facebook

Kemenkes Inovasi Ciptakan Rompi Penurun Suhu, Bisa Dipakai Petugas Haji

Pebriansyah Ariefana
Kemenkes Inovasi Ciptakan Rompi Penurun Suhu, Bisa Dipakai Petugas Haji
Kementerian Kesehatan berinovasi ciptakan rompi penurun suhu. (Antara)

Rompi berwarna hitam dengan hoodie (topi kupluk) itu sangat membantu dalam situasi cuaca di Arab Saudi yang sangat panas.

Suara.com - Kementerian Kesehatan berinovasi ciptakan rompi penurun suhu. Jadi badan manusia bisa terasa dingin jika disuhu panas dengan mengenakan rompi ini.

Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas coba rompi itu. Dia mengaku tidak merasa kepanasan meski mengenakan rompi yang cukup tebal.

Rompi berwarna hitam dengan hoodie (topi kupluk) itu sangat membantu dalam situasi cuaca di Arab Saudi yang sangat panas.

"Ini kayak pakai AC dalam baju, kita tidak merasa kayak di tengah gurun. Saya akan coba ini untuk semua petugas. Overall ok banget ini," kata Menag di sela-sela meninjau tenda di Mina, Rabu.

Baca Juga: Hari Ini Jamaah Calon Haji Mulai ke Arafah, Diberangkatkan dalam 3 Tahap

"Ini akan sangat membantu. Tahun depan akan dipikirkan serius untuk semua semua petugas haji," kata Gus Men.

Terlebih lagi cuaca di Mekkah rata-rata mencapai 44-45 derajat Celsius dan diperkirakan cuaca panas tersebut akan berlangsung sampai beberapa tahun ke depan.

Pada musim haji 2022, Kementerian Kesehatan memanfaatkan teknologi carbon cool yang didesain menjadi rompi penurun suhu untuk penanganan kasus heat stroke pada jamaah haji di Arafah, Muzdhallifah dan Mina (Armuzna).

Rompi ini juga akan digunakan oleh petugas kesehatan yang bertugas di wilayah Armuzna sebagai tindakan pencegahan.

Sebanyak 10 jaket sudah disiapkan untuk petugas.

Baca Juga: Siap-siap! Status Hijau Peduli Lindungi Hanya untuk yang Sudah Vaksinasi Booster

Sementara 20 jaket disiapkan untuk pertolongan pertama pada jamaah heat stroke.

Komentar