WhatsApp API Mekari Qontak Tawarkan Solusi Berbisnis di Era Digital

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:35 WIB
WhatsApp API Mekari Qontak Tawarkan Solusi Berbisnis di Era Digital
WhatsApp API Mekari Qontak. (Dok: Qontak)

Suara.com - Tren berbelanja online maupun bisnis digital makin digemari oleh pelaku bisnis maupun konsumen di Indonesia. Tren go digital kini banyak diadopsi para pelaku bisnis di Indonesia. Hal ini dilakukan salah satunya untuk meningkatkan penjualan serta menjangkau pasar yang lebih luas.

Kini digitalisasi bisnis menjadi salah satu strategi pemasaran yang tidak bisa dihindarkan terutama di masa pandemi. Hal tersebut juga didorong dengan adanya perubahan aktivitas konsumen yang semakin go digital untuk memenuhi kebutuhannya.

Menurut survei yang dilakukan oleh World Economic Forum, sekitar 75% perusahaan di Indonesia telah terdigitalisasi dan lebih dari setengahnya memilih otomatisasi untuk bertahan di masa pandemi. Salah satu sistem yang populer di kalangan pebisnis saat ini adalah Whatsapp API. Data dari Hootsuite mencatat bahwa sekitar 61,8% penduduk Indonesia menggunakan sosial media, dengan penggunaan WhatsApp dan Instagram di posisi tiga teratas sebagai sosial media yang paling banyak digunakan.

WhatsApp (WA) kini menjadi platform yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, sehingga banyak bisnis yang memanfaatkan WhatsApp API sebagai media pemasaran dan promosi.

Selain potensinya, pemasaran sosial media juga lebih mudah diakses, hemat biaya serta memberikan jangkauan yang lebih luas. Kegiatan layanan pelanggan juga perlahan mulai berpindah dari telepon langsung menjadi menggunakan pesan singkat (chat).

“WhatsApp Business memiliki peran penting dalam pemasaran yakni menarik perhatian pelanggan. Sehingga wajar jika WhatsApp API dinilai cukup efektif untuk meningkatkan penjualan hingga pelayanan pelanggan,” ujar SPV Growth Marketing Mekari Qontak, Brendan, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Rabu (18/5/2022).

Untuk meningkatkan pelayanan dan mempermudah kegiatan bisnis melalui WhatsApp API ini, diperlukan sistem aplikasi yang dapat mengintegrasikan berbagai saluran media sosial ke dalam satu aplikasi. Sistem ini disebut dengan Omnichannel CRM (Customer Relationship Management).

Aplikasi omnichannel CRM Qontak mengintegrasikan berbagai media sosial maupun email kedalam satu aplikasi sehingga membantu agen customer service atau pelaku bisnis bekerja lebih terkoordinasi.

Mekari Qontak merupakan perusahaan Omnichannel CRM nomor 1 di Indonesia yang juga merupakan Mitra Bisnis Resmi dari WhatsApp Business API dan Messenger API dari Instagram.

baca juga

Hanya dengan satu akun bisnis, Qontak membantu pemilik bisnis untuk menggunakan satu nomor WhatsApp untuk banyak pengguna (WhatsApp multiple device), kirim Broadcast WA secara cepat, tanpa limitasi, dan otomatis, merespons pelanggan secara otomatis dengan chatbot, kirim pesan WhatsApp blast tanpa takut terblokir, mendapatkan centang hijau WhatsApp sehingga terverifikasi resmi, serta manfaat lainnya yang dapat meningkatkan penjualan, kinerja bisnis, maupun kinerja karyawan.

Lebih dari 3000 bisnis termasuk Ajinomoto, Glints Indonesia, Telkom Indonesia, iPot Sekuritas, serta Alodokter sudah mempercayakan bisnisnya pada Qontak. Otomatisasikan bisnismu bersama Qontak sebelum ketinggalan. Untuk mengetahui lebih banyak tentang Qontak dapat menghubungi tim Qontak melalui Qontak.com dan dapatkan akun demo gratis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Aplikasi Video Call Gratis!

5 Rekomendasi Aplikasi Video Call Gratis!

Tekno | Rabu, 18 Mei 2022 | 07:09 WIB

Masih Nunggak Rp 65 Juta, Medina Zein Nyicil Kembalikan Uang ke Rekan Bisnis

Masih Nunggak Rp 65 Juta, Medina Zein Nyicil Kembalikan Uang ke Rekan Bisnis

Banten | Rabu, 18 Mei 2022 | 08:55 WIB

Bandung Makin Cakap Digital: Belajar Membangun Komunitas di Era Digital

Bandung Makin Cakap Digital: Belajar Membangun Komunitas di Era Digital

Your Say | Selasa, 17 Mei 2022 | 20:39 WIB

Terbanyak Se-Kalimantan, Total Pengguna QRIS di Kaltim Capai 215.298 Hingga Maret Ini

Terbanyak Se-Kalimantan, Total Pengguna QRIS di Kaltim Capai 215.298 Hingga Maret Ini

Kaltim | Selasa, 17 Mei 2022 | 21:00 WIB

Risiko Serangan Siber Hantui Digitalisasi Layanan Perbankan

Risiko Serangan Siber Hantui Digitalisasi Layanan Perbankan

News | Selasa, 17 Mei 2022 | 19:03 WIB

Seiring dengan Pengembangan Bisnis Digital Manufaktur, Startup Tjetak Resmi Berganti Nama Menjadi Manuva

Seiring dengan Pengembangan Bisnis Digital Manufaktur, Startup Tjetak Resmi Berganti Nama Menjadi Manuva

News | Selasa, 17 Mei 2022 | 16:39 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×