktu beberapa hari," tambahnya.

Staf kooperatif 'sampai tingkat tertentu'

Inspektur Shadlow mengatakan staf yang terlibat menunjukkan sikap "kooperatif sampai tingkat tertentu", tapi bantuan hukum telah diminta untuk mereka.

"Kami semua berdoa untuk pemulihan penuh Nevaeh," katanya.

"Keluarganya jelas putus asa dan kini mereka menemani Neveah di Brisbane," tambahnya.

Secara terpisah, Pengawas Layanan Ambulans Queensland, Jason Thompson mengatakan bahwa paramedis sempat merawat Neveah di lantai di dalam gedung sekolah itu.

"Saya masih merinding saat membicarakannya sekarang," ujarnya.

"Saat seorang anak sakit, itu traumatis, dan bila bila kondisnya kritis dan tidak sadar, hati kita turut hancur," ujarnya.

Insiden yang menimpa Nevaeh ini terjadi dua tahun setelah Malik Nicholas Floyd Namok-Malamoo, yang juga berusia tiga tahun, meninggal dunia setelah tertinggal di dalam bus di tempat penitipan anak di Edmonton, pinggiran Kota Cairns.

Seorang pejabat Pemerintah Queensland, Cameron Dick, menyatakan pihaknya berharap agar polisi dapat menyelesaikan penyelidikan mereka.

Ia mengingatkan aturan sederhana yang wajib ditaati oleh setiap pengelola tempat penitipan anak yang memberikan pelayanan antar jemput bus sekolah. Yaitu, 'Periksa lagi sebelum mengunci'.

"Itu aturan yang sangat sederhana dan saya pikir bagi banyak dari kita sulit untuk memahami bagaimana insiden ini bisa terjadi lagi," ujarnya.

Dua orang dewasa dalam satu bus sekolah

Ketua organisasi pengelola tempat penitipan anak, Australian Childcare Alliance Queensland, Majella Fitzsimmons mengatakan pemerintah telah mengubah undang-undang setelah kematian Malik.

"Mulai sekarang, harus ada dua orang yang mengawal di dalam bus. Jadi setiap bus harus memiliki dua staf, meskipun hanya satu anak atau lima anak di dalam bus tersebut," katanya.

Menurut Majella, pusat penitipan anak harus memiliki kebijakan dan prosedur untuk antar jemput anak-anak di bus sekolah dan staf harus ikut pelatihan setiap caturwulan.

Dia mengatakan sebagian besar bus penitipan anak digunakan untuk membantu keluarga rentan dan kurang mampu yang tidak memiliki mobil sendiri.

Politisi federal dari daerah itu Michelle Landry mendesak adanya evaluasi besar-besaran terhadap pusat penitipan anak.

"Pusat penitipan anak harus mematuhi apa yang seharusnya mereka patuhi," katanya.

"Kita tidak mau anak kita ditinggalkan di dalam kendaraan seperti itu, dan berakhir di rumah sakit," ujar Michelle.

Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari artikel ABC News untuk ABC Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Terkini

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir

Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:34 WIB

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

×