CEK FAKTA: Beredar Artikel Anggota Polisi Dimutasi ke Papua Barat Usai Ramai Kasus Safa Space, Benarkah?

Farah Nabilla, Elvariza Opita

Sabtu, 21 Mei 2022 | 11:45 WIB
CEK FAKTA: Beredar Artikel Anggota Polisi Dimutasi ke Papua Barat Usai Ramai Kasus Safa Space, Benarkah?
Tangkapan layar artikel CNN Indonesia yang memberitakan anggota polisi dimutasi ke Papua Barat karena anaknya menghina idol K-Pop dan dikaitkan dengan Safa space. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beberapa waktu lalu media sosial sangat diramaikan dengan pertengkaran antarfans idola K-Pop yang sampai membuat nama "Safa" menjadi trending topic di Twitter.

Sosoknya menjadi buah bibir warganet karena diminta mengklarifikasi cuitannya yang dianggap menyinggung lewat fitur Space di Twitter yang pada akhirnya malah menuai kontroversi bagi sebagian warganet.

Salah satunya adalah perihal ancaman bahwa ayah Safa, yang disebut-sebut sebagai anggota polisi, akan dimutasi ke Papua apabila tidak membuat permintaan maaf.

Usai ramai space tersebut, sebuah tangkapan layar artikel beredar di media sosial. Termasuk yang mengunggahnya adalah akun Twitter @alpokatmentega.

Tangkapan layar unggahan akun Twitter @alpokatmentega yang melampirkan artikel CNN Indonesia soal anggota polisi dimutasi ke Papua Barat karena anaknya menghina idol K-Pop dan dikaitkan dengan Safa space. (Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar unggahan akun Twitter @alpokatmentega yang melampirkan artikel CNN Indonesia soal anggota polisi dimutasi ke Papua Barat karena anaknya menghina idol K-Pop dan dikaitkan dengan Safa space. (Turnbackhoax.id)

Pemilik akun tampak mengunggah tangkapan layar artikel dari CNN Indonesia dengan tanggal rilis Kamis, 19 Mei 2022 pukul 09.24 WIB.

"Anggota Polisi Ini Dimutasi ke Papua Barat karena Anaknya Hina Idol K-Pop," begitulah judul yang tertera di tangkapan layar artikel CNN Indonesia tersebut, dikutip pada Sabtu (21/5/2022).

Akun Twitter @alpokatmentega juga menambahkan sebuah caption di foto tersebut. "Udah masuk media nasional, guys," ujarnya, merujuk pada besarnya sorotan terhadap space Safa dan kawan-kawan tersebut.

Namun benarkah pemberitaan soal adanya anggota polisi yang sampai dimutasi ke Papua Barat karena urusan menghina idol K-Pop ini?

PENJELASAN

Dilansir dari Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, tangkapan layar artikel yang diunggah akun Twitter @alpokatmentega ternyata tidak tepat.

Pasalnya saat dilakukan penelusuran, tidak ditemukan adanya berita terkait topik mutasi anggota polisi ke Papua Barat karena anaknya menghina idol K-Pop di situs resmi CNN Indonesia.

Tangkapan layar pencarian artikel soal anggota polisi dimutasi ke Papua Barat karena anaknya menghina idol K-Pop di situs resmi CNN Indonesia. (Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar pencarian artikel soal anggota polisi dimutasi ke Papua Barat karena anaknya menghina idol K-Pop di situs resmi CNN Indonesia. (Turnbackhoax.id)

Meski begitu, memang ditemukan sebuah artikel mengenai polisi yang dimutasi ke Papua Barat dengan foto yang sama persis seperti di unggahan @alpokatmentega, namun dengan judul yang berbeda.

Artikel tersebut ditayangkan pada 30 Desember 2021 pukul 13.33 WIB dengan judul "Polisi Penolak Laporan Warga Pulogadung Dimutasi ke Papua Barat".

Tangkapan layar artikel CNN Indonesia mengenai anggota polisi dimutasi ke Papua Barat yang sebenarnya dan tidak terkait dengan Safa space atau hina idol K-Pop. (Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar artikel CNN Indonesia mengenai anggota polisi dimutasi ke Papua Barat yang sebenarnya dan tidak terkait dengan Safa space atau hina idol K-Pop. (Turnbackhoax.id)

KESIMPULAN

Dengan demikian, tangkapan layar artikel CNN Indonesia yang diunggah akun Twitter @alpokatmentega adalah tidak benar.

Informasi tersebut bisa dikategorikan sebagai konten yang dimanipulasi atau manipulated content, yakni dengan mengubah judul dari sebuah artikel asli yang sudah beredar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Meme Safa Space Bikin Ngakak, Begini Tanggapan Lesti hingga Golongan Korea

9 Meme Safa Space Bikin Ngakak, Begini Tanggapan Lesti hingga Golongan Korea

News | Jum'at, 20 Mei 2022 | 16:16 WIB

Viral Muncul Parodi Safa Versi Cowok Bernama Dafa, Hina Marvel sampai Bawa-bawa Thanos

Viral Muncul Parodi Safa Versi Cowok Bernama Dafa, Hina Marvel sampai Bawa-bawa Thanos

Lifestyle | Jum'at, 20 Mei 2022 | 15:10 WIB

Bolehkah Umat Muslim Mengidolakan K-Pop? Ini Jawaban Buya Yahya

Bolehkah Umat Muslim Mengidolakan K-Pop? Ini Jawaban Buya Yahya

News | Jum'at, 20 Mei 2022 | 07:40 WIB

Komentari Safa Space, Kemal Palevi Kaget Fans K-Pop Ribut Bawa-Bawa Kader Golkar

Komentari Safa Space, Kemal Palevi Kaget Fans K-Pop Ribut Bawa-Bawa Kader Golkar

Entertainment | Kamis, 19 Mei 2022 | 21:10 WIB

Sambil Ngakak, Bintang Emon Minta Orang Berkaca pada Safa Space Biar Enggak Insecure

Sambil Ngakak, Bintang Emon Minta Orang Berkaca pada Safa Space Biar Enggak Insecure

Entertainment | Kamis, 19 Mei 2022 | 18:02 WIB

Terkini

75 Persen Keluarga RI Pakai Daycare, Menteri PPPA: Banyak yang Tak Berizin dan Berisiko bagi Anak!

75 Persen Keluarga RI Pakai Daycare, Menteri PPPA: Banyak yang Tak Berizin dan Berisiko bagi Anak!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:53 WIB

Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:51 WIB

Marak Kekerasan di Daycare, DPR Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Pengasuhan Anak

Marak Kekerasan di Daycare, DPR Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Pengasuhan Anak

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:43 WIB

Bukan Sekadar Teror, Polisi Didesak Sikat Otak Penyerangan Andrie Yunus!

Bukan Sekadar Teror, Polisi Didesak Sikat Otak Penyerangan Andrie Yunus!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:32 WIB

YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG

YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:23 WIB

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:17 WIB

Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang, Siapa Sapa Penerimanya

Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang, Siapa Sapa Penerimanya

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:11 WIB

Tak Ada Lagi 'Beda Nasib', Jalan Bopeng di Bawah Flyover UI Kini Mulai Mulus usai Depok Turun Tangan

Tak Ada Lagi 'Beda Nasib', Jalan Bopeng di Bawah Flyover UI Kini Mulai Mulus usai Depok Turun Tangan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:01 WIB

Dokumen Negara Tercecer di Jalanan BSD, Imigrasi: Itu Paspor Haji Milik Kemenhaj Tangsel

Dokumen Negara Tercecer di Jalanan BSD, Imigrasi: Itu Paspor Haji Milik Kemenhaj Tangsel

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:00 WIB

3,5 Jam Rekonstruksi Kasus Little Aresha: Terungkap Siksaan ke Anak Atas Instruksi Ketua Yayasan

3,5 Jam Rekonstruksi Kasus Little Aresha: Terungkap Siksaan ke Anak Atas Instruksi Ketua Yayasan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:46 WIB