Beberapa Hal Penting dalam Mendapatkan Pekerjaan di Australia

Siswanto, ABC

Rabu, 18 Mei 2022 | 12:50 WIB
Beberapa Hal Penting dalam Mendapatkan Pekerjaan di Australia
Ilustrasi Pegawai Perusahaan. (pexels)

"Kemampuan bahasa juga bisa membuat kita lebih mandiri walau suami saya sendiri orang Australia," tuturnya.

"Misal kalau kita ke dokter atau ke bank, kalau pas suami tidak bisa ikut, kita masih bisa melakukannya sendiri," ujarnya.

"Juga berguna bila ada keadaan darurat misalnya memanggil ambulans atau polisi bila sesuatu terjadi dengan diri kita," kata Rachma.

Berkenaan dengan bahasa tersebut Rachma menjelaskan pengalaman lucu yang dialaminya berkenaan dengan kata-kata "slang' dalam bahasa Inggris. 

"Suamiku biasa menyebut yesterday itu yessy. Suatu hari ada kumpul keluarga, suami dan sepupunya cowok-cowok ngomong yessy-yessy," katanya.

"Saya kira mereka membicarakan cewek lain ternyata yessy itu singkatan dari yesterday," ujar Rachma.

Membentuk jaringan sosial

Dalam pengalaman Ares Rheantoro yang bekerja di industri minyak dan gas, jaringan sosial dalam industri tersebut sangat membantu untuk mendapatkan pekerjaan.

Ares sejak tahun 2017 menetap di ibukota Australia Selatan Adelaide bersama keluarganya setelah sebelumnya pernah bekerja di Indonesia dan di ibukota Uni Emirat Arab Abu Dhabi.

"Sejak tahun 2019, saya mendapatkan pekerjaan di Darwin namun karena kemudian ada pandemi, saya banyak bekerja dari rumah di Adelaide. Namun sekarang dengan perbatasan di dalam Australia juga sudah dibuka kembali saya bisa mengunjungi proyek saya di Darwin," kata Ares yang  memiliki latar belakang di teknik mesin tersebut.

Ares mengatakan dari muda dia memang sudah bercita untuk sekolah di luar negeri namun baru "kesampaian "sekarang dengan tinggal di Australia lewat jalur independent skill visa, di mana karena latar belakang pendidikannya dia langsung mendapatkan status penduduk tetap (permanent resident).

"Latar belakang pekerjaan saya memang sangat spesifik di bidang pemeriksaan jaringan pipa minyak dan gas," katanya.

Apakah orang Indonesia yang mau bekerja di luar negeri perlu belajar bidang yang spesifik?

"Menurut saya di bidang teknik yang saya tekuni, untuk orang Indonesia yang punya kemampuan di bidang ini pasti dibutuhkan di sini," katanya.

Menurut Ares ada tiga model rekrutmen yang dilakukan oleh berbagai perusahaan di Australia dalam mencari tenaga kerja baru terutama di bidang teknik.

"Pertama mereka yang punya pengalaman dan pendidikan lokal. Kalau mereka tidak bisa mendapatkan itu, perusahaan kemudian akan mencari orang dari dalam dulu, apakah ada yang bisa dipindahkan ke tempat lain," paparnya.

"Kalau tidak ada, kemudian apakah karyawan yang punya informasi mengenai teman atau relasi yang bisa bekerja di bidang ini. Nah kalau sudah tidak dapat juga baru kemudian mereka mencari ke luar," kata Ares lagi.

Sama seperti Rachma, Ares mengatakan kemampuan bahasa Inggris tentu menjadi syarat mutlak untuk bisa bekerja dengan baik di Australia.

"Apalagi di bidang teknik dan manajemen, bahasa Inggrisnya harus lebih lancar, kosa katanya harus lebih banyak," katanya.

"Saya sendiri memang masih terbatas kadang untuk berbicara suka ragu-ragu apakah ini tata bahasanya benar atau tidak, terutama berbicara di depan publik atau dalam pertemuan," kata pria kelahiran Jakarta ini.

Dari sisi ketrampilan menurut Ares, warga asal Indonesia tidaklah kalah dibandingkan mereka yang bahkan mengenyam pendidikan di Australia. 

Dan karena masalah bahasa menurutnya sebagian orang kemudian mencari cara ilegal untuk masuk ke Australia.

"Karena itu mereka kemudian malah akhirnya ditipu. Mungkin karena keterbatasan bahasa Inggris, mereka percaya dengan orang lain yang bisa menjanjikan cara untuk masuk ke Australia," papar Ares.

Pandangan dari sisi mereka yang memerlukan pekerja

Lalu dari sisi majikan di Australia apa saja persyaratan yang mereka maui dari seseorang yang ingin bekerja?

Bernie Lokman adalah warga asal Indonesia yang sudah pindah ke Australia bersama orang tuanya sejak tahun 2002.

Pada awalnya mereka menetap di ibu kota Australia Barat Perth namun Bernie sekarang sudah bekerja hampir 10 tahun menjadi salah seorang manajer gerai kopi terkenal dari Amerika Serikat Starbucks di Melbourne.

Sama seperti Rachma dan Ares, Bernie mengatakan kemampuan berbahasa Inggris tentu dibutuhkan untuk bisa bekerja di sini.

"Juga kalau ingin bekerja di bidang hospitality seperti di cafe dan restoran, pengalaman apa pun di bidang ini akan lebih baik dibandingkan pengalaman magang atau pengalaman kerja di sekolah atau di universitas," katanya kepada ABC Indonesia.

Menurut Bernie ketika mengirimkan lamaran untuk bekerja, ada beberapa hal yang disarankannya.

"Jangan mengisi CV dengan terlalu banyak informasi yang tidak relevan.

"Semakin jelas dan padat lebih baik. Kadang seseorang diterima bekerja karena kejujuran dan keinginan yang bersangkutan untuk bekerja," katanya lagi.

Dalam pekerjaannya Bernie mengatakan dia pernah terlibat dalam merekrut karyawan baru dan pernah mewawancarai mereka yang berasal dari Indonesia.

"Kelemahan utama mereka adalah bahasa. Banyak orang Indonesia yang cenderung berteman dengan sesama mereka, dan tidak berusaha meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris," katanya.

Secara pribadi Bernie mengatakan tidak suka dengan sikap mental beberapa warga asal Indonesia yang datang ke Indonesia.

"Saya tidak suka dengan mentalitas 'sama-sama orang Indonesia'  dan saya tidak akan menerima mereka sama sekali kalau mereka mengungkapkan hal tersebut," katanya.

Juga menurutnya sebagian misalnya mahasiswa asal Indonesia yang ingin bekerja sambilan di sela-sela studi mereka kurang memiliki kematangan pribadi dan kurang pengalaman.

"Mereka tidak didorong oleh orang tua mereka mungkin untuk bekerja di bidang yang dianggap 'remeh' seperti cafe atau restoran, sehingga mereka kehilangan kesempatan untuk tumbuh sebagai pribadi ketika masih muda," tambahnya.

Bernie mengatakan kadang mereka yang berasal dari kota-kota besar di Indonesia yang sudah memiliki kemampuan berbahasa Inggris masih kurang menguasai bahasa Inggris yang halus.

"Misalnya mereka menggunakan kata 'what do you want, dan bukannya yang lebih halus yaitu what would you like (to have), yang artinya sama-sama 'apa yang anda ingin pesan atau beli," paparnya.

Simak artikel lainnya dari ABC Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 22:14 WIB

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:55 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya

Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 21:32 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB

Tayang Besok Pagi di ANTV, Ini 7 Fakta Kuch Kuch Hota Hai yang Mungkin Jarang Orang Tahu

Tayang Besok Pagi di ANTV, Ini 7 Fakta Kuch Kuch Hota Hai yang Mungkin Jarang Orang Tahu

Entertainment | Senin, 15 Juni 2026 | 21:19 WIB

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:07 WIB

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:04 WIB

Ditjen Bina Pemdes 'Todong' Pemkab Muna Segera Tata Ratusan Posyandu, Ada Apa?

Ditjen Bina Pemdes 'Todong' Pemkab Muna Segera Tata Ratusan Posyandu, Ada Apa?

News | Senin, 15 Juni 2026 | 09:10 WIB

Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia

Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 20:57 WIB

Terkini

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 22:14 WIB

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:55 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:07 WIB

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:04 WIB

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:43 WIB

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:40 WIB

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:28 WIB