facebook

Daftar Kontroversi Holywings: Langgar PPKM hingga Promo Miras untuk Muhammad dan Maria

Chyntia Sami Bhayangkara
Daftar Kontroversi Holywings: Langgar PPKM hingga Promo Miras untuk Muhammad dan Maria
Daftar Kontroversi Holywings (Dok. Suara.com)

Daftar Kontroversi Holywings: Pelanggaran PPKM hingga Iklan Promo

Suara.com - Kafe Holywings kembali muncul dan viral di media sosial setelah adanya kontroversi promosi minuman keras (miras) gratis untuk Muhammad dan Maria yang dianggap melakukan penistaan agama. Selain kasus itu, ternyata masih ada sederet kontroversi Holywings yang bikin heboh.

Promosi miras untuk Muhammad dan Maria tersebut berisi minuman beralkohol gratis bagi pemilik nama “Muhammad dan Maria”. Akibatnya 6 staf Holywings ditetapkan sebagai tersangka dan terancam 10 tahun penjara. Apa kontroversi Holywings selain promo miras yersebut?

Bukan hanya satu kali Holywings menuai kontroversi. Bar dan tempat hiburan malam yang berdiri tahun 2014 tersebut juga pernah dilarang beroperasi setelah melanggar peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Daftar Kontroversi Holywings

Baca Juga: Sebelum Izinnya Dicabut Pemprov DKI, FBR Geruduk Holywings Kalideres

Untuk lebih lengkapnya, simak daftar kontroversi Holywings yang dikutip dari berbagai sumber. 

1. Melanggar Aturan PPKM saat Covid-19

Pada bulan Februari 2021, Holywings Kemang, Jakarta Selatan melanggar jam operasional saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Bahkan Holywings Kemang melanggar aturan sebanyak tiga kali yakni bulan Februari, Maret dan September 2021.

Satpol PP DKI Jakarta pun melakukan penutupan sementara Holywings sebagai sanksi selama 3 hari. Selain sanksi penutupan, Satpol PP DKI Jakarta juga menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 50 juta untuk Holywings Tebet. Holywings Tebet ditindak karena melewati batas jam operasional maksimal pukul 24.00 WIB.

2. Kasus Pengeroyokan oleh Oknum Polisi

Baca Juga: Izin 12 Gerai Holywings Dicabut, Nikita Mirzani Sebagai Pemegang Saham Syok Singgung Ribuan Pengawainya

Kontroversi pengeroyokan oleh oknum polisi ini terjadi di Holywings Yogyakarta. Diduga ada dua orang anggota Polres Sleman melakukan pengeroyokan terhadap salah satu pengunjung bernama Bryan Yoga Kusuma.

Komentar