Kenapa Ikan Red Devil Dilarang di Indonesia? Ini Penjelasan tentang Ikan Mematikan!

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 16 Juni 2022 | 18:25 WIB
Kenapa Ikan Red Devil Dilarang di Indonesia? Ini Penjelasan tentang Ikan Mematikan!
Ilustrasi Ikan Red Devil - kenapa ikan red devil dilarang di Indonesia (fishtankadvisor.com)

Suara.com - Ikan iblis merah atau red devil (Cichlasoma Labiatum) merupakan jenis ikan yang hidup di air tawar. Ikan ini dianggap sebagai ikan predator yang dapat berpengaruh buruk terhadap populasi ikan di perairan air tawar. Bahkan dikabarkan bahwa ikan red devil dilarang di Indonesia. Lantas kenapa ikan red devil dilarang di Indonesia?

Ikan red devil dikenal sebagai ikan yang rakus dan dapat merusak populasi ikan endemik kian menurun. Ikan red devil juga dapat merusak dan memakan ikan-ikan yang dibudidayakan oleh nelayan.

Ikan red devil bersifat invasif dan berbahaya layaknya ikan arapaima dan piranha. Red devil dapat berkembang biak dengan cepat dan mudah beradaptasi terhadap berbagai kondisi lingkungan.

Kenapa Ikan Red Devil Dilarang di Indonesia

Karena dianggap sebagai hewan yang berbahaya bagi populasi ikan lainnya, Pemerintah merilis peraturan yang mengatur larangan ikan red devil di Indonesia. Itulah sebabnya kenapa ikan Red Devil dilarang di Indonesia.

Aturan tersebut melalui Peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan Nomor 19 tahun 2020 tentang Larangan Pemasukan, Pembudidayaan, Peredaran dan Pengeluaran Jenis Ikan Yang Membahayakan dan atau Merugikan Dalam dan Dari Perairan Negara Republik Indonesia.

Aksi brutal ikan Red Devil ini dirasakan oleh nelayan di Danau Toba, Sumatera Utara yang membuat populasi ikan endemik menjadi menurun. Di daerah lain seperti Waduk Wonorejo, Tulungagung dan Waduk Sermo, Kulon Progo, populasi ikan Red Devil kian naik yang memangsa ikan-ikan lain yang memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi.

Asal Mula Ikan Red Devil di Indonesia

Ikan Red Devil merupakan spesies ikan yang berasal dari Amerika Tengah dan beberapa negara di Asia. Pada awalnya, ikan Red Devil masuk ke Indonesia sebagai ikan hias yang dibanderol dengan harga yang mahal.

baca juga

Peneliti mengungkapkan penyebaran ikan Red Devil ini berawal dari ketidaksengajaan ikan yang lolos dari jaring beserta benih yang ditebar di sejumlah perairan. Red Devil sengaja dilepaskan oleh pemilik ikan hias tanpa ada pengkajian yang jelas mengenai sifat dan karakteristiknya.

Ikan Red Devil tergolong ikan yang mudah untuk berkembang biak. Ikan jenis betina bisa saja mengeluarkan ribuan telur dan dapat bertelur sepanjang tahun. Diketahui, ikan Red Devil merupakan omnivora yang dapat memakan tumbuhan dan ikan. 

Itulah alasan kenapa ikan Red Devil dilarang di Indonesia lantaran ikan invasif tersebut dapat merusak populasi endemik dalam perairan yang dapat merugikan para nelayan. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, BPBD DKI Imbau Warga di Wilayah Sekitar Waspada Banjir

Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, BPBD DKI Imbau Warga di Wilayah Sekitar Waspada Banjir

Jakarta | Kamis, 16 Juni 2022 | 04:40 WIB

Jamaah Calon Haji Kepri Dibekali Ikan Bilis dan Uang Saku ke Tanah Suci

Jamaah Calon Haji Kepri Dibekali Ikan Bilis dan Uang Saku ke Tanah Suci

Batam | Rabu, 15 Juni 2022 | 15:08 WIB

Banyak Makan Ikan Ternyata Meningkatkan Risiko Kena Kanker Kulit, Kok Bisa?

Banyak Makan Ikan Ternyata Meningkatkan Risiko Kena Kanker Kulit, Kok Bisa?

Health | Rabu, 15 Juni 2022 | 13:44 WIB

5 Tips Memelihara Ikan Koi di Rumah, Ini Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan

5 Tips Memelihara Ikan Koi di Rumah, Ini Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan

Lifestyle | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 22:28 WIB

Pengantin Vegan Ini Larang Keluarganya yang Omnivora Datang

Pengantin Vegan Ini Larang Keluarganya yang Omnivora Datang

Lifestyle | Sabtu, 26 Januari 2019 | 06:05 WIB

Arapaima Gigas, Ikan Predator Amazon yang Nyasar ke Indonesia

Arapaima Gigas, Ikan Predator Amazon yang Nyasar ke Indonesia

Tekno | Rabu, 27 Juni 2018 | 20:45 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×