Fakta D2 Jalur Cepat yang Dibuka Tahun Ini, Kuliah Cuma 3 Semester

Rifan Aditya

Kamis, 26 Mei 2022 | 17:34 WIB
Fakta D2 Jalur Cepat yang Dibuka Tahun Ini, Kuliah Cuma 3 Semester
fakta D2 Jalur Cepat - Ilustrasi Mahasiswa (Pixabay)

Suara.com - Program D2 jalur cepat dibuka tahun ini. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah memberikan izin kepada sejumlah politeknik untuk membuka program tersebut. Apa saja fakta D2 Jalur Cepat itu?

D-2 Jalur Cepat adalah program terobosan Ditjen Diksi yang dirancang sebagai salah satu solusi untuk menjawab tantangan ketidaksesuaian antara lulusan yang dihasilkan oleh dunia pendidikan dengan kebutuhan dari dunia usaha dan industri. Fakta D2 Jalur Cepat tidak hanya itu saja.

Ada beberapa hal menarik yang perlu kalian ketahui tentang D2 Jalur Cepat. Sehingga para siswa SMK yang nantinya ingin cepat kuliah dan mendapat kerja tidak ada salahnya mempertimbangkan program ini.

Lalu apa saja fakta D2 Jalur Cepat yang dibuka tahun ini? Simak penjelasannya berikut.

1. Pertama kali di Indonesia

Dilansir kemdikbud.go.id pada Rabu (25/5/2022), D2 Jalur Cepat menjadi tonggak sejarah baru di Indonesia dalam dunia pendidikan. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto saat Peluncuran dan Penyerahan SK Prodi D-2 Jalur Cepat Tahun 2022 di Jakarta.

“Program Studi D2 Jalur Cepat ini merupakan pertama dalam sejarah pendidikan di Indonesia,” kata Wikan.

Wikan berharap dengan adanya D2 Jalur Cepat, lulusan SMK tidak hanya baik secara jumlah tapi juga kualitas kompetensi atau level keahlian. Sehingga mencukupi kebutuhan dunia usaha dan industri.

2. Lebih cepat dari D2 Regular

baca juga

Dalam siaran pers tersebut, dijelaskan bahwa D2 Jalur Cepat hanya ditempuh dengan 3 semester saja. Program ini lebih cepat satu semester dari D2 Regular.

"Komposisinya (D2 Jalur Cepat), satu semester perkuliahan di kelas untuk memahami teori dan konsep, dan dua semester berikutnya merupakan kegiatan magang di Industri,” jelas Wikan.

Dengan begitu lulusan D2 Jalur Cepat akan lebih kompeten dan fokus pada keterampilan tertentu. Wikan ingin agar para lulusan nanti juga memiliki karakter, sikap, kepemimpinan dan kesiapan bekerja selain skill yang baik.

3. Pembelajaran di SMK jadi kredit perkuliahan

Fakta D2 Jalur Cepat berikutnya adalah pembelajaran di SMK bisa menjadi kredit perkuliahan. Dengan kata lain, beberapa pelajaran di SMK juga dihitung beberapa SKS.

"Sejak kelas satu, siswa-siswa SMK yang bermitra dengan Prodi D-2 sudah diajar oleh tiga jenis guru yaitu guru SMK, dosen politeknik, dan praktisi dari dunia usaha dan industri," Wikan memaparkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap, Pendaftaran Program Kampus Mengajar Angkatan 4 Segera Dibuka

Siap-siap, Pendaftaran Program Kampus Mengajar Angkatan 4 Segera Dibuka

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 10:14 WIB

Catat! PPDB Bekasi 2022 Jenjang SMA/SMK Dimulai 6 Juni, Berikut Syarat-syaratnya

Catat! PPDB Bekasi 2022 Jenjang SMA/SMK Dimulai 6 Juni, Berikut Syarat-syaratnya

Bekaci | Selasa, 24 Mei 2022 | 07:29 WIB

Jadwal PPDB 2022 Jakarta Terbaru: Ada 4 Jalur untuk Jenjang SMP, SMA, hingga SMK

Jadwal PPDB 2022 Jakarta Terbaru: Ada 4 Jalur untuk Jenjang SMP, SMA, hingga SMK

News | Senin, 23 Mei 2022 | 16:23 WIB

Sahabat Ganjar Gaet Pemilih Pemula, Gelar Lomba Kejuruan Siswa TKJ Soloraya

Sahabat Ganjar Gaet Pemilih Pemula, Gelar Lomba Kejuruan Siswa TKJ Soloraya

Surakarta | Sabtu, 21 Mei 2022 | 22:02 WIB

Terkini

Film "Istimewa" Segera Tayang, Mathias Muchus Sampaikan Pesan Menyentuh dan Berbagi Kisah Syuting

Film "Istimewa" Segera Tayang, Mathias Muchus Sampaikan Pesan Menyentuh dan Berbagi Kisah Syuting

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 17:18 WIB

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:16 WIB

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:15 WIB

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:10 WIB

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:05 WIB

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:04 WIB

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:02 WIB

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:00 WIB

×