Sejarah Lukisan Monalisa, Mahakarya Leonardo da Vinci yang Dilempari Kue

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 31 Mei 2022 | 20:28 WIB
Sejarah Lukisan Monalisa, Mahakarya Leonardo da Vinci yang Dilempari Kue
sejarah Lukisan Monalisa. [Dok Wikipedia]

Suara.com - Kabar lukisan Monalisa yang dilempari kue oleh orang tidak bertanggung jawab saat dipamerkan di museum Louvre, Prancis, menjadi hangat belakangan ini. Meski oknum yang menjadi pelaku sudah tertangkap, kini justru banyak orang yang tertarik dengan sejarah lukisan Monalisa yang terkenal tersebut.

Popularitas lukisan ini sendiri sepertinya sudah mendunia, dan diklaim jadi salah satu karya seni lukis terbesar yang pernah dibuat. Tidak sedikit yang belum mengetahui sejarah lukisan Monalisa sendiri. Untuk melihat sejarahnya, Anda bisa simak ulasan di poin berikut ini.

Sejarah Lukisan Monalisa

Lukisan ini sendiri dibuat oleh Leonardo da Vinci, pada tahun 1503 hingga 1519 saat ia menetap di Florence, Italia. Di era tersebut, ia mendatangi seorang bangsawan Italia untuk melukis satu sosok yang mirip dengan Bunda Maria.

Pose yang anggun, dan senyum yang hangat, mencerminkan karakter feminim dan rendah hati seperti Bunda Maria. Model dari lukisan ini sendiri bernama Lisa del Giocondo yang merupakan anggota keluarga bangsawan Gherardini yang cukup berpengaruh di Florence kala itu.

Singkat cerita, Lisa del Giocondo kemudian menikah dengan pedagang dan saudagar kain sutra besar bernama Francesco di Bartolomeo di Zanobi del Giocondo. Pasangan ini terkenal sebagai pasangan berpengaruh di Florence semasa hidupnya.

Di sinilah kemudian sosok da Vinci hadir, sebagai seorang seniman yang diminta oleh Francesco di Bartolomeo di Zanobi del Giocondo untuk melukis istrinya. Dengan iming-iming imbalan besar, ia menyetujui tugas tersebut mengingat kondisi keuangannya yang sangat buruk.

Proses melukis dilakukan selama kurang lebih satu tahun, dan sisanya adalah sejarah.

Mengalami Berkali-Kali Upaya Perusakan

baca juga

Serangan pelemparan kue yang terjadi beberapa saat lalu ini bukan kali pertama lukisan Monalisa mengalami upaya perusakan. Sebelumnya, tercatat setidaknya empat kali lukisan ini mengalami serangan, bahkan pencurian.

Serangan pernah terjadi pada tahun 1956, kala itu lukisan ini disiram dengan cairan asam oleh perusak saat dipamerkan di Montauban, Prancis. Di tahun yang sama, perusak yang berasal dari Bolivia melemparkan batu dan menyebabkan kerusakan di bagian siku kiri lukisan ini yang mengharuskan pemugaran.

Tahun 1974, saat dipajang di Museum Nasional Tokyo, seorang wanita menyemprotkan cat merah ke seluruh kotak kaca lukisan tersebut. Beruntung, tidak ada kerusakan pada penyerangan ini. Di tahun 2009 saat berada di Louvre, Paris, lukisan ini juga mengalami serangan berupa pelemparan cangkir terakota ke kotak kaca anti peluru yang melindungi lukisan tersebut.

Itu tadi sedikit sejarah lukisan Monalisa dan beberapa upaya perusakan yang dialaminya. Semoga di masa yang akan datang tidak ada lagi upaya seperti itu, dan lukisan ini terjaga keindahanya hingga masa depan.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh! Lukisan Mona Lisa di Museum Louvre Dilempari Kue oleh Pria Berwig

Duh! Lukisan Mona Lisa di Museum Louvre Dilempari Kue oleh Pria Berwig

Video | Selasa, 31 Mei 2022 | 20:00 WIB

5 Fakta Lukisan Mona Lisa Dilempari Kue oleh Pria, Pelaku Menyamar Jadi Nenek

5 Fakta Lukisan Mona Lisa Dilempari Kue oleh Pria, Pelaku Menyamar Jadi Nenek

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 18:21 WIB

Sejarah Singkat Hari Lahir Pancasila

Sejarah Singkat Hari Lahir Pancasila

Kalbar | Selasa, 31 Mei 2022 | 16:36 WIB

Sejarah hingga Tema Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022

Sejarah hingga Tema Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022

Sumut | Selasa, 31 Mei 2022 | 15:47 WIB

Lukisan Mona Lisa Kembali Jadi Sasaran Vandalisme, Kali Ini Dilempari Kue

Lukisan Mona Lisa Kembali Jadi Sasaran Vandalisme, Kali Ini Dilempari Kue

Your Say | Selasa, 31 Mei 2022 | 10:15 WIB

22 Klub Ganti Nama pada Musim 2022, Klub Sriwijaya FC Pertahankan Nama Sriwijaya FC

22 Klub Ganti Nama pada Musim 2022, Klub Sriwijaya FC Pertahankan Nama Sriwijaya FC

Sumsel | Selasa, 31 Mei 2022 | 07:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×