3 Jasa Rusia Terhadap Indonesia, Putin Minta Tak Melupakan Sejarah

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 02 Juli 2022 | 17:08 WIB
3 Jasa Rusia Terhadap Indonesia, Putin Minta Tak Melupakan Sejarah
jasa Rusia terhadap Indonesia - Presiden Rusia Vladimir Putin menerima kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke negara itu pada Kamis (30/6). [antara]

Suara.com - Pada kunjungan Presiden Jokowi ke Rusia menemui Presiden Vladimir Putin, Presiden Rusia ini menyinggung jasa Rusia terhadap Indonesia dalam mencapai kemerdekaan Indonesia di masa-masa dalam tekanan penjajahan.

Presiden Rusia menyebut pada masa awal kemerdekaan Indonesia, Rusia telah banyak membantu dalam pembangunan infrastruktur. Lantas apa saja sih jasa Rusia terhadap Indonesia? Kita cek informasinya di bawah ini.

Beberapa jasa Rusia terhadap Indonesia dapat dilihat dari hubungan ekonomi sampai ke bilateralnya. Rinciannya, berikut beberapa jasa Rusia terhadap Indonesia.

Jasa Rusia Terhadap Indonesia

1. Rusia menjadi tujuan ekspor potensial Indonesia

Di masa kini, Rusia telah menjadi tujuan ekspor potensial untuk produk-produk pertanian Indonesia. Perdagangan antara Indonesia dan Rusia tahun 2016 bernilai US$2,11 miliar yang menguntungkan Indonesia dengan surplus US$411 juta . 

Nilai perdagangan naik dari US$1,9 miliar pada 2015. Ekspor komoditas indonesia di luar minyak dan gas ke Rusia tumbuh 8,5 persen sampai tahun 2017. Komoditas ekspor Indonesia ke Rusia antara lain minyak sawit dan turunannya, kopi, karet, minyak kelapa dan kakao.

2. Kerjasama Militer-teknis

Dikutip dari journal-neo.org, pada awal tahun 2020, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoygu mengatakan bahwa kerja sama militer-teknis antara Rusia dan Indonesia memiliki setiap peluang untuk mencapai tingkat strategis. Menteri pertahanan Rusia mencatat bahwa kementeriannya memandang Indonesia sebagai salah satu mitra utama Rusia di kawasan Asia-Pasifik, dan dialog dengan negara ini didasarkan pada rasa saling menghormati dan persahabatan.

Ada kemungkinan besar di masa mendatang bahwa deklarasi tentang kemitraan strategis akan ditandatangani,  yang akan menjadi langkah penting dalam membangun hubungan diplomatik yang hangat dan akan memperkuat tingkat persahabatan antara kedua negara. Pada akhir Juli 2021, FSMTC Rusia mengumumkan bahwa Rusia berencana untuk memasok sejumlah jet tempur multi-peran Su-35 ke Indonesia.

Perjanjian untuk memasok 11 pesawat tempur ditandatangani kembali pada tahun 2018. Menurut FSMTC, Rusia berniat memasok senjata terbaru tersebut ke Indonesia. Kepemimpinan Rusia percaya bahwa dengan memodernisasi angkatan bersenjatanya, Indonesia akan dapat melakukan kebijakan luar negeri yang lebih independen tanpa bergantung pada pasukan luar.

3. Membantu Misi Diplomatik Indonesia ke Luar Negeri di Masa Awal Kemerdekaan

Di masa-masa awal kemerdekaan, Rusia telah membantu mempermudah Indonesia untuk misi diplomatik di dunia.  Dikutip dari wilsoncenter.org, Pada bulan April 1950 delegasi tingkat tinggi Indonesia tiba di Moskow untuk mengadakan pembicaraan tentang pertukaran misi diplomatik.

Pada saat itu Rusia masih bernama Uni Soviet. Pada tahun 1950 Uni Soviet mendukung keanggotaan Indonesia di PBB, tetapi tidak ada langkah praktis yang diambil untuk pertukaran misi diplomatik dan pengembangan hubungan Soviet-Indonesia pada tahun 1950 hingga 1954.

Tahap baru dalam hubungan Soviet-Indonesia dimulai pada tahun 1952 ketika arah politik dalam negeri Indonesia berubah. Posisi kepemimpinan secara bertahap diambil oleh kekuatan sentris dan kiri dari Partai Nasionalis Indonesia (PNI). Mereka cenderung mengabaikan kebijakan luar negeri pro-Barat secara terbuka demi jalan yang lebih seimbang, benar-benar independen, dan aktif.

Kemungkinan bertukar misi diplomatik dengan Uni Soviet dimasukkan ke dalam agenda sekali lagi. Setelah Ali Sastroamidjojo, seorang pemimpin PNI sayap kiri, berkuasa pada Maret 1954, pertukaran kedutaan yang telah lama ditunggu-tunggu antara Uni Soviet dan Republik Indonesia akhirnya terjadi. Duta Besar Indonesia pertama Subandrio tiba di Moskow dan duta besar Soviet pertama D.A. Zhukov membuka misi diplomatik Soviet di Djakarta.

Zhukov, seorang diplomat Soviet yang berpengalaman, mulai menjalin hubungan pribadi yang bersahabat dengan para pemimpin negara Indonesia yang berkuasa dan orang-orang berpengaruh di kalangan politik dan sosial Indonesia. Untuk tujuan ini ia tidak hanya menggunakan diplomat kedutaan Soviet tetapi juga perwakilan budaya dan seni Soviet. Pembentukan hubungan diplomatik penuh memberikan dorongan bagi pengembangan luas kontak timbal balik aktif di bidang sains, budaya, sastra, seni dan olahraga. 

Demikian itu jasa Rusia terhadap Indonesia. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda. 

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Asing Soroti Pernyataan Jokowi Soal Putin Siap Buka Jalur Ekspor Via Laut

Media Asing Soroti Pernyataan Jokowi Soal Putin Siap Buka Jalur Ekspor Via Laut

News | Sabtu, 02 Juli 2022 | 14:41 WIB

5 Janji Manis Putin untuk Presiden Jokowi, Beri Sinyal Bantu Proyek IKN?

5 Janji Manis Putin untuk Presiden Jokowi, Beri Sinyal Bantu Proyek IKN?

News | Jum'at, 01 Juli 2022 | 20:12 WIB

Rudal Rusia Kembali Diluncurkan ke Ukraina, 18 Orang di Wilayah Odesa Meninggal

Rudal Rusia Kembali Diluncurkan ke Ukraina, 18 Orang di Wilayah Odesa Meninggal

News | Jum'at, 01 Juli 2022 | 15:53 WIB

Vladimir Putin Saling Ejek dengan Para Pemimpin G7 Soal Foto Telanjang Dada

Vladimir Putin Saling Ejek dengan Para Pemimpin G7 Soal Foto Telanjang Dada

News | Jum'at, 01 Juli 2022 | 12:58 WIB

Diplomasi Jokowi ke Ukraina dan Rusia Diharapkan Dapat Menghasilkan Gencatan Senjata

Diplomasi Jokowi ke Ukraina dan Rusia Diharapkan Dapat Menghasilkan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 01 Juli 2022 | 12:18 WIB

Bukan Soal Kedekatan, Perbedaan Meja Putin saat Bertemu Jokowi dan Presiden Negara Lain Tenyata Punya Alasan Tersendiri

Bukan Soal Kedekatan, Perbedaan Meja Putin saat Bertemu Jokowi dan Presiden Negara Lain Tenyata Punya Alasan Tersendiri

News | Jum'at, 01 Juli 2022 | 12:10 WIB

Terkini

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:11 WIB

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:03 WIB

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:45 WIB

Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya

Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:33 WIB

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:22 WIB