Guyonan Megawati Soal Papua dan Tukang Bakso Dicap Rasis, Pengelola Akun Twitter Gus Nadir Ngaku Heran

Dany Garjito, Elvariza Opita

Jum'at, 24 Juni 2022 | 14:44 WIB
Guyonan Megawati Soal Papua dan Tukang Bakso Dicap Rasis, Pengelola Akun Twitter Gus Nadir Ngaku Heran
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat berpidato dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) kedua PDIP di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Kamis (23/6/2022). (Tim media PDIP).

Suara.com - Sosok Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kembali mencuri perhatian publik. Hal ini tak lepas dari pernyataannya yang dianggap kontroversial saat Rakernas II PDI Perjuangan.

Sebagai pengingat, Megawati sempat bercanda soal tidak ingin mendapat menantu seperti tukang bakso. Selain itu, Megawati juga sempat bercanda mengenai warna kulit orang Papua dengan membawa analogi "kopi-susu".

Candaan yang disampaikannya di hadapan para kader PDIP, termasuk Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR RI Puan Maharani, inilah yang menuai pro dan kontra di kalangan warganet.

Banyak yang mengkritik Megawati karena dinilai telah menyampaikan guyonan bernuansa rasis. Namun tidak sedikit juga yang membela Megawati dan menyebutnya sebatas candaan belaka.

Salah satunya adalah Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen, atau lebih akrab disapa Gus Nadir. Lewat akun Twitter-nya, Gus Nadir mengaku heran mengapa banyak yang salah paham dengan pernyataan Megawati tersebut.

"Ini kok banyak yang salah paham sih. Suasana cair dan akrab saat pembukaan Rakernas PDI Perjuangan. Bu Mega cerita soal guyon sama anak-anaknya tentang mencari jodoh. Plus kini sudah terjadi pernikahan antar suku, termasuk di Papua -- hal yang baik sesuai Bhinneka Tunggal Ika. Mosok gak paham?" cuit pengelola akun Twitter Gus Nadir @na_dirs, Kamis (23/6/2022).

Akun Twitter tokoh NU Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir ikut berpendapat soal guyonan Papua dan tukang bakso Megawati Soekarnoputri yang dianggap rasis. (Twitter/@na_dirs)
Akun Twitter tokoh NU Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir ikut berpendapat soal guyonan Papua dan tukang bakso Megawati Soekarnoputri yang dianggap rasis. (Twitter/@na_dirs)

Gus Nadir Singgung Soal Polarisasi

Cuitan ini bukan satu-satunya pendapat yang disampaikan Gus Nadir terhadap candaan Megawati. Ia menyayangkan polarisasi yang terjadi di Indonesia saat ini membuat publik jadi sulit untuk menikmati candaan soal etnik.

"Dulu kita dengan santai bisa guyon soal etnik. Bahkan ada pelawak yang sengaja bergaya orang Betawi, Padang, Tegal, Batak, Sunda, Madura, dll sambil menertawakan kekhasan etnik masing-masing," ujarnya, dikutip Suara.com pada Jumat (24/6/2022).

baca juga

"Kita menikmatinya. Era medsos komen soal Padang atau Papua, misalnya, siap-siap dibilang rasis," lanjutnya.

Akun Twitter tokoh NU Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir ikut berpendapat soal guyonan Papua dan tukang bakso Megawati Soekarnoputri yang dianggap rasis. (Twitter/@na_dirs)
Akun Twitter tokoh NU Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir ikut berpendapat soal guyonan Papua dan tukang bakso Megawati Soekarnoputri yang dianggap rasis. (Twitter/@na_dirs)

Gus Nadir menilai candaan Megawati masih di batas wajar, menganalogikannya dengan pertimbangan orang tua agar anaknya membawa pasangan yang bibit bebet bobotnya jelas.

"Faktanya, banyak yang gak mau anaknya nikah dengan profesi tertentu atau nikah dengan etnik tertentu atau di luar etniknya. Ayoo jujur ajaaa hahahaha Kalau ini tentu gak rasis. Kalau Bu Mega yang ngomong baru rasis," tutur Gus Nadir.

Karena itulah, Gus Nadir menilai kondisi Indonesia yang sangat terpolarisasi sudah begitu gawat. "Makanya sekarang suasananya jadi gak asyik. Polarisasi bangsa ini udah gawat," jelasnya di cuitan berikutnya.

"Orang sudah gak bisa guyon, bahas santai soal apapun. Semuanya bisa digoreng dan dipersoalkan. Kita gak lagi menjadi diri sendiri. Kita hanya ngomong agar elektabilitas naik," pungkasnya.

Akun Twitter tokoh NU Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir ikut berpendapat soal guyonan Papua dan tukang bakso Megawati Soekarnoputri yang dianggap rasis. (Twitter/@na_dirs)
Akun Twitter tokoh NU Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir ikut berpendapat soal guyonan Papua dan tukang bakso Megawati Soekarnoputri yang dianggap rasis. (Twitter/@na_dirs)

Pendapat Gus Nadir Tuai Banyak Kritikan

Tidak semua warganet menyepakati apa yang disampaikan di akun Twitter Gus Nadir ini. Pasalnya saat ini publik juga sudah memiliki pandangan berbeda termasuk dalam menyikapi isu rasisme.

"Standar moral tiap zaman berbeda n gak bisa disamain. Zaman sekarang kesadaran orang akan kesetaraan gender n tidak membully fisik kan udah semakin baik," komentar warganet.

"Ya rasis juga lah. Biar ortu sendiri yang ngomong juga tetep aja bilang rasis. Bukan dari masalah sikap adil atau nggak juga konsepnya, tapi di negara yang jelas-jelas multikultural dan multiras, pemimpin politik kalo omongan nyinggung SARA ya blunder banget," tutur warganet lain.

"((Guyon)) Masalahnya yang diguyoni terima apa nggak?" ujar warganet.

"Ngomong sebagai pejabat publik, diruang publik ... saya pikir ini adalah kekeliruan .." timpal yang lainnya.

Untuk utas selengkapnya dapat dibaca di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDI Perjuangan Belum Umumkan Capres untuk Pilpres 2024, Megawati: Masih Saya Umpetin Terus

PDI Perjuangan Belum Umumkan Capres untuk Pilpres 2024, Megawati: Masih Saya Umpetin Terus

Bekaci | Jum'at, 24 Juni 2022 | 07:05 WIB

Arie Kriting Kasih Sindiran Menohok soal Megawati Singgung Kulit Hitam Orang Papua dan Tukang Bakso

Arie Kriting Kasih Sindiran Menohok soal Megawati Singgung Kulit Hitam Orang Papua dan Tukang Bakso

Video | Kamis, 23 Juni 2022 | 19:40 WIB

Ganjar Disuruh Bacakan Rekomendasi Rakernas II PDIP Soal Pilpres 2024, Djarot: Itu Ngalir Saja

Ganjar Disuruh Bacakan Rekomendasi Rakernas II PDIP Soal Pilpres 2024, Djarot: Itu Ngalir Saja

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 20:33 WIB

Dianggap Rasis, Netizen Sindir Megawati Soekarnoputri Pakai Foto Gusdur dengan Orang Papua

Dianggap Rasis, Netizen Sindir Megawati Soekarnoputri Pakai Foto Gusdur dengan Orang Papua

Batam | Jum'at, 24 Juni 2022 | 09:00 WIB

Megawati Dituding Lecehkan Profesi Tukang Bakso, Gus Nadir Heran: Ini Kok Pada Salah Paham

Megawati Dituding Lecehkan Profesi Tukang Bakso, Gus Nadir Heran: Ini Kok Pada Salah Paham

Surakarta | Kamis, 23 Juni 2022 | 16:27 WIB

Terkini

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:51 WIB

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:50 WIB

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Video | Minggu, 01 November 2026 | 20:31 WIB

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 20:30 WIB

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:20 WIB

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 20:10 WIB

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Banten | Minggu, 01 November 2026 | 20:02 WIB

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:01 WIB

×