Ditolak Masuk Singapura, UAS Sindir Perbedaan Sikap Gubernur Riau: Before-After Pilkada

Farah Nabilla | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 19 Mei 2022 | 12:35 WIB
Ditolak Masuk Singapura, UAS Sindir Perbedaan Sikap Gubernur Riau: Before-After Pilkada
Ustaz Abdul Somad

Suara.com - Ustaz Abdul Somad (UAS) belakangan menjadi perhatian publik lantaran ditolak masuk ke Singapura padaSenin (16/5/2022).

Berbagai tokoh memberikan tanggapan hingga dukungan pada UAS, termasuk Gubernur Riau, Syamsuar.

Syamsuar menyebut bahwa ia turut prihatin atas penolakan UAS di Singapura.

Tanggapan Syamsuar nyatanya malah disentil oleh UAS sendiri.

UAS menapilkan perbedaan yang kontras mengenai tanggapan Syamsuar pada permasalah UAS dari sebelum dan sesudah Pilkada.

UAS Sentil Gubernur di Instagram

Pada akun Instagram miliknya, UAS mengunggah tangkapan layar dua pemberitaan tentang Gubernur Riau yang terkait dengannya.

Pada salah satu foto, UAS menampakkan artikel tentang Syamsuar yang tak mau ikut campur soal UAS. Artikel tersebut terkait tanggapan Syamsuar soal kasus UAS tentang Salib pada tahun 2019.

Pada foto tersebut, UAS membubuhkan keterangan "Sesudah jadi gubernur".

Sindiran UAS ke Gubernur Riau (instagram.com/ustadzabdulsomad_official/)
Sindiran UAS ke Gubernur Riau (instagram.com/ustadzabdulsomad_official/)

Sementara pada foto lainnya adalah tanggapan Syamsuar terkait isu deportasi UAS yang mengaku merasa prihatin.

Foto tersebut ditulisi keterangan "Menjelang 2024".

Lebih jauh, UAS juga menyebut bahwa sikap Syamsuar yang berbeda tersebut terjadi sebelum dan setelah Pilkada.

"Before after Pilkada," tulis UAS di caption.

Sentilan UAS tersebut sontak mendapatkan berbagai respons dari warganet.

"Keras," tulis Felix Siauw di kolom komentar.

"Makin kelihatan ustaz mana yang pansos ke ustaz, tetap istiqomah semangat," tambah warganet.

"Takut kehilangan jabatan," tulis warganet di kolom komentar.

"Itulah pejabat enggak barokah," timpal lainnya.

Ustaz Abdul Somad. [Istimewa]
Ustaz Abdul Somad. [Istimewa]

Terkait larangan masuk UAS di Singapura, Pihak Kementrian Dalam Negeri Singapura (MHA) memberikan rilis pres yang menjelaskan latar belakang penolakannya.

Salah satu alasan yang dipaparkan menyoal tentang ceramah UAS soal salib yang dinilai memuat ajaran ekstrimis, bertolak belakang dengan nilai multireligius masyarakat Singapura.

"Ia (UAS) juga pernah merendahkan agama lain, salah satunya adalah umat Kristiani dengan ceramahnya yang menyebut salib Kristiani sebagai tempat bersemayamnya 'jin kafir'," tulis rilis pernyataan MHA tersebut pada Selasa (17/5/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Tunjukkan Rumah dengan Pintu Seng Berkarat, Dalamnya Bak Hotel Mewah, Netizen: Ternyata Aku yang Harus Dikasihani

Pria Tunjukkan Rumah dengan Pintu Seng Berkarat, Dalamnya Bak Hotel Mewah, Netizen: Ternyata Aku yang Harus Dikasihani

Kalbar | Kamis, 19 Mei 2022 | 12:27 WIB

Detik-detik Mobil Ekspedisi Kena Palak Rp 200 Ribu di Jalan Bandung-Garut, Publik: Jabar dengan Segudang Ormasnya

Detik-detik Mobil Ekspedisi Kena Palak Rp 200 Ribu di Jalan Bandung-Garut, Publik: Jabar dengan Segudang Ormasnya

Jabar | Kamis, 19 Mei 2022 | 12:16 WIB

Disuruh Bawa Pianika, Mahasiswa PGSD Ini Malah Bawa Piano Mainan Milik Ponakan

Disuruh Bawa Pianika, Mahasiswa PGSD Ini Malah Bawa Piano Mainan Milik Ponakan

Jogja | Kamis, 19 Mei 2022 | 12:00 WIB

Viral! Gegara Sibuk Berfoto, Wisatawan Nyaris Terseret Ombak di Pantai Jungwok

Viral! Gegara Sibuk Berfoto, Wisatawan Nyaris Terseret Ombak di Pantai Jungwok

Jogja | Kamis, 19 Mei 2022 | 11:56 WIB

Kakak Minta Adiknya untuk Poligami karena Ipar Tak Kunjung Hamil, Berujung Diamuk sampai Dikunjungi Pak RT

Kakak Minta Adiknya untuk Poligami karena Ipar Tak Kunjung Hamil, Berujung Diamuk sampai Dikunjungi Pak RT

Hits | Kamis, 19 Mei 2022 | 11:59 WIB

Akhir Cerita Wanita Poliandri di Cianjur, Suami Muda Bayar Ganti Rugi Rp 10 Juta dengan Cara Dicicil

Akhir Cerita Wanita Poliandri di Cianjur, Suami Muda Bayar Ganti Rugi Rp 10 Juta dengan Cara Dicicil

Bogor | Kamis, 19 Mei 2022 | 11:49 WIB

Ibu Tertidur, Anaknya Main Sendiri ke Pantai hingga Hanyut Terseret Ombak, Tangis Histeris Bikin Nyesek

Ibu Tertidur, Anaknya Main Sendiri ke Pantai hingga Hanyut Terseret Ombak, Tangis Histeris Bikin Nyesek

News | Kamis, 19 Mei 2022 | 11:33 WIB

Terkini

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:12 WIB

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:46 WIB

Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS

Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:32 WIB