5 Fakta Banjir Rob Semarang: Mengancam 8.000 KK hingga Ketinggian Air 2 Meter

Rifan Aditya

Selasa, 24 Mei 2022 | 19:19 WIB
5 Fakta Banjir Rob Semarang: Mengancam 8.000 KK hingga Ketinggian Air 2 Meter
5 Fakta Banjir Rob Semarang: Mengancam 8.000 Kepala Keluarga - Terminal Petikemas Semarang banjir rob hingga 1 meter. (Antara)

Suara.com - Banjir rob telah menerjang kawasan pesisir kota Semarang, Jawa Tengah. Terdapat beberapa fakta banjir rob Semarang yag perlu Anda ketahui.

Ada 8.000 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir yang disebabkan oleh jebolnya tanggul di wilayah Tambak Mulyo, Kelurahan Tanjung Emas, Semarang. Selain itu, apa lagi fakta banjir rob Semarang?

Lantas seperti apa kondisi banjir rob Semarang yang diakibatkan jebolnya tanggul ini dan bagaimana dampak yang ditimbulkannya? 

Perlu diketahui, bahwa tanggul tidak dapat menahan volume air laut yang semakin tinggi, sehingga sebagian kota Semarang terendam banjir setinggi dua meter. Akibatnya aktivitas karyawan di perusahaan sekitar pelabuhan terpaksa dihentikan untuk sementara waktu. 

1. Jebolnya Tanggul di Siang Hari

Sebagian kota Semarang terendam setelah jebolnya tanggul penahan air pada Senin, 23 Mei 2022 pukul 13.00 WIB siang hari. Dikutip dari Suara.com, salah seorang warga mengatakan air menggenang dengan cepat dan tinggi sekitar pukul 15.30 WIB.

2. 8.000 Kepala Keluarga Terdampak

Polda Jawa Tengah menyebutkan ada 8.000 kepala keluarga yang terdampak banjir rob yang melanda kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, kota Semarang, Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iqbal Alqudussy menyatakan bahwa diperkirakan masyarakat yang terdampak dari banjir rob ini ada sekitar 8 ribu kepala keluarga. 

baca juga

"Tidak ada korban jiwa, diperkirakan masyarakat terdampak sekitar 8 ribu warga," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudussy.

Polrestabes Semarang bersama Forkopimda sudah membuat dapur umum dan menyiapkan tempat penampungan sementara untuk masyarakat yang terdampak banjir rob ini.

3. Ketinggian Air Mencapai 2 Meter

Pekerja di kawasan Pelabuhan Tanjung Mas terpaksa berjalan kaki menerjang banjir rob. (23/5/2022). [Suara.com/Anin kartika]
Pekerja di kawasan Pelabuhan Tanjung Mas terpaksa berjalan kaki menerjang banjir rob. (23/5/2022). [Suara.com/Anin kartika]

Akibat jebolnya tanggul penahan air menyebabkan terendamnya kota Semarang bagian utara. Adapun kawasan pemukiman warga, perkantoran, pelabuhan dan pabrik terendam air rob setinggi 2 meter.

Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas juga telah mencatat ketinggian air akibat banjir rob Semarang ini menjadi 2,1 meter pada siang hari. 

4. Prediksi BMKG

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puncak Ketinggian Banjir Rob Pantura Jateng Diprediksi Hingga 25 Mei 2022, Ini Penjelasan BMKG

Puncak Ketinggian Banjir Rob Pantura Jateng Diprediksi Hingga 25 Mei 2022, Ini Penjelasan BMKG

Jawa Tengah | Selasa, 24 Mei 2022 | 17:55 WIB

Kenali Jenis-jenis Banjir, Ada yang Jadi Masalah untuk Warga Semarang

Kenali Jenis-jenis Banjir, Ada yang Jadi Masalah untuk Warga Semarang

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 17:32 WIB

Daftar Kawasan yang Terdampak Banjir di Semarang, Demak dan Sekitarnya

Daftar Kawasan yang Terdampak Banjir di Semarang, Demak dan Sekitarnya

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 16:45 WIB

5 Fakta Tanggul Jebol di Kota Semarang, Ribuan Kepala Keluarga Terdampak

5 Fakta Tanggul Jebol di Kota Semarang, Ribuan Kepala Keluarga Terdampak

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 15:50 WIB

Efek Tanggul Jebol, Potret Kondisi Tempat Parkir Pabrik Bikin Publik Prihatin, Kondisi Motor Buruh Jadi Sorotan

Efek Tanggul Jebol, Potret Kondisi Tempat Parkir Pabrik Bikin Publik Prihatin, Kondisi Motor Buruh Jadi Sorotan

Otomotif | Selasa, 24 Mei 2022 | 15:18 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×