Pegawai Kelurahan Dipecat Disebut Gegara Pungli, Saat Tahu Gajinya Publik Malah Maklum: Pantesan

Reza Gunadha, Fita Nofiana

Rabu, 11 Mei 2022 | 16:00 WIB
Pegawai Kelurahan Dipecat Disebut Gegara Pungli, Saat Tahu Gajinya Publik Malah Maklum: Pantesan
Ilustrasi pungli [Foto: Suaraindonesia]

Suara.com - Seorang pekerja keluarahan dipecat akibat dugaan pungutan liar (pungli).

Kabar tersebut bermula dari unggahan pegawai yang curhat melalui akun Fanpage Info Cegatan Jogja. Kemudian diunggah kembali oleh akun Twitter @ndagels.

"Gimana lur pendapat kalian sudah bekerja dari tahun 2000 sampai sekarang gaji cuma satu juta," ungkap seorang pekerja di kelurahan berinisial W.

"Terus diberhentikan gaji bulan pas diberhentikan tidak dikasih, terus tidak dikasih pesangon blas, ini keluarhan Balecatur, Gamping, Sleman, Yogyakarta," tambahnya.

"Apakah manusiawi menurut kalian?" imbuhnya lagi.

Pengakuan dipecat (Twitter/@ndagels)
Pengakuan dipecat (Twitter/@ndagels)

Selang beberapa jam, unggahan tersebut direspons lansung oleh akun Facebook Kelurahan Balecatur.

Pihak kelurahan mengakui bahwa W memang baru saja diberhentikan dari pekerjaannya.

Menurut pihak kelurahan, W dipecat karena melakukan pungli dalam proses pelayanan adminduk (KK dan KTP).

"Itu (pungli) sudah dilakukan berulang-ulang dan yang bersangkutan memiliki atitude yang kurang baik," tulis akun Facebook Keluraan Balecatur.

baca juga

"Pelayanan Kelurahan Balecatur bebas biaya, gratis! dan untuk hak-hak yang bersangkutan sudah kami berikan sesuai dengan aturan," imbuhnya.

Unggahan tersebut tentu mengundang berbagai respons dari warganet. Ada yang maklum soal pungli karena gaji kecil ada juga sebaliknya.

Klarifikasi kelurahan (Twitter/@ndagels)
Klarifikasi kelurahan (Twitter/@ndagels)

"Pantesan masih banyak pungli karena gajinya segitu. Buat bensin aja udah habis berapa, belum makan," komentar warganet.

"Sebenernya musti disyukuri masih dapat pendapatan tetap tiap bulannya, masih banyak yang di bawah mbanya, asal mau capek dan ngulik bisa cari tambahan diluar jam kerja," imbuh warganet lain.

"Kalau gajinya layak, kemungkinan enggak pungli kayaknya," tulis warganet di kolom komentar.

"Ya mungkin karena digaji sejuta ngerasa enggak cukup jadi melakukan pungli," balas warganet lain.

"Gaji 1 juta per bulan kalau diakumulasikan 1000 bulan sama dengan 1 miliyar. Semua tergantung mindset," canda warganet.

Saat berita ini dibuat, unggahan tersebut telah disukai ratuan kali dengan puluhan komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepeda Motor Ditarik Paksa Debt Collector karena Cicilan Nunggak, Pria Ini Pulang Jalan Kaki

Sepeda Motor Ditarik Paksa Debt Collector karena Cicilan Nunggak, Pria Ini Pulang Jalan Kaki

Jogja | Rabu, 11 Mei 2022 | 15:38 WIB

Viral Wanita Berhijab Kumpul Minum Bir dan Merokok, Warganet: Jangan Salahin Hijabnya

Viral Wanita Berhijab Kumpul Minum Bir dan Merokok, Warganet: Jangan Salahin Hijabnya

Your Say | Rabu, 11 Mei 2022 | 15:10 WIB

Curhat User Honda Vario 160 Kena Apes Usai Hajar Lubang di Jalan, Crankcase Pecah, Build Quality Dipertanyakan

Curhat User Honda Vario 160 Kena Apes Usai Hajar Lubang di Jalan, Crankcase Pecah, Build Quality Dipertanyakan

Otomotif | Rabu, 11 Mei 2022 | 15:05 WIB

Terkini

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Ratusan Rider Cilik Adu Cepat di JMTB Pushbike Competition 2026: Semua Bawa Pulang Trofi!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:37 WIB

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

×