Beri Pesan Khusus, Jokowi Perintahkan 48 PJ Kepala Daerah Tanam Bahan Pangan di Lahan Terlantar

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 07 Juni 2022 | 12:13 WIB
Beri Pesan Khusus, Jokowi Perintahkan 48 PJ Kepala Daerah Tanam Bahan Pangan di Lahan Terlantar
Presiden Joko Widodo saat menanam dan memanen tanaman pangan sorgum di Desa Laipori, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Kamis 2 Juni 2022 [SuaraSulsel.id/KSP]

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan pengarahan kepada 48 penjabat kepala daerah secara hybrid di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/6/2022). Dalam kesempatan itu, Jokowi memerintahkan kepada seluruh pj kepala daerah untuk memerhatikan soal ketahanan pangan.

Jokowi meminta kepada seluruh Penjabat kepala daerah untuk bisa memanfaatkan betul lahan milik negara yang kosong. Lahan-lahan kosong itu bisa digunakan untuk menanam bahan pangan sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

"Tadi pak presiden juga ngomong kalau ada lahan terlantar, PJ Kepala Daerah segera menanam dengan masyarakat, (tanaman) apa saja yang bisa tumbuh, meningkatkan ketahanan pangan," kata Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah di Kompleks Istana Presiden, Selasa.

Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah saat ditemui di Istana Presiden, Jakarta. (Suara.com/Ria Rizki)
Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah saat ditemui di Istana Presiden, Jakarta. (Suara.com/Ria Rizki)

Secara umum, Bachyuni menuturkan kalau Jokowi memberikan pengarahan untuk memastikan pemerintahan di daerah bisa berjalan baik. Lagi-lagi Jokowi juga mengingatkan mereka untuk membeli produk lokal pada pengadaan barang dan jasa.

Selain itu, Kepala Negara juga meminta para pj kepala daerah bisa mengedepankan upaya vaksinasi Covid-19 supaya pandemi di Tanah Air bisa segera berakhir.

Bachyuni juga menyebut kalau Jokowi memerintahkan kepada pj kepala daerah untuk memerhatikan terkait anggaran untuk Pilkada 2024.

Berbicara soal politik, Bachyuni menerangkan bahwa Jokowi mengingatkan para pj kepala daerah untuk bisa berlaku netral.

"Ya (Jokowi menekankan itu). Kita sebagai penjabat harus tegak lurus, tidak terlibat dalam politik praktis."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Soekarnoputri Bakal Kembali Dilantik Jadi Dewan Pengarah BPIP Siang Ini

Megawati Soekarnoputri Bakal Kembali Dilantik Jadi Dewan Pengarah BPIP Siang Ini

Bekaci | Selasa, 07 Juni 2022 | 10:55 WIB

Indonesia-Australia Teken Kerjasama Penguatan Ketahanan Pangan

Indonesia-Australia Teken Kerjasama Penguatan Ketahanan Pangan

Bisnis | Selasa, 07 Juni 2022 | 10:42 WIB

Jokowi Akan Lantik Lagi Megawati Soekarnoputri Jadi Dewan Pengarah BPIP

Jokowi Akan Lantik Lagi Megawati Soekarnoputri Jadi Dewan Pengarah BPIP

News | Selasa, 07 Juni 2022 | 10:40 WIB

Apa Itu Sepeda Bambu Spedagi? Sepeda Anak Bangsa yang Dipakai Jokowi Sambut PM Australia

Apa Itu Sepeda Bambu Spedagi? Sepeda Anak Bangsa yang Dipakai Jokowi Sambut PM Australia

News | Selasa, 07 Juni 2022 | 09:58 WIB

Terkini

Viral  Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:44 WIB

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:28 WIB

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:23 WIB

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB