facebook

Mengetahui Apa Beda Doa Qunut Sendiri dan Berjamaah

Rifan Aditya
Mengetahui Apa Beda Doa Qunut Sendiri dan Berjamaah
Ilustrasi berdoa, Apa Beda Doa Qunut Sendiri dan Berjamaah. (Freepik)

Apa beda doa qunut sendiri dan berjamaah?

Suara.com - Bacaan doa qunut menjadi amalan sunnah yang selalu dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW hingga wafat. Tahukah kalian apa beda doa qunut sendiri dan berjamaah?

Doa qunut memiliki beberapa jenis yakni qunut Subuh, qunut nazilah dan qunut witir yang dikerjakan di akhir bulan Ramadan. Nah, ada perbedaan bacaan doa qunut saat sholat sendirian dan berjamaah. Untuk tahu, apa beda doa qunut sendiri dan berjamaah simak penjelasannya berikut ini.

Perlu diketahui istilah qunut berasal dari bahasa Arab yang memiliki banyak arti antara lain: berdiri, taat, tunduk dan diam. Sementara itu, menurut ulama kata qunut adalah nama untuk doa dalam sholat pada saat tertentu ketika berdiri. 

Bacaan doa qunut dibaca pada saat gerakan i’tidal rakaat kedua pada sholat subuh atau sholat witir baik secara sendiri maupun berjamaah. Ternyata ada sedikit perbedaan antara doa qunut sendiri atau berjamaah. Lantas apa beda doa qunut sendiri dan berjamaah?

Baca Juga: Bacaan Doa Qunut Latin dan Artinya, Lengkap dengan Tata Cara Membacanya

Perbedaan Doa Qunut Sendiri dan Berjamaah

Doa qunut berisi tentang doa dan pujian kepada Allah SWT. Ada perbedaan antara bacaan doa qunut sendiri dan berjamaah. Perbedaannya pada akhir kalimat, misalnya doa qunut dibaca oleh imam saat sholat subuh berjamaah menggunakan akhir ‘na’ jika diartikan kata tersebut berarti ‘kami’.

Sementara itu bacaan doa qunut sendiri di rumah menggunakan akhiran ‘ni’ jika diartikan kata tersebut berarti ‘aku’.

Bacaan doa qunut sholat subuh secara berjamaah dan sendiri dibaca pada rakaat kedua pada saat posisi berdiri setelah membaca doa i’tidal. Berikut ini bacaan doa qunut subuh sendiri dan berjamaah.

Doa Qunut Sendiri

Baca Juga: Hukum Tidak Membaca Doa Qunut Sholat Subuh, Apakah Boleh?

“Allaahummahdinii fii man hadaiit, wa aafinii fii man aafaiit, wa tawallanii fi man tawallaiit, wa baarik lii fiimaa a'thaiit. Wa qinii syarra maa qadhaiit. Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa 'ikalaihu'alai

Komentar