Banjir Kecaman! Demi Konten, Pemuda Tarik Jilbab Cewek-cewek di Jalan: Jangan Marah Lah, Kan Cuma Prank...

Dany Garjito, Elvariza Opita

Rabu, 06 Juli 2022 | 14:49 WIB
Banjir Kecaman! Demi Konten, Pemuda Tarik Jilbab Cewek-cewek di Jalan: Jangan Marah Lah, Kan Cuma Prank...
Ilustrasi Wanita Muslim (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Tak bisa dipungkiri, sekarang makin banyak orang yang seperti terobsesi untuk bisa mencapai popularitas tertentu di dunia maya. Karena itulah, tidak heran bila mereka siap melakukan apapun demi dijadikan konten yang viral.

Namun yang dilakukan pemuda satu ini sukses membuat publik geram. Pasalnya ia membuat konten yang dinilai mempermalukan orang lain, terutama untuk lawan jenis yang berjilbab.

Dilansir dari MStar, terlihat potongan video YouTube yang memperlihatkan aksi jahil seorang pemuda yang menarik jilbab perempuan yang ditemuinya secara acak di jalan. Kebanyakan sasarannya adalah perempuan-perempuan muda.

Kreator video berdurasi 4 menit 3 detik itu mengaku hanya ingin melihat bagaimana reaksi dari wanita-wanita muda yang dijahilinya.

"Oke teman-teman, aku udah di suatu tempat ini dan tebak aku mau buat apa? Aku mau ganggu cewek-cewek yang pakai kerudung," ujar pemuda itu di hadapan kamera, dikutip Suara.com, Rabu (6/7/2022).

"Aku akan narik jilbab dia. Aku mau lihat dia bakal marah sama aku atau mukul aku atau apalah, lihat dia aja nanti gimana," sambungnya seolah rencana jahil yang ia siapkan sangat lucu.

Pemuda ini kemudian menghampiri seorang wanita muda yang sedang berjalan lalu tiba-tiba menarik jilbabnya sampai hampir terlepas. Bahkan ia masih bisa tertawa dan meminta sasarannya tidak marah lantaran semua cuma konten.

Pemuda tarik jilbab perempuan di jalan demi konten YouTube. (Instagram/@mstaronlineofficial)
Pemuda tarik jilbab perempuan di jalan demi konten YouTube. (Instagram/@mstaronlineofficial)

Tak puas dengan satu korban, pemuda ini lantas mencari wanita berjilbab lain yang ia temukan secara acak di jalan. Bahkan kali ini yang diganggunya adalah seorang perempuan yang sedang sibuk bertelepon.

"Wah, lagi asyik teleponan tuh, siap-siap kamu!" seloroh si kreator video lalu menarik jilbab wanita muda tersebut. Padahal tidak sepantasnya kita mengganggu orang yang sedang mengobrol, termasuk lewat telepon, bukan?

baca juga

Menyadari sasarannya akan mengamuk, pemuda ini pun kembali meminta maaf, tentu masih sambil penuh canda. "Jangan marah lah, Mbak, kan cuma prank. Itu ada kamera, saya lagi buat konten aja. Mbak marah saya tarik kerudungnya? Mbak jangan marah lah, saya minta maaf," tuturnya.

Bahkan meski ia bersikap tidak sopan, sasarannya masih bisa memberi nasihat baik-baik agar tak diulangi terutama kepada wanita yang lebih tua. Namun tentu saja nasihat ini bak masuk telinga kiri keluar telinga kanan bagi kreator konten tersebut.

Meski ia bersikeras semua cuma bercanda, konten ini jelas mendapat kecaman keras dari publik. Apalagi karena wanita yang sudah berjilbab umumnya sangat menghindari bila auratnya, termasuk rambut, terlihat bagi orang yang bukan mahram.

"Bahaya banget, nggak tahu apa ada peniti di jilbab itu. Kalau kena wajah atau kepala korban kan kasihan, bod**," kritik warganet.

"Kelakuannya kok sampah banget... ini sih namanya pelecehan seksual. Tiba-tiba kamu pegang perempuan tanpa izin. Bayangkan kalau yang kena prank ibu atau adik perempuanmu, mesti kamu marah-marah," komentar warganet lain dengan tidak kalah pedas.

Meski begitu, kreator konten kemudian mengunggah video permintaan maaf sekaligus klarifikasi. Ia bahkan mengungkap jika konten tersebut rekayasa belaka dan korban-korbannya adalah teman wanitanya sendiri yang tidak berjilbab dalam kesehariannya.

"Video ini saya buat sebagai social experiment. Saya kenal mereka berdua. Mereka ini nggak pakai kerudung dan saya memang sengaja buat konten ini," jelasnya lalu menurunkan video prank-nya yang menuai kecaman.

Inspirasi Konten YouTube yang Jauh Dari Kontroversi

Ilustrasi YouTube. [Shutterstock]
Ilustrasi YouTube. [Shutterstock]

Sejatinya membuat konten social experiment atau prank seperti yang diakui kreator di atas adalah hal yang wajar. Namun sangat disarankan untuk memilih tema yang tidak sampai membahayakan apalagi melecehkan orang lain.

Namun jangan khawatir, masih ada sejumlah ide konten YouTube lain yang bisa diadaptasi dan tentunya lebih aman. Dikutip dari ekrut.com, berikut adalah beberapa ide konten YouTube yang bisa mendatangkan banyak penonton:

  1. Tutorial
  2. Ulasan produk
  3. Daily and travel vlog
  4. Makeup and beauty
  5. Gaming channel
  6. Konten kolaborasi
  7. Wawancara dengan para ahli
  8. Success story
  9. Mini web series
  10. Urban explorer

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hajab Kali, Pemuda Bawa Motor dalam Kondisi Bugil: Jebolan Pondok

Hajab Kali, Pemuda Bawa Motor dalam Kondisi Bugil: Jebolan Pondok

Sumut | Rabu, 06 Juli 2022 | 14:09 WIB

Ngeluh Gaji Rp10Juta Masih Kurang, Rincian Pengeluaran Terakhir Buat Emosi

Ngeluh Gaji Rp10Juta Masih Kurang, Rincian Pengeluaran Terakhir Buat Emosi

Your Say | Rabu, 06 Juli 2022 | 13:44 WIB

Bikin Gemes, Kucing Tidur Pulas Berbantalkan Wortel di Lapak Pedagang Sayur

Bikin Gemes, Kucing Tidur Pulas Berbantalkan Wortel di Lapak Pedagang Sayur

Riau | Rabu, 06 Juli 2022 | 13:36 WIB

Kreatif, Tukang Karedok Ulek Bumbu Dibantu Dua Menekin, Publik: Kok Kepikiran S3 Teknik

Kreatif, Tukang Karedok Ulek Bumbu Dibantu Dua Menekin, Publik: Kok Kepikiran S3 Teknik

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 14:09 WIB

Pilu! Cewek Curhat Dipaksa Cium Pipi hingga Dilecehkan Ayah Tiri, 'Enggak Usah Malu Sama Ayah Sendiri'

Pilu! Cewek Curhat Dipaksa Cium Pipi hingga Dilecehkan Ayah Tiri, 'Enggak Usah Malu Sama Ayah Sendiri'

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 14:01 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×