facebook

Maling HP di Pasar Rebo Nyemplung ke Gorong-gorong usai Tepergok Warga, Ulahnya Bikin Repot Petugas Damkar

Agung Sandy Lesmana
Maling HP di Pasar Rebo Nyemplung ke Gorong-gorong usai Tepergok Warga, Ulahnya Bikin Repot Petugas Damkar
Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Timur melakukan pencarian terhadap maling telepon seluler yang kabur ke gorong-gorong di Cijantung, Jakarta, Minggu (22/5/2022). ANTARA/HO-Gulkarmat Jakarta Timur

"Personel balik kanan karena gorong-gorongnya terlalu jauh. Jadi sudah izin dengan para pengurus RT/RW unit dan personel balik kanan."

Suara.com - Apa pun kerap dilakukan pelaku pencurian jika aksi malingnya terpergok warga, termasuk kabur ke dalam gorong-gorong. Seperti yang terjadi di Jalan Gongseng Raya, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, pelaku pencurian itu kabur dengan cara menceburkan dirinya ke dalam gorong-gorong setelah aksinya terpergok oleh korbannya. 

Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Agung Ardiansyah mengatakan, pelaku menceburkan diri setelah aksinya mencuri di salah satu rumah pada Minggu (22/5) pagi dipergoki korban.

"Pelaku masuk ke rumah korban dengan cara merusak pintu rumah. Kerugian dua unit telepon seluler. Diduga pelaku diteriaki maling oleh korbannya," kata Agung seperti dikutip dari Antara, Senin (23/5/2022).

Agung menambahkan. teriakan warga tersebut membuat pelaku panik sehingga menceburkan diri ke gorong-gorong yang terbuat dari beton "U-ditch" dengan lebar sekitar 1,5 meter dan tinggi sekitar 1,5 meter.

Baca Juga: Nekat! 2 Pria di Medan Curi Atap Seng Rumah Polisi, Begini Endingnya

Ulah pelaku itu membuat warga dan petugas kesulitan untuk mencari pelaku. Akhirnya petugas meminta bantuan Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur.

Kepala Seksi (Kasi) Operasional Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, pihaknya mendapat laporan permintaan evakuasi pukul 09.30 WIB.

Setelah mendapat laporan permintaan bantuan evakuasi, Gulkarmat Jakarta Timur melakukan pencarian dengan menyusuri sepanjang aliran gorong-gorong di Jalan Gongseng Raya.

Namun hingga pukul 10.10 WIB pelaku tidak ditemukan sehingga pencarian dihentikan karena pertimbangan aliran gorong-gorong terlampau jauh.

"Personel balik kanan karena gorong-gorongnya terlalu jauh. Jadi sudah izin dengan para pengurus RT/RW unit dan personel balik kanan," ujar Gatot

Baca Juga: Warga Pakis Malang Duel dengan Maling Bersenjata Linggis

Komentar