Demokrat Sebut PDIP Ingkari Prinsip Soekarno, Bahas Pidato Tukang Bakso, Vlog Puan hingga Soal Koalisi PKS-Demokrat

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Kamis, 23 Juni 2022 | 17:10 WIB
Demokrat Sebut PDIP Ingkari Prinsip Soekarno, Bahas Pidato Tukang Bakso, Vlog Puan hingga Soal Koalisi PKS-Demokrat
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di sela-sela Rakernas PDIP di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/1/2020). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Deputi Badan Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Pusat (Bappilu DPP) Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengkritisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyusul pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyinggung masalah koalisi.

Dalam pernyataannya, Hasto menyinggung soal PDIP yang menutup peluang berkoalisi dengan PKS dan Demokrat. Ia sekaligus mengatakan soal pendukung PDIP yang merupakan wong cilik dan tidak suka bentuk kamuflase.

Menurut Kamhar, pernyataan PDIP sebagai partai wong cilik hanya sekadar kiasan. Kamhar justru menilai sebaliknya dan menganggap PDIP hanya mengeksploitasi wong cilik.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani. (Foto: kbr.id)
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani. (Foto: kbr.id)

"Menyebut sebagai partai wong cilik tapi kenyataannya merampok dan memakan jatah rakyat kecil yang sedang kesusahan diterpa bencana korupsi bansos. Berkebalikan dengan Partai Demokrat yang gemar memberi subsidi dan bansos pada rakyat sebagai kompensasi kebijakan," tutur Kamhar kepada wartawan, Kamis (23/6/2022).

Selain soal wong cilik, Kamhar juga menyoroti pidato Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyinggung soal tukang bakso.

Dalam pidatonya, Megawati memberikan wejangan kepada Puan Maharani untuk tidak mencari jodoh seperti tukang bakso. Bahkan, Kamhar menganggap yang disampaikan Megawati tersebut merendahkan pekerjaan orang lain.

"Partai Demokrat juga tak pernah melecehkan dan memandang rendah suatu profesi, berbeda dengan partainya Hasto yang meremehkan dan merendahkan tukang bakso," kata Kamhar.

Lebih lanjut, Kamhar menyoroti sikap Puan yang merekam atau membuat vlog dan mengunggah video di tengah perbincangan Megawati dengan Presiden Jokowi saat berada di sekolah partai dalam rangka Rakernas PDIP di hari pertama.

Ia menilai, tindakan Puan itu sebagai bentuk tidak adanya rasa hormat terhadap Jokowi sebagai Presiden RI. Terlebih dalam beberapa kesempatan, PDIP kerap menegaskan Jokowi yang juga kader PDIP merupakan petugas partai

baca juga

"Partai Demokrat juga partai yang tahu betul bagaimana memperlakukan dan menghormati Presiden sebagaimana mestinya, berbeda dengan partainya Hasto yang menempatkan Presiden sebagai petugas partai seperti yang viral videonya baru-baru ini yang menuai kritik dari banyak pihak," kata Hasto.

Berkaitan dengan pernyataan Hasto soal PDIP menutup peluang koalisi dengan PKS dan Demokrat, Kamhar mengingatkan, tidak ada kawan dan lawan yang abadi di dalam politik.

"Bagi yang mengerti politik, dalam politik ada pameo tak ada kawan dan lawan yang abadi, melainkan kepentingan. Pak SBY sering juga menyebutkannya sebagai 1 musuh terlalu banyak, 1.000 kawan belum cukup," ujarnya.

Sementara itu, Politikus Demokrat Irwan Fecho mengatakan, Hasto perlu memaknai ulang gotong royong membangun bangsa. Ia menilai apa yang disampaikan Hasto telah mengingkari Soekarno.

Padahal selama ini, dikatakan Irwan, PDIP dikenal sebagai partai besar dengan tradisi kuat kenegarawan Bung Karno.

"Artinya, kepentingan bangsa di atas apapun. Namun, ketika ruang-ruang komunikasi untuk membangun bangsa yang besar ini ditutup, tentu ini bertolak belakang dengan semangat gotong-royong yang menjadi spirit Bung Hasto dan kawan-kawan yang bergerak sebagai kader," tutur Irwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Bacakan Rekomendasi Hasil Rakernas II PDIP: Penetapan Capres-Cawapres yang Diusung PDIP Hak Prerogratif Ketum

Ganjar Bacakan Rekomendasi Hasil Rakernas II PDIP: Penetapan Capres-Cawapres yang Diusung PDIP Hak Prerogratif Ketum

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 16:35 WIB

Dianggap Hina Tukang Bakso saat Rakernas PDI Perjuangan, Megawati Panen Hujatan Netizen

Dianggap Hina Tukang Bakso saat Rakernas PDI Perjuangan, Megawati Panen Hujatan Netizen

Jogja | Kamis, 23 Juni 2022 | 16:32 WIB

Megawati Dituding Lecehkan Profesi Tukang Bakso, Gus Nadir Heran: Ini Kok Pada Salah Paham

Megawati Dituding Lecehkan Profesi Tukang Bakso, Gus Nadir Heran: Ini Kok Pada Salah Paham

Surakarta | Kamis, 23 Juni 2022 | 16:27 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang

Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 19:57 WIB

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 19:52 WIB

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:45 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 19:44 WIB

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:36 WIB

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

×