Ramai Video Wagub Sumut, Musa Rajekshah Disebut Pelihara Satwa Liar Dilindungi, Netizen Singgung Masalah Perizinannya

Dany Garjito | Dita Alvinasari | Suara.com

Kamis, 26 Mei 2022 | 16:32 WIB
Ramai Video Wagub Sumut, Musa Rajekshah Disebut Pelihara Satwa Liar Dilindungi, Netizen Singgung Masalah Perizinannya
Musa Rajekshah pelihara satwa liar dilindungi di rumahnya (Instagram/ @pembelasatwaliar)

Suara.com - Wakil Gubernur Sumatra Utara, Musa Rajekshah, baru-baru ini diduga memelihara seekor kucing emas (Catopuma temminckii). Hewan tersebut merupakan salah satu satwa liar yang dilindungi.

Adanya fenomena pejabat publik yang memelihara satwa yang dilindungi ini membuat Garda Animalia angkat bicara. Melalui akun Instagram-nya @pembelasatwaliar, organisasi penyelamat satwa ini meminta pria yang akrab disapa Ijeck untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat luas.

Garda Animalia ini mengungkapkan bahwa peran pejabat publik dalam mengedukasi masyarakat agar tidak memelihara satwa liar sangatlah dibutuhkan.

Hal ini tidak selaras dengan Ijeck yang malah memelihara kucing emas yang diberi nama Gold ini. Melalui video yang merekam momen kedekatan Musa dengan kucing emasnya, membuat seakan-akan menunjukkan bahwa pejabat publik ini mendukung pemeliharaan satwa liar.

Hal yang dikhawatirkan dengan fenomena ini adalah angka perburuan semakin tinggi, jika banyak masyarakat umum yang mengikuti jejak pejabat publik yang memelihara satwa liar di rumah.

"Apa yang dilakukan Wagub Sumut seperti mendukung pemeliharaan terhadap satwa liar. Dengan adanya konten tersebut, kami khawatir terjadinya peningkatan keinginan masyarakat untuk memelihara satwa liar. Hal ini bisa berakibat fatal yang menyebabkan angka perburuan semakin tinggi," jelas Garda Animalia.

Melalui unggahan ini, diketahui bahwa Musa Rajekshah telah memelihara kucing emas ini sejak kecil.

Di akhir video yang diunggah oleh @pembelasatwaliar, mereka mengharapkan agar wakil gubernur Sumatra Utara ini paham bahwa tempat terbaik untuk satwa liar adalah di alam bebas bukan di dalam kandang.

"Kami mendesak Wakil Gubenur Sumatra Utara agar memberikan contoh baik pada masyarakat. Kami harap, Pak Wagub juga paham bahwa tempat terbaik untuk satwa liar bukan di dalam kandang, tetapi di alam liar," pungkas akun ini.

Unggahan ini pun menuai berbagai respons dari netizen. Banyak yang menyinggung soal perizinan memelihara satwa liar ini.

"Izinnya gimana itu ya kok bisa sampai dijadikan pet?" tanya netizen.

"Coba nyari informasinya, mana tau dia punya izin," tulis netizen.

"Iya saya setuju dan sangat mendukung sekali dengan pernyataan admin ini, dan pasti alasannya yang melihara itu sudah dapat izinnya. Jadi menurut saya harusnya yang perlu dibicarakan itu soal perizinannya kali yah, apa semudah itu buat ngasih izin melihara satwa liar baik yg dilindungi maupun yg tidak??? Menurut saya sih perihal izinnya bukan perihal memberikan contoh yg baik atau tidaknya," terang netizen.

"Masih banyak mungkin yang seperti ini, mungkin ini salah satunya yang terlihat, maybe di luaran sana para pejabat atau orang-orang kaya punya satwa liar buat di jadiin peliharaan, tapi apakah satwa liar seperti ini bisa dipelihara jika surat dan dokumen-dokumennya lengkap?? Nah kebanyakan orang-orang kayakan sanggup aja tuh buat surat-suratnya bukan seperti kami rakyat biasa yang jika punya peliaraan hewan di lindungin ditanya-tanyain surat-suratnya," kata netizen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Nenek Aniaya Cucu hingga Tewas, Tak Dibenarkan tapi Dikasihani

Viral Nenek Aniaya Cucu hingga Tewas, Tak Dibenarkan tapi Dikasihani

Entertainment | Selasa, 21 April 2026 | 21:20 WIB

Siswa SMP di Sumedang Putus Sekolah dan Harus Jualan Ayam Goreng Tepung

Siswa SMP di Sumedang Putus Sekolah dan Harus Jualan Ayam Goreng Tepung

Entertainment | Selasa, 21 April 2026 | 20:40 WIB

Viral Gadis Kelas 2 SMA dari Luar Kota Datangi Rumah Pacar, Ternyata Sudah Beristri dan Anak

Viral Gadis Kelas 2 SMA dari Luar Kota Datangi Rumah Pacar, Ternyata Sudah Beristri dan Anak

Entertainment | Selasa, 21 April 2026 | 20:20 WIB

Viral Mahasiswa Bawa Lari dan Banting Bocah, Kenapa Malah Dibela Netizen?

Viral Mahasiswa Bawa Lari dan Banting Bocah, Kenapa Malah Dibela Netizen?

Entertainment | Selasa, 21 April 2026 | 18:10 WIB

Bandingkan Suami Security dengan Mantannya yang Dokter hingga Pejabat, Perempuan Ini Kena Hujat

Bandingkan Suami Security dengan Mantannya yang Dokter hingga Pejabat, Perempuan Ini Kena Hujat

Entertainment | Selasa, 21 April 2026 | 16:34 WIB

Ada Ritual 'Tepung Tawar' Suku Dayak di Tengah Aksi Massa Kaltim, Apa Maknanya?

Ada Ritual 'Tepung Tawar' Suku Dayak di Tengah Aksi Massa Kaltim, Apa Maknanya?

Entertainment | Selasa, 21 April 2026 | 16:09 WIB

Ikut Demo, Influencer Hanna Pertiwi Sindir Pemprov Kaltim Soal Kursi Pijat Hingga KKN

Ikut Demo, Influencer Hanna Pertiwi Sindir Pemprov Kaltim Soal Kursi Pijat Hingga KKN

Entertainment | Selasa, 21 April 2026 | 15:29 WIB

TikToker Ini Ngaku Dilecehkan Ustaz Kepercayaan, Keluarga Ogah Lapor Gara-Gara Bukan Orang Kaya

TikToker Ini Ngaku Dilecehkan Ustaz Kepercayaan, Keluarga Ogah Lapor Gara-Gara Bukan Orang Kaya

Entertainment | Selasa, 21 April 2026 | 14:55 WIB

Media Barat Curigai Benda Mirip Torpedo di Selat Lombok 'Mata-mata China', Apa Fungsinya?

Media Barat Curigai Benda Mirip Torpedo di Selat Lombok 'Mata-mata China', Apa Fungsinya?

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 14:46 WIB

Debat Panas di Rosi Soal Makar, Gaya Ngomong Ulta Levenia Disebut Mirip Vicky Prasetyo

Debat Panas di Rosi Soal Makar, Gaya Ngomong Ulta Levenia Disebut Mirip Vicky Prasetyo

Entertainment | Selasa, 21 April 2026 | 14:32 WIB

Terkini

Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina

Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:06 WIB

KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya

KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:00 WIB

Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi

Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:56 WIB

Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!

Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:55 WIB

Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah

Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:50 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penjualan Phishing Tool, Pelaku Sejoli Asal NTT

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penjualan Phishing Tool, Pelaku Sejoli Asal NTT

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:46 WIB

Tembus Miliaran, Segini Banyaknya Donasi Warga Indonesia yang Sampai ke Iran

Tembus Miliaran, Segini Banyaknya Donasi Warga Indonesia yang Sampai ke Iran

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:46 WIB

2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak

2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:37 WIB

KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat

KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:35 WIB

Kawal Program MBG, Komnas HAM Susun Kajian Strategis dan SNP Hak Atas Pangan

Kawal Program MBG, Komnas HAM Susun Kajian Strategis dan SNP Hak Atas Pangan

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:34 WIB