Ukraina Resmi Jadi Kandidat Anggota Uni Eropa, Bagaimana Reaksi Rusia?

Siswanto | BBC | Suara.com

Minggu, 26 Juni 2022 | 14:23 WIB
Ukraina Resmi Jadi Kandidat Anggota Uni Eropa, Bagaimana Reaksi Rusia?
BBC

Suara.com - Ukraina telah menjadi kandidat resmi untuk keanggotaan Uni Eropa (UE), langkah pertama untuk bergabung dengan organisasi tersebut.

Prosesnya dapat berlangsung sampai bertahun-tahun dan tidak ada jaminan akan sukses. Moldova juga telah mendapat status kandidat UE.

Apa itu Uni Eropa?

UE adalah serikat ekonomi dan politik yang saat ini beranggotakan 27 negara Eropa.

Organisasi ini memungkinkan barang, jasa, dan uang bergerak secara bebas antara negara-negara anggotanya. Warga UE dapat tinggal dan bekerja di mana saja di negara-negara serikat.

UE mengoperasikan satu mata uang Eropa, euro, yang digunakan oleh lebih dari 340 juta orang di 19 negara anggotanya.

Negara-negara anggota menerapkan standar yang sama di berbagai area, termasuk keamanan makanan, pertanian, dan hak-hak pegawai.

UE juga memberi bantuan dana pada wilayah-wilayahnya yang kekurangan, untuk membantu memperkuat ekonomi mereka.

Baca juga:

Mengapa Ukraina ingin bergabung?

President Volodymyr Zelensky memulai lamaran untuk keanggotaan UE lima hari setelah Rusia menginvasi Ukraina.

Ia meminta untuk bergabung secepatnya.

Ada berbagai keuntungan finansial bila suatu negara bergabung dengan UE.

Namun, motif utama Ukraina bukanlah ekonomi, menurut Dr. Zach Paikin, dari lembaga kajian Centre of European Policy Studies.

"Keanggotaan UE akan menguatkan status Ukraina sebagai negara Eropa yang independen dan berdaulat," katanya. "Bukan sekadar bagian dari dunia Rusia."

Bagaimana reaksi Rusia?

Meskipun Presiden Vladimir Putin menentang keinginan Ukraina sejak lama untuk bergabung dengan aliansi militer NATO, ia bersikeras bahwa ia "tidak menentang" negara itu bergabung dengan UE.

Namun, Kremlin mengatakan mereka akan "semakin memperhatikan" lamaran Ukraina karena UE tengah mempertimbangkan untuk membentuk pasukan pertahanannya sendiri.

"Komponen militer, pertahanan, dan keamanan sedang didiskusikan," kata mereka. "Kami, tentu saja, mengamati semuanya dengan saksama."

Presiden Zelensky telah memperingatkan bahwa Rusia dapat melakukan tindakan balasan atas lamaran Ukraina ke UE.

"Jelas, kita bisa mengharapkan aktivitas permusuhan yang lebih besar dari Rusia," ujarnya. "Dan tidak hanya terhadap Ukraina, tapi juga terhadap negara-negara Eropa lainnya."

Bagaimana suatu negara bergabung dengan Uni Eropa?

Pertama-tama, Komisi Eropa, pemerintahan kolektif Uni Eropa, menilai apakah suatu negara cocok bergabung dengan organisasi tersebut.

Lembaga itu mempertimbangkan apakah negara tersebut memiliki pemerintahan yang stabil dan demokratis, menghormati hak asasi manusia, dan memiliki ekonomi pasar bebas.

Semua anggota UE eksisting harus setuju sebelum suatu negara dapat menjadi kandidat anggota baru.

Jika berhasil, negara tersebut harus mengadopsi semua hukum dan peraturan Uni Eropa. Ini biasanya perlu waktu beberapa tahun.

Akhirnya, negara tersebut menandatangani perjanjian yang harus disetujui secara resmi oleh semua negara Uni Eropa lainnya.

Perlu waktu berapa lama untuk bergabung dengan Uni Eropa?

Negara-negara yang baru bergabung Bulgaria, Rumania dan Kroasia, butuh waktu antara 10 dan 12 tahun.

Albania, Makedonia Utara, Montenegro dan Serbia sudah menjadi kandidat resmi selama bertahun-tahun, tetapi lamaran mereka mandek.

Turki menjadi kandidat pada 1999. Namun, prosesnya terhenti karena kekhawatiran mengenai catatan hak asasi manusianya.


Bagaimana Ukraina cocok dengan UE?

  • Daratan terluas dari negara mana pun di UE: 603.550 km persegi. Belum termasuk wilayah-wilayah Prancis di luar negeri
  • Populasi terbesar kelima: 44,13 juta
  • PDB per kapita tahunan Ukraina adalah $3.724 - sepersembilan dari rata-rata UE
  • Sudah memenuhi 30% kebutuhan gandum di UE

Bagaimana hubungan Ukraina dengan UE saat ini?

Sejak 2017, Ukraina dapat berdagang dengan negara-negara UE tanpa membayar tarif - cukai atas barang yang dikirim antar negara - berdasarkan perjanjian yang disebut association agreement.

Sebagai bagian dari persiapannya untuk mengajukan keanggotaan, Ukraina telah mengubah banyak undang-undang dan peraturannya untuk memenuhi standar UE.

Apa lagi yang perlu dilakukan Ukraina?

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan "pekerjaan bagus telah dilakukan", namun Ukraina perlu melakukan "reformasi penting" yang lebih jauh.

Ini termasuk memperkuat supremasi hukum, meningkatkan hak asasi manusia, mengurangi kekuatan oligarki, dan memberantas korupsi.

Tantangan lain adalah membersihkan sistem pengadilan Ukraina, yang telah banyak dikritik.

Bagaimana keanggotaan UE telah membantu negara-negara yang baru bergabung?

Sejak bergabung 15 tahun lalu, pendapatan nasional Rumania meningkat tiga kali lipat dan Bulgaria meningkat dua kali lipat.

Uni Eropa telah memberikan puluhan miliar euro kepada kedua negara untuk mendukung pembangunan ekonomi - misalnya, membangun jalan dan pelabuhan baru.

Antara 2014 dan 2020, Bulgaria menerima 11,2 miliar euro dan Rumania 35 miliar euro.

Namun, Transparansi Internasional berpendapat banyak uang ini telah hilang melalui korupsi.

Bulgaria tetap berada di peringkat terbawah UE dalam hal upah, kesehatan dan pendidikan, tetapi Rumania telah meningkat dari negara termiskin kedua menjadi termiskin keenam.

Sekitar 1,5 juta orang Bulgaria dan 4 juta orang Rumania telah menggunakan kebijakan "kebebasan bergerak" UE untuk bepergian ke luar negeri. Kritikus khawatir fenomena "brain drain" ini dapat merusak prospek masa depan kedua negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Prediksi Analis Militer Barat Sebut Rusia Mulai Terjepit Lawan Ukraina, Gencatan Senjata?

Prediksi Analis Militer Barat Sebut Rusia Mulai Terjepit Lawan Ukraina, Gencatan Senjata?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:30 WIB

Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas

Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:03 WIB

Vladimir Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir

Vladimir Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:28 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia

Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:36 WIB

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:16 WIB

Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk

Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 21:05 WIB

Terkini

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:55 WIB

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB

Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan

Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:41 WIB

13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini

13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:32 WIB

Seskab Teddy Borong 5 Sapi Kurban dari Irfan Hakim

Seskab Teddy Borong 5 Sapi Kurban dari Irfan Hakim

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:16 WIB

Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare

Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:59 WIB