Dua Politisi Muslim Menjadi Menteri dalam Pemerintahan Federal Australia

Siswanto, ABC

Rabu, 01 Juni 2022 | 14:59 WIB
Dua Politisi Muslim Menjadi Menteri dalam Pemerintahan Federal Australia
Ilustrasi Australia (Pixabay/pattyjansen)

Suara.com - Untuk pertama kalinya dalam sejarah Australia, dua orang dengan latar belakang Muslim menjadi menteri dalam pemerintahan federal yang oleh Perdana Menteri Anthony Albanese disebut "inklusif seperti Australia sendiri".

Ed Husic akan dilantik sebagai Menteri Industri dan Sains dalam kabinet PM Albanese, sementara Anne Aly ditugaskan dalam portofolio non-kabinet sebagai menteri urusan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pemuda.

Di Australia, menteri-menteri yang masuk dalam jajaran kabinet akan duduk di barisan depan kursi di parlemen atau lazim disebut Front Bench, berhadap-hadapan dengan menteri bayangan dari pihak oposisi.

Sementara itu ada pula menteri dan asisten menteri yang ditunjuk untuk portofolio tertentu tapi bukan anggota kabinet.  

Ed Husic yang bernama lengkap Edham Nurredin Husic juga merupakan anggota DPR (House of Representatives) pertama yang berlatar belakang Muslim, terpilih sejak tahun 2010.

Pria kelahiran Sydney ini merupakan putra dari Hasib Husic, seorang imigran asal Bosnia yang tiba di Australia pada akhir tahun 1960-an.

Selama Partai Buruh menjadi oposisi dalam sembilan tahun terakhir, Ed Husic menjabat sebagai menteri bayangan dalam berbagai portofolio termasuk Sosial, Pertanian, dan Digital Ekonomi.

Sementara Dr Anne Aly merupakan politisi Partai Buruh dari Australia Barat, yang terpilih ke DPR Australia sejak pemilu sebelumnya.

Penunjukan Dr Anne disebut-sebut sebagai hasil kesepakatan di antara faksi-faksi dalam Partai Buruh, di mana perempuan kelahiran Mesir ini menjadi bagian dari faksi kiri.

baca juga

"Jelas saya tidak pernah membayangkan akan menjadi seorang menteri," katanya kepada wartawan.

Dr Anne tiba di Australia bersama keluarganya saat dia berusia dua tahun.

Perdana Menteri Anthony Albanese mengatakan jajaran pemerintahannya juga memecahkan rekor keterwakilan perempuan.

"Ini adalah jumlah perempuan terbesar yang pernah bertugas di kabinet Australia, dengan 10 perempuan di kabinet," kata PM Albanese.

Selama berada di oposisi, sebenarnya kabinet bayangan Partai Buruh memiliki jumlah pria dan perempuan yang sama.

Meskipun mengamankan mayoritas kursi majelis rendah (DPR), PM Albanese harus mencari beberapa pengganti untuk kementeriannya setelah mantan Menteri Bayangan Urusan Lingkungan Terri Butler dan mantan Menteri Bayangan Urusan Dalam Negeri Kristina Keneally kehilangan kursi mereka dalam Pemilu.

Upacara pelantikan hari Rabu (01/06) ini dilakukan menyusul pelantikan PM Albanese bersama beberapa menteri utama sebelumnya.

Wakil Perdana Menteri Richard Marles, Bendahara Negara Jim Chalmers, Menteri Keuangan dan Menteri Urusan Perempuan Katy Gallagher serta Menteri Luar Negeri Penny Wong telah dilantik pekan lalu bersama PM Albanese, dan dilantik kembali hari ini (01/06).

Richard Marles telah pindah dari posisi sebelumnya menjadi Menteri Pertahanan.

PM Albanese menggambarkan jajaran menteri-menterinya sebagai "sama inklusifnya dengan Australia sendiri".

Rekor lainnya terjadi dalam penunjukan Linda Burney, perempuan Aborigin pertama yang menjadi menteri untuk urusan Aborigin Australia.

Saat dilantik, Linda mendapatkan tepuk tangan meriah dari koleganya yang turut dilantik oleh Gubernur Jenderal.

Menteri perempuan lainnya, Kristy McBain yang berasal dari faksi kanan Partai Buruh juga masuk jajaran kementerian.

Penunjukan Kristy  menjadi Menteri Pembangunan Daerah dan Pemerintah Daerah merupakan lompatan jauh setelah duduk sebagai anggota DPR biasa selama dua tahun, menyusul kemenangannya di daerah pemilihan Eden-Monaro di NSW dalam Pemilu sela tahun 2020.

PM Albanese menyebut kemenangan Kristy di Dapil itu sangat penting bagi keberhasilan Partai Buruh dalam Pemilu.

PM Albanese juga telah menggeser beberapa portofolio kementerian masuk dalam kabinet dan mengeluarkan sebagian portofolio lainnya.

Portofolio Perumahan kini masuk jajaran kabinet sementara portofolio urusan Veteran dikeluarkan dari kabinet.

Anggota DPR Partai Buruh dari latar belakang Aborigin lainnya, Pat Dodson, meski tidak menjadi menteri, namun mendapat tugas khusus untuk mengawasi implementasi Pernyataan Uluru, bekerja bersama Menteri Urusan Aborigin Linda Burney.

Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari berbagai artikel ABC News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Dorong Industri Lokal Naik Kelas, Standar Mutu dan Keberlanjutan Jadi Perhatian

Dorong Industri Lokal Naik Kelas, Standar Mutu dan Keberlanjutan Jadi Perhatian

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:40 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Terkini

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

×