Semakin Banyak Keluarga Muda Pindah ke Pedalaman untuk Mengejar 'Australian Dream'

Siswanto, ABC

Minggu, 26 Juni 2022 | 15:51 WIB
Semakin Banyak Keluarga Muda Pindah ke Pedalaman untuk Mengejar 'Australian Dream'
Ilustrasi properti di luar negeri. [Pixabay]

Suara.com - Pertumbuhan ekonomi di wilayah pedalaman Australia terjadi akibat perpindahan besar-besaran warga darikota, kebanyakan di antaranya berusia 24-40.

Menurut Laporan Regional Movers Index, yang disusun atas kolaborasi Regional Australia Institute (RAI) dan Commonwealth Bank, migrasi dari wilayah perkotaan ke kawasan regional meningkat 16,6 persen dalam 12 bulan terakhir.

Laporan inimelacak pergerakan penduduk antara wilayah regional dan ibu kota negara bagiandi seluruh Australia.

Pada kuartal pertama 2022, jumlah orang yang pindah dari ibu kota tercatat 9 persen lebih tinggi dari rata-rata pascapandemi dan 26,7 persen lebih tinggi dari rata-rata selama dua tahun sebelum pandemi.

Dalam periode 12 bulan terakhir hingga Maret tahun ini, 61 persen dari total arus perpindahan ini berasal dariSydney, sementara 45 persen keluar dari Melbourne.

Warga yang lahir dan besar di Melbourne, Daniel Fletcher, merupakan salah seorang yang memutuskan pindah ke wilayah pedalaman.

Bersama keluarganya, kini ia tinggal di Dalby, sekitar dua jam ke arah barat Brisbane,memiliki rumah yang lebih luas dan lebih murah.

"Alternatifnya adalah hidup terkurung di apartemen dua kamar tidur di kota," katanya kepada ABC.

"

"Kita selalu menggunakan istilah 'Australian Dream' (Australia yang diimpikan) yaitu memiliki rumah dengan halaman belakang, tempat anak-anak kami tumbuh besar. Kenyataan itu ada di sini (Dalby)," ujar Daniel.

baca juga
"

Bukan hanya masalah keterjangkauan harga yang mendorong keluarga Daniel memilih tinggai di wilayah regional.

"Di sini, anak-anak tumbuh dan menjadi bagian dari sebuah keluarga. Jauh lebih mudah untuk hidup di komunitas yang ramah daripada berusaha menjalani kehidupan yang ketat di kota besar," katanya.

Wali kota setempat, Paul McVeigh, yang dihubungi secara terpisah mengatakan tidak mengherankan bila banyak orang pindah di wilayah tersebut.

"Kami miliki daya tarik bagi generasi baru, mereka memiliki peluang karir yang bagus dan bisa mendapatkan pekerjaan yang di perkotaan akan memakan waktu bertahun-tahun," ujarnya.

Tak berencana kembali ke kota

Warga lainnya, Courtney Johnson pindah ke Dubbo di Western New South Walesdari Sydney, bersama pasangannya Chris Batemanpada Oktober tahun lalu.

"Kami menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk pergi dan satu jam untuk pulang kerja setiap hari. Sebagian besar hidup kami dihabiskan untuk bekerja dan di jalan," kata Courtney.

Ia akhirnya pindah ke Dubbo setelah majikan barunya di sana menunggu tiga bulan. Sementara Chris bisa mengaturuntuk bekerja dari rumah.

Menurut pengakuan mereka, saat ini mereka tak berencana untuk kembali ke kota.

"Kami sudah memikirkan sekolah untuk anak kami yang berusia tiga tahun," kata Courtney.

"Teman-teman kami tidak mengerti mengapa kami pindah ke sini, tapi setelah mereka mengunjungi kami, mereka akhirnya mengerti," ujarnya.

Pasangan muda ini telah membeli rumah di Dubbo karena menurut mereka hal itu lebih baik daripada menyewa.

"Kami mencoba 10 atau 12 kali membeli rumah namun selalu kalah dalam penawaran harga, jadi akhirnya mendapatkan rumah yang sebenarnya tidak begitu kami inginkan," kata Courtney.

"Tapi rumah ini lebih murah daripada harus menyewa," tambahnya.

Generasi muda memasuki pasar properti

Seorang agen properti Australia Selatan, Daniel Eramiha, menjelaskan bahwa generasi muda telah mampu masuk ke pasar perumahan di pedalaman.

"Kami melihat banyak generasi muda di Ceduna yang akhirnya memasuki pasar dengan opsi keuangan yang tersedia bagi mereka dalam enam hingga 18 bulan terakhir," katanya.

Mereka ini, katanya, telah menunjukkan tekad dan komitmen untuk tinggal di kota-kota kecil di wilayah regional.

Sementara agen properti di Port Augusta Michael Rowbottom menjelaskan semakin banyak orang yang ingin membeli properti investasi sebagai upaya untuk masuk ke pasar.

"Properti yang lebih murah atau harga menengah di bawah A$150.000 laku dengan sangat cepat," jelasnya.

Kepala ekonom Regional Australia Institute, Kim Houghton, mengatakan pergerakan generasi muda ke wilayah regional bermanfaat bagi kehidupan keluarga mereka dan perekonomian lokal.

"Mereka ini orang yang memiliki keterampilan yang sangat dibutuhkan di wilayah regional," katanya.

Sementara Paul Fowler dari Commonwealth Bank mengatakan, sekitar 85.000 lowongan pekerjaan di wilayah regional telah menjadi daya tarik tersendiri.

"Hal ini mencerminkan daya tarik dan vitalitas sekaligus kekuatan ekonomi yang mendasari seluruh kawasan regional Australia," jelasnya.

Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari artikel ABC News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:10 WIB

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

Terkini

Polisi Tutup Kasus Kim Soo Hyun, Tuduhan Eksploitasi Anak Tak Terbukti

Polisi Tutup Kasus Kim Soo Hyun, Tuduhan Eksploitasi Anak Tak Terbukti

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:46 WIB

Seoul Busters: Ketika Tim yang Dianggap Gagal Mengajarkan Arti Kerja Sama

Seoul Busters: Ketika Tim yang Dianggap Gagal Mengajarkan Arti Kerja Sama

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:40 WIB

Ini Penyebab Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Panasnya Konflik Global

Ini Penyebab Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Panasnya Konflik Global

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:39 WIB

Terbongkar! Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya ke Jantung Afrika

Terbongkar! Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya ke Jantung Afrika

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:36 WIB

UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit

UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:36 WIB

Chery Q Bakal Hadirkan Fitur 'Sultan' dalam Segmen Compact EV yang Gak Masuk Akal!

Chery Q Bakal Hadirkan Fitur 'Sultan' dalam Segmen Compact EV yang Gak Masuk Akal!

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:35 WIB

5 Rekomendasi Laptop Gaming Murah yang Sekaligus Bisa untuk Produktivitas Tinggi

5 Rekomendasi Laptop Gaming Murah yang Sekaligus Bisa untuk Produktivitas Tinggi

Tekno | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:34 WIB

PGRI Jateng Dukung Putusan MK: Anggaran MBG Jangan Lagi Ambil Jatah Pendidikan

PGRI Jateng Dukung Putusan MK: Anggaran MBG Jangan Lagi Ambil Jatah Pendidikan

Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:30 WIB

Meracik Penawar Luka Sendiri dari Buku Jika Lukamu Sedalam Laut, Ikhlasmu Harus Seluas Langit

Meracik Penawar Luka Sendiri dari Buku Jika Lukamu Sedalam Laut, Ikhlasmu Harus Seluas Langit

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:30 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 31 Juli 2026, Hoki Apa yang Menantimu?

4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 31 Juli 2026, Hoki Apa yang Menantimu?

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 08:29 WIB

×