Koalisi PKB-PKS Diprediksi Bubar di Tengah Jalan Gegara Daya Pikat Capres Cak Imin Kurang

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Jum'at, 10 Juni 2022 | 15:38 WIB
Koalisi PKB-PKS Diprediksi Bubar di Tengah Jalan Gegara Daya Pikat Capres Cak Imin Kurang
Koalisi PKB-PKS Diprediksi Bubar di Tengah Jalan Gegara Daya Pikat Capres Cak Imin Kurang. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Analis Politik sekaligus CEO & Founder Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago memandang koalisi antara PKB dan PKS kurang menarik. Sebabnya, koalisi tersebut, terutama PKB ngotot memajukan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk calon presiden (Capres) 2024 mendatang. 

Akibatnya, koalisi ini diprediksi akan bubar lantaran tidak ada partai yang tertarik bergabung. Padahal PKB dan PKS masih membutuhkan dukungan satu partai agar bisa mencalonkan presiden.

"Saya pikir ini koalisi juga gak akan menjadi seksi, enggak akan menjadi menarik dan kemungkinan juga bubar di tengah jalan. Kalau dugaan saya gitu," kata Pangi dihubungi, Jumat (10/6/2022).

Berbeda cerita, apabila nantinya PKB dan PKS dapat menghadirkan calon presiden yang memang potensial dan memiliki elektoral tinggi.

Pangi berujar jika hal tersebut bisa dilakukan maka capres tersebut akan menjadi daya rekat untuk terus membuat koalisi bertahan., bahkan bisa sampai memikat partai lain untuk bergabung.

Pengamat politik Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago.
Pengamat politik Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago.

"Kalau nanti calon presidennya itu cukup menjanjikan elektrotalnya, layak jual dan ada kemungkinan potensi untuk menang artinya elektabilitasnya itu papan atas, bukan papan tengah atau papan bawah maka automatically, menurut saya sih akan ada satu partai lagi untuk bergabung," kata Pangi.

Sementara jika PKB dan PKS tetap mencoba mengusung kader internal baik itu Cak Imin atau siapapun dari PKS, Pangi menilai koalisi akan menjadi rumit dan susah bertahan.

"Sebetulnya ada peluangnya di situ. Tapi kalau misalnya Cak Imin oke kita bangun koalisi tapi presidennya harga mati tidak bisa dinego lagi Cak Imin maka rumit itu," kata Pangi.

Sementara itu, Waketum PKB Jazilul Fawaid mengakatakan kendati PKB ingin mengusung ketua umum mereka menjadi capres, namun hal tersebut bukan merupakan harga mati.

baca juga

PKB sadar diri membutuhkan suara dan dukungan partai lain untuk bisa mengusung capres. Karena itu PKB terbuka untuk membicarakan kemungkinan mencapreskan figur lain.

"Kan PKB tidak bisa bergerak sendiri karena kurang. Kalau tidak bergerak sendiri tentu bersama-sama ya mendialogkan. Apakah Gus Muhaimin harga mati? Buat PKB harga mati, tapi kalau ada teman yang koalisi tentu bukan harga mati lagi tapi kompromi," kata Jazilul.

Cek Ombak

Pengamat politik Ujang Komarudin sebelumnya, menilai pembentukan koalisi PKB dan PKS semata untuk menyatukan basis masing-masing partai. Karena itu diperlukan perekat dalam hal ini koalisi untuk melihat respons akar rumput.

"Karena basis massa kedua partai di bawah tidak ketemu, berantem terus. Jadi kelihatannya cek pasar untuk melihat respons publik terhadap koalisi kedua partai tersebut," kata Ujang dihubungi, Jumat (10/6/2022).

Berdasarkan hal itu, ia memiliki keyakinan bahwa kedua partai tersebut tidak memiliki daya rekat yang kuat untuk mempertahankan koalisi. Sehingga bukan tidak mungkin jika ke depan koalisi PKB dan PKS akan merenggang dan bubar. Apalagi diketahui koalisi tersebut masih belum kuat dalam hal suara untuk mengusung calon presiden.

PKB dan PKS membutuhkan dukungan, paling tidak dari satu partai untuk bisa mengusung capres.

"Saya melihatnya seperti itu. Masih cari teman. Dan masih dinamis," kata Ujang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKS-PKB Pamer Kedekatan, Pengamat: Cuma Tes Ombak, Biar Basis Massa Tidak Berantem Terus

PKS-PKB Pamer Kedekatan, Pengamat: Cuma Tes Ombak, Biar Basis Massa Tidak Berantem Terus

News | Jum'at, 10 Juni 2022 | 14:50 WIB

PKB-PKS Hanya "Cek Ombak" Publik, Koalisi Diprediksi Tidak Bakal Awet

PKB-PKS Hanya "Cek Ombak" Publik, Koalisi Diprediksi Tidak Bakal Awet

News | Jum'at, 10 Juni 2022 | 14:17 WIB

PKS-PKB Pamer Kemesraan Bentuk Koalisi, Analis: Gimik Politik Saja

PKS-PKB Pamer Kemesraan Bentuk Koalisi, Analis: Gimik Politik Saja

News | Jum'at, 10 Juni 2022 | 12:02 WIB

Sebut Koalisi PKS-PKB Bikin Pilpres 2024 Berwarna, PPP: Tapi Tak Cukup Buat Usung Capres

Sebut Koalisi PKS-PKB Bikin Pilpres 2024 Berwarna, PPP: Tapi Tak Cukup Buat Usung Capres

News | Kamis, 09 Juni 2022 | 18:30 WIB

Terkini

Menilik Makna Kepemimpinan di Captain America: Brave New World, Sudah Tayang di Disney+!

Menilik Makna Kepemimpinan di Captain America: Brave New World, Sudah Tayang di Disney+!

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka! Diduga Jadi Pengepul Uang Pemerasan

Orang Kepercayaan Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka! Diduga Jadi Pengepul Uang Pemerasan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Beredar Surat Usul Impeachment Gibran dari Anggota DPR NasDem, Saan Mustopa Buka Suara

Beredar Surat Usul Impeachment Gibran dari Anggota DPR NasDem, Saan Mustopa Buka Suara

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Perang di Arab Saudi Panas Lagi, Riyadh Dibombardir Houthi

Perang di Arab Saudi Panas Lagi, Riyadh Dibombardir Houthi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Bad Days Aren't Forever, Pelukan Kecil untuk Hari-hari yang Tidak Baik

Bad Days Aren't Forever, Pelukan Kecil untuk Hari-hari yang Tidak Baik

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Bagaimana Cara Penyetaraan Ijazah Luar Negeri? Ini Syarat dan Prosedurnya

Bagaimana Cara Penyetaraan Ijazah Luar Negeri? Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Prasmanan MBG Dikritik Pakar: yang Perlu Dibenahi Pengolahan di SPPG, Bukan Penyajian

Prasmanan MBG Dikritik Pakar: yang Perlu Dibenahi Pengolahan di SPPG, Bukan Penyajian

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Butuh Bahan Bacaan? Ini 5 Rekomendasi Novel tentang Kehidupan

Butuh Bahan Bacaan? Ini 5 Rekomendasi Novel tentang Kehidupan

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Kabut Asap, Sebagian Besar Kecamatan di Pelalawan Liburkan Sekolah

Kabut Asap, Sebagian Besar Kecamatan di Pelalawan Liburkan Sekolah

Riau | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Patokan Iuran Bulan Dana ke ASN Jakarta Bikin Gaduh! PMI DKI Panggil Seluruh Pimpinan Wilayah

Patokan Iuran Bulan Dana ke ASN Jakarta Bikin Gaduh! PMI DKI Panggil Seluruh Pimpinan Wilayah

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:19 WIB

×