Ditanya Mau Berkoalisi dengan Gerindra, Surya Paloh: Setiap Saat Bisa Terjadi

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 02 Juni 2022 | 21:43 WIB
Ditanya Mau Berkoalisi dengan Gerindra, Surya Paloh: Setiap Saat Bisa Terjadi
Ketum Partai NasDem Surya Paloh. (tangkapan layar)

Suara.com - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh menanggapi adanya kemungkinan berkoalisi dengan Partai Gerindra menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Menurutnya, kemungkinan koalisi tersebut kapan saja bisa terjadi.

"Kemungkinan itu setiap saat bisa terjadi. Pepatah Inggris dari gelas ke bibir, semua bisa terjadi. Apa saja bisa terjadi. Nah, itu pepatah Inggris tua," kata Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (2/6/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Surya Paloh juga sempat mengungkapkan isi pembicaraan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang baru-baru ini menemuinya. Surya Paloh menyebut, banyak hal yang dibicarakan pada pertemuan tersebut.

"Banyak kita cerita. Kenal kan bukan baru kenal, udah berapa puluh tahun. Ya, bicara kita lepas, lepas saja kan. Tidak hanya dalam kapasitas dia sebagai Ketua Umum Gerindra, saya sebagai Ketua Umum NasDem, (tapi) sebagai teman juga," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan satu pertanyaan yang dilontarkan kepada Prabowo pada saat itu. Pertanyaannya ialah soal niat Prabowo untuk maju kembali dalam pertarungan pemilihan presiden.

"'Kamu kan gimana, Wo,' saya bilang. 'Baik? Sehat?' Kan begitu-begitu saja. 'Mau maju?' Kan kira-kira begitu," ujarnya.

Meski begitu, Surya Paloh enggan membeberkan apa jawaban yang dilontarkan Prabowo saat itu.

"Ah, itu jawaban rahasia."

baca juga

Sebelumnya pada Rabu (1/6/2022), Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto berkunjung ke NasDem Tower. Kedatangan Prabowo itu didampingi jajaran elite Gerindra. Kedatangan Prabowo di DPP NasDem itu tepat pukul 11.49 WIB.

Prabowo datang didampingi Sekjen Gerindra Muzani dan Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Sesaat sebelum memasuki lobby gedung, Prabowo sempat menyapa wartawan. Ia mengatakan kedatangannya ke NasDem Tower salah satunya untuk makan siang.

Prabowo menjelaskan agenda makan siang itu merupakan undangan khusus.

"Tidak ada agenda khusus. Saya diundang kawan saya, ya saya datang," kata Prabowo, Rabu (1/6/2022).

Adapun kedatangan Prabowo dan jajaran itu disambut sejumlah pengurus NasDem, satu di antaranya Ketua DPP NasDem Willy Aditya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekait Pertemuan dengan Surya Paloh, Pengamat: Pesan Politiknya Jelas, Membuat Prabowo PD Nyapres

Tekait Pertemuan dengan Surya Paloh, Pengamat: Pesan Politiknya Jelas, Membuat Prabowo PD Nyapres

News | Kamis, 02 Juni 2022 | 20:34 WIB

Santer Pindah ke NasDem, Taufik Sebut Banyak Pihak Menahannya Tak Keluar dari Gerindra

Santer Pindah ke NasDem, Taufik Sebut Banyak Pihak Menahannya Tak Keluar dari Gerindra

Jakarta | Kamis, 02 Juni 2022 | 20:20 WIB

Disebut Ancaman Bagi Pancasila, Surya Paloh Ungkap Ideologi yang Menjamin Kehidupan hingga Akhirat

Disebut Ancaman Bagi Pancasila, Surya Paloh Ungkap Ideologi yang Menjamin Kehidupan hingga Akhirat

News | Kamis, 02 Juni 2022 | 19:17 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×