Rangkaian Deklarasi Kelompok Beratribut Serba Putih Dukung Anies Capres Dinilai Propaganda Hitam

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Minggu, 12 Juni 2022 | 16:38 WIB
Rangkaian Deklarasi Kelompok Beratribut Serba Putih Dukung Anies Capres Dinilai Propaganda Hitam
Ilustrasi--Sebanyak 250 orang beratribut serba putih menggelar acara deklarasi untuk mendukung Anies Baswedan sebagai Presiden RI periode 2024-2029. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Rangkaian deklarasi yang muncul untuk mendukung pencalonan Anies Baswedan sebagai calon presiden diduga hanya bagian dari settingan dengan tujuan propaganda hitam.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia mengatakan bahwa dirinya yakin ada sebuah fitnah yang memang ingin dialamatkan kepada Gubernur DKI Jakarta itu melalui deklarasi dari kelompok tertentu.

Fitnah itu berkeinginan agar Anies dianggap oleh publik telah didukung oleh kelompok-kelompok yang notabene dikenal radikal. Dengan itu diharapkan timbul kebencian terhadap Anies.

"Saya punya keyakinan bahwa ini adalah bagian dari fitnah politik yang mungkin dihadapkan kepada sosok Anies yang potensial sehingga memicu kekhawatiran kelompok-kelompok yang lain," kata Dedi dalam diskusi daring CrossCheck, Minggu (12/6/2022).

Dedi menilai serangan fitnah terhadap Anies itu bahkan sudah mulai berdatangan sebelum Anies masuk di gelanggang politik. Anies kerap disebut-sebut dekat dengan kelompok-kelompok garis keras.

"Padahal semua orang tahu, artinya lebih banyak orang tahu beliau itu jauh dari kata radikal. Ya sebut saja lah beliau rektor Paramadina. Kan tidak make sense kalau kemudian Paramadina diidentikan dengan kelompok radikal," ujar Dedi.

"Tetapi karena dalam nuansa politik di mana seteru kemudian konflik itu sengaja dimunculkan, ya terkadang isu-isu yang tidak nyambung dengan kandidat sekalipun akan tetap dipaksakan untuk dilakukan," sambung Dedi.

Industri Propaganda Hitam

Sebelumnya Dedi mengatakan bahwa kemunculan deklarasi capres dari berbagai kelompok memiliki dua sisi. Sisi baik dan sisi buruk.

baca juga

Pertama sisi baik, di mana keberadaan deklarasi membuktikan bahwa masyarakat yang turut antusias dan berperan aktif dalam mencari sosok pemimpin.

Tetapi di sisi lain, keberadaan deklarasi justru bisa digunakan sebagai kampanye hitam dari lawan politik. Dedi mencontohkan deklarasi yang ditujukan untuk mendukung Anies Baswedan sebagai capres.

Ada dua deklarasi terakhir yang menjadi sorotan, yakni dari FPI reborn dan Majelis Sang Presiden yang dianggap agenda setting-an.

"Artinya antusiasme yang direkayasa yang kemudian berbuah sebagai propaganda hitam. Salah satunya misalkan yang terjadi kepada Anies Baswedan ini," kata Dedi dalam diskusi daring CrossCheck, Minggu.

Dedi melihat gerakan deklarasi dari kelompok tertentu menjelang Pilpres sudah menjadi bagian dari bisnis dan industri. Gerakan-gerakan deklarasi memang seperti ada yang menggerakan.

Ia berujar satu kelompok yang sama bisa melakukan berbagai deklarasi, bahkan untuk tokoh yang berbeda. "Nah ini kan sudah sangat industrial sekali," tutur Dedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deklarasi Capres Disebut Jadi Industri Propaganda Hitam, Contohnya Kepada Anies Baswedan

Deklarasi Capres Disebut Jadi Industri Propaganda Hitam, Contohnya Kepada Anies Baswedan

News | Minggu, 12 Juni 2022 | 11:58 WIB

Ribuan Emak-Emak di Jabodetabek Deklarasi Dukung Ganjar Capres 2024

Ribuan Emak-Emak di Jabodetabek Deklarasi Dukung Ganjar Capres 2024

News | Minggu, 12 Juni 2022 | 08:22 WIB

Pamer Kemesraan dengan PKS, Waketum PKB Sodorkan Duet Cak Imin - Anies: Semoga Berjodoh

Pamer Kemesraan dengan PKS, Waketum PKB Sodorkan Duet Cak Imin - Anies: Semoga Berjodoh

News | Sabtu, 11 Juni 2022 | 20:46 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×