Balada Traktir Teman Aji Mumpung, Rugi Bandar Habis Rp 1,8 Juta Gegara Tak Sungkan Pilih Makanan Mahal

Dany Garjito | Elvariza Opita | Suara.com

Rabu, 06 Juli 2022 | 12:30 WIB
Balada Traktir Teman Aji Mumpung, Rugi Bandar Habis Rp 1,8 Juta Gegara Tak Sungkan Pilih Makanan Mahal
Ilustrasi makan dengan teman.[Freepik.com]

Suara.com - Mentraktir teman memang bukan hal yang salah, terutama bila baru saja menghadapi momen-momen spesial. Tidak jarang juga si empunya momen yang malah ditodong untuk mentraktir oleh teman-temannya dengan dalih untuk bersama-sama merayakan.

Hal ini pula yang dialami seorang warganet yang diminta untuk mentraktir oleh teman-temannya. Namun miris, bukannya berbahagia karena sudah berbagi dengan teman-temannya, warganet ini justru harus dibuat jengkel oleh teman-temannya yang kelewat aji mumpung.

Hal ini seperti terlihat pada unggahan akun Twitter @Askrlfess, memperlihatkan curahan hati seorang warganet yang mengaku menghabiskan sampai hampir Rp 2 juta lantaran ditodong mentraktir rekan-rekannya.

Bahkan beberapa temannya tidak sungkan untuk membungkus makanan lantaran tahu mereka ditraktir hari itu. Alhasil tagihan yang diterimanya pun membengkak sampai jutaan rupiah.

"Ditodong traktir makan di pagi sore, ber 6 abis 1 juta.. Oke lah gpp, wajar. Pas bayar ke kasir, 2 temen ngikut dan ternyata mereka take away abis 800 ribu. Jadi total aku bayar 1,8 (juta)," ujarnya, seperti dikutip Suara.com pada Rabu (6/7/2022).

"Aku diem aja, tetep senyum tapi dalam hati: Aku ga mau berteman dengan orang yang serakah dan aji mumpung. Jangan gitu ya," lanjutnya yang sudah kelewat kesal dengan perilaku teman-temannya yang meminta traktiran tersebut.

Curhatan ditodong traktir makan teman-temannya sampai habis Rp 1,8 juta karena aji mumpung. (Twitter/@Askrlfess)
Curhatan ditodong traktir makan teman-temannya sampai habis Rp 1,8 juta karena aji mumpung. (Twitter/@Askrlfess)

Kisah inilah yang kemudian menjadi buah bibir di dunia maya, apalagi karena ternyata teman-teman aji mumpung seperti ini juga ditemui banyak warganet lain.

"Ihh sama banget kemaren juga nraktir temen ke gacoan tapi dia pesen lebih banyak dari aku," tutur warganet. "Tapi aku ga ngomong apa apa soalnya ga enak, tapi juga ga enak di kantong aku."

Publik sendiri menilai perilaku teman-teman yang kelewat aji mumpung saat ditraktir seperti ini memang keterlaluan. Bahkan beberapa warganet juga mengusulkan agar tidak ada budaya traktir-mentraktir dalam sebuah hubungan pertemanan.

"Etika di traktir orang adalah: Jangan pesen lebih banyak/mahal dari orang yang nraktir (kecuali yang nraktir nawarin/nyuruh lebih dulu); Jangan aji mumpung/gatau diri; Berterimakasih & membalas kebaikannya dilain waktu," komentar warganet.

"Astaghfirullah orang kalau dibaikin kenapa suka gak tau diri ya? :( sender, yang ikhlas ya semoga rezekinya diganti lebih banyak. aamiin," kata warganet.

"Kek gatau diri banget njirr, gw kalo ditraktir orang malah suka gaenakan yaa kek ga milih-milih mau dipesenin apapun sama yang nraktir pasti bakal dimakan, lahh ini malah ngelunjak," cuit warganet.

"Temenan sebisa mungkin jangan ada urusan duid sih kalo menurut aku. Kalo kalian mau nraktir, pikirin hal terburuk (keadaan yang kek gitu contohnya), kalo gak siap, mending bilang baik-baik makan bareng tapi bayar sendiri," timpal yang lainnya.

Utas selengkapnya bisa dibaca di sini.

Etika yang Baik Saat Ditraktir Makan Teman

Ilustrasi makan bersama. (Freepik)
Ilustrasi makan bersama. (Freepik)

Meski sepele, ada baiknya kita juga memperhatikan beberapa hal ketika mendapat undangan makan atau akan ditraktir makan, baik oleh teman, saudara, sampai kolega bisnis.

Tidak banyak, dilansir dari idntimes.com, hanya ada lima hal yang wajib diperhatikan demi meminimalisir kesalahan sikap kita sebagai tamu undangan. Apa saja?

  1. Datang sendiri atau maksimal dengan pasangan, jadi hindari membawa keluarga besar ya.
  2. Biarkan yang mau traktir pesan makanannya dulu.
  3. Jangan pesan menu yang lebih mahal daripada yang traktir, karena itulah penting untuk kita mendahulukan empunya acara untuk memesan terlebih dahulu sehingga kita tidak salah memesan menu.
  4. Jangan jualan atau menawarkan sesuatu saat ditraktir.
  5. Hindari tawaran untuk take away buat keluargamu di rumah, kalaupun memang ditawari sebaiknya ditolak dan jangan bersikap aji mumpung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pernikahan Digelar di Area Kuburan, Warganet: Lo Mati Gue Party Coy

Viral Pernikahan Digelar di Area Kuburan, Warganet: Lo Mati Gue Party Coy

Your Say | Rabu, 06 Juli 2022 | 08:20 WIB

Berisik Tengah Malam, Remaja Ini Malah Emosi Ditegur Warga: Gue Pribumi di Sini, Lu Mau Macam-Macam?

Berisik Tengah Malam, Remaja Ini Malah Emosi Ditegur Warga: Gue Pribumi di Sini, Lu Mau Macam-Macam?

Sumsel | Rabu, 06 Juli 2022 | 07:59 WIB

Maling di Acara Kawinan, Perhiasan Pengantin Raib Digondol Emak-emak Berhijab

Maling di Acara Kawinan, Perhiasan Pengantin Raib Digondol Emak-emak Berhijab

Sumut | Rabu, 06 Juli 2022 | 05:35 WIB

Dapat Panggilan Telpon dari Penipu, Ibu-Ibu Ini dengan Santai Tanggapi dan Mengusili Balik

Dapat Panggilan Telpon dari Penipu, Ibu-Ibu Ini dengan Santai Tanggapi dan Mengusili Balik

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 11:04 WIB

Tak Peduli Sekitar, Emak-emak Nekat Terobos Jalan Padahal Cor Masih Basah

Tak Peduli Sekitar, Emak-emak Nekat Terobos Jalan Padahal Cor Masih Basah

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 10:50 WIB

Terkini

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:34 WIB

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:07 WIB

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:00 WIB

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:55 WIB

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 00:55 WIB

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:04 WIB

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:33 WIB